Presiden Taiwan Ajak Pemimpin Dunia Dukung Kebebasan Demokrasi Warga Hong Kong

Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen/Net

Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen mengajak para pemimpin dunia untuk mendukung warga Hong Kong yang saat ini menurutnya berada di tangan rezim otoriter.

Melalui akun Twitter-nya, @iingwen pada Rabu (12/8), Tsai mengunggah sebuah foto dirinya yang berisi kutipan seruan.

"Saya mengajak para pemimpin dunia untuk membela warga Hong Kong dan mempertahankan kebebasan, demokrasi, serta hak asasi manusia mereka," demikian kutipan tersebut.

Sementara itu, dalam unggahannya, Tsai mengatakan, sebagai bangsa yang pernah berada di bawah rezim otoriter, Taiwan mengerti betul bagaimana berartinya kebebasan dan hak asasi manusia.

"Karena pengalaman ini, kami tahu nilai dari membela kebebasan dan hak asasi manusia, serta mendukung orang-orang Hong Kong yang memperjuangkan dan menjunjung tinggi cita-cita tersebut," sambungnya.

Seruan Tsai sendiri merujuk pada pemberlakuan UU keamanan nasional oleh Beijing di Hong Kong sejak akhir Juni. UU tersebut dianggap telah mengikis otonomi khusus Hong Kong yang menjadi dasar kebebasan dan demokrasi warganya.

Di dalam UU tersebut, China akan menindak kejahatan nasional yang bersifat subversi, terorisme, separatisme, dan campur tangan asing.

Banyak kritikus yang menyebut UU tersebut telah melanggar kebijakan "satu negara, dua sistem" dan deklarasi bersama antara Inggris dan China terkait penyerahkan kembali Hong Kong.

Beberapa waktu lalu, otoritas Hong Kong menangkap taipan pro demokrasi bernama Jimmy Lai. Pemilik perusahaan media tersebut dianggap telah melanggar UU keamanan nasional.

Penangkapan Lai sendiri mendapatkan kecaman dari banyak pihak, termasuk Amerika Serikat (AS).

Di sisi lain, selama ini China juga menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya. Walaupun sebenarnya Taiwan sudah mendeklarasikan diri sebagai negara yang merdeka dan memiliki pengakuan dari kurang lebih 15 negara di dunia.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Gelar Upacara Rahasia, Alexander Lukashenko Dilantik Jadi Presiden Belarusia
Dunia

Gelar Upacara Rahasia, Alexa..

23 September 2020 18:49
Muhyiddin: Sebelum Pernyataan Anwar Ibrahim Terbukti, Saya PM Malaysia Yang Sah
Dunia

Muhyiddin: Sebelum Pernyataa..

23 September 2020 18:30
Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X, Pejabat Korsel Terbang Ke Jakarta
Dunia

Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X..

23 September 2020 18:12
Mahathir Mohamad: Dana Pemilu Sabah Lebih Baik Digunakan Untuk Tangani Wabah Covid-19
Dunia

Mahathir Mohamad: Dana Pemil..

23 September 2020 17:44
Anwar Ibrahim Berkoar-koar Bentuk Pemerintahan Baru, Muhyiddin Yassin Masih Adem Ayem
Dunia

Anwar Ibrahim Berkoar-koar B..

23 September 2020 16:52
Mahathir Mohamad: Bukan Kali Pertama Anwar Ibrahim Ingin
Dunia

Mahathir Mohamad: Bukan Kali..

23 September 2020 16:28
Di Sidang PBB Rouhani Kecam AS: Hidup Kami Menjadi Sulit Di Bawah Sanksi, Tapi Lebih Sulit Lagi Jika Tanpa Kemerdekaan
Dunia

Di Sidang PBB Rouhani Kecam ..

23 September 2020 15:28
Wartawan AS Ditemukan Tewas Mencurigakan Dalam Mobil Sewaan Di Turki
Dunia

Wartawan AS Ditemukan Tewas ..

23 September 2020 15:13