Pejuang, Nama Parpol Baru Buatan Mahathir Untuk Basmi Korupsi Di Malaysia

Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad/Net

Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad kembali memperkenalkan partai barunya. Ia namai partai tersebut dengan "Pejuang".  

Ada filosofi tersendiri dari nama tersebut. Hal tersebut ia ungkap dalam sebuah narasi yang diunggah melalui blognya, chedet.cc pada Rabu (12/8).

Di sana, Mahathir mengatakan, orang Melayu sudah lama menderita akibat korupsi yang dilakukan oleh para pemimpin mereka yang haus akan uang dan kekuasaan.

"Kami membentuk partai untuk menyelamatkan diri. (Namun) partai kami dibajak untuk menyelamatkan musuh," tulis Mahathir.

"Itu Bersatu. Bersiap untuk menghancurkan kleptokrat. Sekarang berubah untuk menyelamatkan kleptokrat. Karena apa? Jabatan dan uang," sambungnya.

Menurut Mahathir, saat ini para pemimpin lebih banyak berfokus pada pada apa yang bisa mereka dapatkan, bukan apa yang bisa diberikan untuk kepentingan Melayu.

Ia mengatakan, situasi ini berbahaya karena jika para pemimpin terus korupsi, maka negeri Jiran bisa habis terjual dan hancur.

"Contoh peristiwa jual tanah. Jual tanah dapat uang. Uang habis, tanah sudah tidak ada. Apa yang tertinggal untuk penjual? Tidak ada," ujarnya menganalogikan.

"Korupsi menghancurkan bangsa. Jika ingin dapat jabatan dan uang, pilih partai lain," tambahnya.

"Jika ingin mendapat martabat. Jika ingin mempertahankan hak. Pilih partai kami. Pilih PEJUANG," tutup anggota parlemen Langkawi tersebut.

Mahathir sendiri mendirikan Pejuang setelah dipecat dari Bersatu bersama dengan lima anggota parlemen lainnya.

Melalui konferensi persnya pada Jumat (7/8), ia mengatakan, partai barunya akan berbasis orang-orang Melayu dan fokus pada pemberantasan korupsi.

Nantinya, Pejuang tidak akan menjadi bagian dari koalisi Perikatan Nasional (PN) ataupun Pakatan Harapan (PH). Namun Mahathir optimis partainya akan menjadi Raja.

Optimisnya Matahir sendiri tidak diaminkan oleh para pengamat politik. Analis politik dari Singapore Institute of International Affairs, Oh Ei Sun mengatakan, partai baru Mahathir akan memiliki dampak yang kecil dalam politik Malaysia.

Beberapa pihak juga berpendapat, Pejuang tidak lebih hanya sebuah kendaraan untuk memenuhi ego dan ambisi lelaki berusia 95 tahun tersebut.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Gelar Upacara Rahasia, Alexander Lukashenko Dilantik Jadi Presiden Belarusia
Dunia

Gelar Upacara Rahasia, Alexa..

23 September 2020 18:49
Muhyiddin: Sebelum Pernyataan Anwar Ibrahim Terbukti, Saya PM Malaysia Yang Sah
Dunia

Muhyiddin: Sebelum Pernyataa..

23 September 2020 18:30
Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X, Pejabat Korsel Terbang Ke Jakarta
Dunia

Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X..

23 September 2020 18:12
Mahathir Mohamad: Dana Pemilu Sabah Lebih Baik Digunakan Untuk Tangani Wabah Covid-19
Dunia

Mahathir Mohamad: Dana Pemil..

23 September 2020 17:44
Anwar Ibrahim Berkoar-koar Bentuk Pemerintahan Baru, Muhyiddin Yassin Masih Adem Ayem
Dunia

Anwar Ibrahim Berkoar-koar B..

23 September 2020 16:52
Mahathir Mohamad: Bukan Kali Pertama Anwar Ibrahim Ingin
Dunia

Mahathir Mohamad: Bukan Kali..

23 September 2020 16:28
Di Sidang PBB Rouhani Kecam AS: Hidup Kami Menjadi Sulit Di Bawah Sanksi, Tapi Lebih Sulit Lagi Jika Tanpa Kemerdekaan
Dunia

Di Sidang PBB Rouhani Kecam ..

23 September 2020 15:28
Wartawan AS Ditemukan Tewas Mencurigakan Dalam Mobil Sewaan Di Turki
Dunia

Wartawan AS Ditemukan Tewas ..

23 September 2020 15:13