Canggih! Korea Selatan Bangun Smart Shelter Pintunya Terbuka Jika Suhu Penumpang Di Bawah 37,5 Derajat Celsius

Korea smart shelter/Net

Pemerintah Korea Selatan terus meningkatkan inovasi teknologi mereka dalam perang melawan covid-19, terbaru mereka menciptakan teknologi Smart Shelter yang memiliki pintu pemeriksaan suhu dan lampu desinfeksi ultraviolet yang dipasang di setiap halte bus.

Sepuluh fasilitas canggih telah dipasang di distrik timur laut Seoul yang menawarkan perlindungan dari hujan, panas, dan tentunya  virus corona.

Untuk masuk, penumpang harus berdiri di depan kamera pencitraan termal otomatis, dan pintunya hanya akan terbuka jika suhu mereka di bawah 37,5 derajat Celcius (99,5 Fahrenheit). Mereka juga memasang sebuah kamera terpisah di bagian bawah untuk menguji suhu anak-anak.

Di dalam bilik berdinding kaca yang harganya masing-masing sekitar 100 juta won atau setara dengan 84 ribu dolar AS terdapat sistem AC yang memiliki lampu ultraviolet untuk membunuh virus sekaligus mendinginkan udara. Untuk kenyamanan, mereka juga memasang wifi gratis di setiap shelter.

Selain itu ada juga fasilitas dispenser untuk membersihkan tangan, dan pengguna disarankan untuk memakai masker wajah setiap saat, dengan jarak setidaknya satu meter dari yang lain.

“Kami telah memasang semua tindakan anti virus corona yang tersedia yang dapat kami pikirkan di stan ini,” kata Kim Hwang-yun, pejabat distrik yang bertanggung jawab atas proyek Smart Shelter, seperti dikutip dari AFP, Rabu (12/8).

Sejak dipasang minggu lalu, setiap stan telah digunakan oleh sekitar 300 hingga 400 orang setiap hari, kata Kim.

Untuk memastikan penumpang tidak ketinggalan bus, ada sebuah panel yang menampilkan perkiraan waktu kedatangan sementara layar menyiarkan langsung lalu lintas di luar.

Korea Selatan mengalami salah satu wabah virus corona awal terburuk di luar China tetapi mengendalikannya secara luas dengan program yang disebut 'lacak, uji, dan obati' yang ekstensif sementara tidak pernah memberlakukan penguncian wajib.

Kim Ju-li, seorang ibu rumah tangga berusia 49 tahun yang menggunakan halte bus baru untuk pertama kalinya, mengatakan: "Saya merasa sangat aman di sini karena saya tahu orang lain di sekitar saya telah diperiksa suhu mereka sebaik saya."
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Gelar Upacara Rahasia, Alexander Lukashenko Dilantik Jadi Presiden Belarusia
Dunia

Gelar Upacara Rahasia, Alexa..

23 September 2020 18:49
Muhyiddin: Sebelum Pernyataan Anwar Ibrahim Terbukti, Saya PM Malaysia Yang Sah
Dunia

Muhyiddin: Sebelum Pernyataa..

23 September 2020 18:30
Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X, Pejabat Korsel Terbang Ke Jakarta
Dunia

Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X..

23 September 2020 18:12
Mahathir Mohamad: Dana Pemilu Sabah Lebih Baik Digunakan Untuk Tangani Wabah Covid-19
Dunia

Mahathir Mohamad: Dana Pemil..

23 September 2020 17:44
Anwar Ibrahim Berkoar-koar Bentuk Pemerintahan Baru, Muhyiddin Yassin Masih Adem Ayem
Dunia

Anwar Ibrahim Berkoar-koar B..

23 September 2020 16:52
Mahathir Mohamad: Bukan Kali Pertama Anwar Ibrahim Ingin
Dunia

Mahathir Mohamad: Bukan Kali..

23 September 2020 16:28
Di Sidang PBB Rouhani Kecam AS: Hidup Kami Menjadi Sulit Di Bawah Sanksi, Tapi Lebih Sulit Lagi Jika Tanpa Kemerdekaan
Dunia

Di Sidang PBB Rouhani Kecam ..

23 September 2020 15:28
Wartawan AS Ditemukan Tewas Mencurigakan Dalam Mobil Sewaan Di Turki
Dunia

Wartawan AS Ditemukan Tewas ..

23 September 2020 15:13