Presiden Lebanon Tahu Keberadaan Amonium Nitrat Tapi Menolak Bertanggung Jawab

Anggota Pertahanan Sipil Lebanon dibantu seekor anjing untuk pelacakan pencarian korban di antara reruntuhan bangunan di Gemayzeh 6 Agustus 2020/Net

Presiden Lebanon Michel Aoun telah mengetahui keberadaan amonium nitrat di pelabuhan Beirut. Informasi itu disampaikan kepadanya pada 20 Juli, hampir tiga minggu sebelum ledakan besar menewaskan 154 orang dan melukai 5.000 lainnya, serta menghancurkan ribuan bangunan.

Begitu mengetahui informasi itu, ia segera memerintahkan militer dan badan keamanan untuk melakukan apa yang diperlukan, katanya kepada wartawan, Jumat (7/8).

Namun, ia menegaskan bahwa tanggung jawabnya berakhir sampai di situ. Menurutnya, dia tidak memiliki wewenang atas pelabuhan dan bahwa pemerintah sebelumnya telah diberitahu tentang bahan kimia peledak.
"Bisa jadi (ledakan) itu karena kelalaian atau tindakan eksternal, dengan rudal atau bom," ujarnya, seperti dikutip dari Euronews, Sabtu (8/8).

Dokumen yang baru muncul yang dikutip oleh kantor berita AP, bea cukai, militer, badan keamanan, dan Pengadilan Lebanon, setidaknya 10 kali selama enam tahun terakhir telah disinggung mengenai tumpukan besar barang berbahaya yang disimpan dengan hampir tanpa perlindungan di jantung ibu kota Lebanon.

Sebuah laporan pengacara dari tahun 2015 mengulas bahwa muatan kargo tersebut sangat berbahaya. Kargo itu disimpan di pelabuhan 'menunggu lelang dan atau pembuangan yang benar' . Namun, ternyata muatan di dalam kargo itu tetap di sana akhirnya terjadi peristiwa ledakan pada Selasa (4/8).

Sejauh ini, setidaknya 16 pegawai pelabuhan telah ditahan dan lainnya diperiksa.

Banyak yang ingin tahu mengapa bahan semacam itu disimpan begitu lama, dan dengan cara penyimpnanan yang tidak aman serta berada begitu dekat dengan daerah padat penduduk.

Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab telah meluncurkan penyelidikan, mengatakan dia akan meminta hukuman maksimum bagi mereka yang bertanggung jawab. Tetapi banyak yang mengarahkan kemarahan mereka bukan kepada pejabat pelabuhan.

"Ini adalah kelalaian dari elit penguasa. Sebuah bom atom ada di sana selama bertahun-tahun, dan tidak seorang pun pemimpin atau penguasa melakukan apa pun," kata seorang penduduk Beirut kepada Euronews.

Puluhan orang masih hilang setelah ledakan, sementara sekitar 300.000 orang, lebih dari 12 persen populasi Beirut kehilangan tempat tinggal mereka.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan akan melakukan perteuan virtual yang dijadwalkan pada hari Minggu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan para pemimpin lainnya untuk solusi masalah beirut.

"Semua orang ingin membantu," Trump menulis pada Twitternya, Sabtu (8/8).

Dia menambahkan bahwa tiga pesawat sarat dengan persediaan medis, makanan, air dan dokter sedang dalam perjalanan dari AS menuju Beirut.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Gelar Upacara Rahasia, Alexander Lukashenko Dilantik Jadi Presiden Belarusia
Dunia

Gelar Upacara Rahasia, Alexa..

23 September 2020 18:49
Muhyiddin: Sebelum Pernyataan Anwar Ibrahim Terbukti, Saya PM Malaysia Yang Sah
Dunia

Muhyiddin: Sebelum Pernyataa..

23 September 2020 18:30
Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X, Pejabat Korsel Terbang Ke Jakarta
Dunia

Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X..

23 September 2020 18:12
Mahathir Mohamad: Dana Pemilu Sabah Lebih Baik Digunakan Untuk Tangani Wabah Covid-19
Dunia

Mahathir Mohamad: Dana Pemil..

23 September 2020 17:44
Anwar Ibrahim Berkoar-koar Bentuk Pemerintahan Baru, Muhyiddin Yassin Masih Adem Ayem
Dunia

Anwar Ibrahim Berkoar-koar B..

23 September 2020 16:52
Mahathir Mohamad: Bukan Kali Pertama Anwar Ibrahim Ingin
Dunia

Mahathir Mohamad: Bukan Kali..

23 September 2020 16:28
Di Sidang PBB Rouhani Kecam AS: Hidup Kami Menjadi Sulit Di Bawah Sanksi, Tapi Lebih Sulit Lagi Jika Tanpa Kemerdekaan
Dunia

Di Sidang PBB Rouhani Kecam ..

23 September 2020 15:28
Wartawan AS Ditemukan Tewas Mencurigakan Dalam Mobil Sewaan Di Turki
Dunia

Wartawan AS Ditemukan Tewas ..

23 September 2020 15:13