Erdogan Bersama Seluruh Jajaran Pemerintah Turki Kirimkan Doa Untuk Seluruh Warga Lebanon

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bersama seluruh pejabat Turki menyatakan kesedihan mendalam atas tragedi ledakan yang terjadi di Ibukota Lebanon, Beirut. Ledakan yang meratakan sebuah gedung berlantai tiga dan menyebabkan ratusan tewas dan ribuan korban yang terluka.

Dalam sebuah panggilan telepon Erdogan menyampaikan belasungkawa kepada rekannya Michel Aoun dan rakyat Lebanon.

Erdogan mengatakan Turki mendukung Lebanon dan siap memberikan semua bantuan kemanusiaan, terutama perawatan kesehatan, kepada rakyat Lebanon.

Di akun Twitter pribadinya Erdogan juga mengungkapkan perasaan sedihnya itu.

"Saya menyampaikan belasungkawa kepada kerabat mereka yang kehilangan nyawa dalam ledakan di Pelabuhan Beirut dan saya berharap mereka bersabar dan mendapat kekuatan dari Allah," tulis Erdogan, seperti dikutip dari Hurriyet Daily, Rabu (5/8).

"Saya berharap penyembuhan segera bagi yang terluka. Kami akan selalu berdiri di dekat Lebanon dan saudara-saudara kami di sana," tambahnya.

Wakil Presiden Turki Fuat Oktay juga menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Lebanon, ia menambahkan bahwa Ankara siap membantu negara itu.

Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu menulis dalam Twitnya agar seluruh korban mendapat  belas kasihan dari Allah.

"Belasungkawa kepada saudara-saudara dan orang-orang yang ramah dari #Lebanon. Berharap tidak akan ada kerugian lagi. Siap membantu saudara-saudari Lebanon kami dalam segala hal," kata Cavusoglu.

Sementara itu Omer Celik, juru bicara Partai AKP mengatakan bahwa mereka berdiri dengan orang-orang Beirut pada saat-saat sulit seperti saat ini.

Menteri Kehakiman Turki Abdulhamit Gul mengatakan mereka akan berdiri di samping negara persaudaraan Libanon dan bahwa Turki berbagi rasa sakitnya bersama rakyat Lebanon.

"Meskipun alasan ledakan di Beirut belum selesai, ada banyak yang tewas dan terluka," kata Ketua Parlemen Turki Mustafa Sentop.

Sentop juga berharap pemulihan yang cepat untuk warga Turki yang ikut terluka dalam ledakan dan menambahkan bahwa Turki, seperti halnya dengan negara-negara lain, akan datang membawa bantuan untuk Lebanon.

Menteri Luar Negeri Republik Turki Siprus Utara (TRNC), Kudret Ozersay, juga mengharapkan ampunan bagi mereka yang kehilangan nyawanya dalam ledakan itu dan berharap keadaan akan segera pulih dan tidak ada lagi korban akibat ledakan tersebut.

Kebakaran menyebabkan ledakan besar di gudang yang menyimpan bahan peledak di dekat Pelabuhan Beirut.

Sementara itu Menlu Turki mengatakan ada 6 warga Turki yang ikut terluka dalam ledakan yang mengguncang Beirut itu.

Kementerian Luar Negeri juga mengatakan kondisi kesehatan mereka diawasi dengan ketat seraya menyampaikan belasungkawa mendalam kepada seluruh warga Lebanon.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Nicolas Maduro: Solidaritas Venezuela Untuk Palestina Tidak Pernah Goyah
Dunia

Nicolas Maduro: Solidaritas ..

30 September 2020 00:56
Nagorno-Karabakh Semakin Membara, Rusia Desak Turki Dukung Gencatan Senjata
Dunia

Nagorno-Karabakh Semakin Mem..

30 September 2020 00:36
Presiden Venezuela Tegaskan Itikad Baik Penyelesaian Damai Sengketa Guayana Esequiba
Dunia

Presiden Venezuela Tegaskan ..

30 September 2020 00:25
Di Tengah Polemik, TikTok Rilis Panduan Untuk Pemilu AS 2020
Dunia

Di Tengah Polemik, TikTok Ri..

30 September 2020 00:09
Menhan Taiwan: Tidak Ada Tanda-tanda China Siapkan Perang
Dunia

Menhan Taiwan: Tidak Ada Tan..

29 September 2020 23:55
Sang Juru Damai, Emir Kuwait Sheikh Sabah Meninggal Dunia Pada Usia 91 Tahun
Dunia

Sang Juru Damai, Emir Kuwait..

29 September 2020 23:11
Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31