Berbagai Spekulasi Muncul, PBB Sebut Belum Terima Permintaan Penyelidikan Ledakan Beirut

Ilustrasi/Net

Berbagai teori atas ledakan yang terjadi di Ibu Kota Beirut Selasa lalu mulai bermunculan, sementara penyelidikan terus dilakukan oleh pemerintah Lebanon.

Penyelidikan awal Lebanon telah menunjukkan kargo amonium nitrat, yang ditinggalkan di Beirut, sebagai sumber ledakan. Selama kunjungan ke Beirut pada hari Kamis, Macron mengatakan bahwa perlu penyelidikan internasional yang transparan.

Sementara itu, Juru Bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa Farhan Haq mengaku pihaknya  belum menerima permintaan apa pun untuk menyelidiki ledakan mematikan di pelabuhan Beirut itu, setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan penyelidikan internasional saat berkunjung ke Lebanon pada Rabu lalu.

“Kami akan bersedia mempertimbangkan permintaan seperti itu jika kami menerimanya. Namun, tidak ada yang seperti itu yang diterima,” kata Farhan, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (8/8).

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga dapat mengadakan penyelidikan jika dimandatkan oleh badan legislatif PBB seperti Majelis Umum yang beranggotakan 193 orang atau Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 orang.

Presiden Lebanon Michel Aoun sendiri mengatakan pada hari Jumat (7/8) bahwa penyelidikan Lebanon atas ledakan itu akan memeriksa apakah ledakan itu disebabkan oleh bom atau gangguan eksternal lainnya atau apakah itu karena kelalaian atau kecelakaan.

Puluhan orang masih dinyatakan hilang setelah ledakan hari Selasa di ibu kota Lebanon yang menewaskan sedikitnya 154 orang, melukai 5.000 orang dan menyebabkan hingga 300 ribuan orang tidak memiliki rumah layak huni, menghantam negara yang tengah berada dalam cengkeraman krisis ekonomi dan lonjakan kasus virus corona.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Mengenal Tradisi Ramadhan Di Uzbekistan

Senin, 10 Mei 2021

Artikel Lainnya

Pantau Terus Perkembangan Situasi Yerusalem,  Rusia Lakukan Kontak Dengan Palestina Setiap Hari
Dunia

Pantau Terus Perkembangan Si..

11 Mei 2021 05:58
Tertahan Di Tepi Amu Darya, Ini Cerita Teguh Santosa
Dunia

Tertahan Di Tepi Amu Darya, ..

11 Mei 2021 01:02
Thailand Catat Kasus Pertama Varian B1617, Menginfeksi Seorang Wanita Hamil
Dunia

Thailand Catat Kasus Pertama..

10 Mei 2021 21:57
Aung San Suu Kyi Akan Hadiri Persidangan Secara Langsung Untuk Pertama Kalinya
Dunia

Aung San Suu Kyi Akan Hadiri..

10 Mei 2021 21:03
Malaysia Kembali Berlakukan Perintah Kontrol Gerakan Jelang Lebaran
Dunia

Malaysia Kembali Berlakukan ..

10 Mei 2021 20:46
Bentrokan Di Hari Yerusalem, Ratusan Warga Palestina Terluka
Dunia

Bentrokan Di Hari Yerusalem,..

10 Mei 2021 17:20
Iran Benarkan Adanya Komunikasi Dengan Arab Saudi Demi Perbaiki Hubungan
Dunia

Iran Benarkan Adanya Komunik..

10 Mei 2021 16:43
Terkendala Pembatasan, Kunjungan  Ketua Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach Ke Jepang Ditunda
Dunia

Terkendala Pembatasan, Kunju..

10 Mei 2021 16:40