Shalat Jumat Pertama Aya Sofya Jadi Kluster Baru Covid-19, Turki Tunda Pembukaan Sekolah

Jamaah Shalat Jumat pertama di Aya Sofya pada 24 Juli 2020/Net

Pembukaan sekolah-sekolah di Turki ditunda selama tiga pekan seiring dengan munculnya kluster Covid-19 baru terkait dengan Shalat Jumat pertama di Aya Sofya pada bulan lalu.

Menteri Pendidikan Ziya Selcuk pada Rabu (12/8) mengatakan, sekolah-sekolah baru akan mulai dibuka kembali pada 21 September secara bertahap.

Sebelumnya, dalam sebuah konferensi pers, Selcuk mengatakan, Turki berencana membuka kembali sekolah-sekolah secara nasional pada 31 Agustus.

Mengutip Turkish Minute, penundaan pembukaan sekolah terjadi setelah kasus harian Covid-19 melonjak menjadi di atas 1.000 untuk pertama kalinya dalam tiga pekan terakhir.

Lonjakan kasus sendiri muncul dari sebuah kluster besar, yaitu Shalat Jumat pertama di Aya Sofya yang dilakukan pada 24 Juli.

Laporan Arab News menyebut, dari 350 ribu jamaah yang menghadiri Shalat Jumat tersebut, sekitar 500 di antaranya sudah terinfeksi virus corona baru yang didominasi oleh anggota parlemen dan jurnalis.

Seorang dokter yang tidak disebutkan namanya mengungkap, infeksi yang didapatkan oleh para politisi diketahui ketika mereka menjalani pemeriksaan rutin setiap tiga hari.

Jumlah kasus Covid-19 juga terus melonjak setelah perayaan Idul Adha, yang diiringi dengan puncak musim liburan.

Dengan kondisi ini, para dokter di Turki juga khawatir karena pengujian Covid-19 belum memadai. Penyebaran infeksi bisa semakin meluas sebab Ankara sudah mencabut kuncian pada Juni dan mulai mengizinkan masuknya para wisatawan.

"Jika keadaan terus seperti ini, tidak akan ada orang di rumah sakit yang tidak terinfeksi. Bahkan mungkin ada kekurangan tenaga medis yang mengundurkan diri atau menjadi sakit," ujar seorang dokter.

Hingga saat ini, Turki sudah mencatatkan lebih dari 243 ribu kasus Covid-19 dengan hampir 5.900 di antaranya meninggal.

Shalat Jumat pertama di Aya Sofya sendiri dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Melonjaknya warga yang menghadiri pembukaan Aya Sofya kembali menjadi masjid tidak diiringi dengan langkah-langkah pencegahan seperti memakai masker dan mematuhi jarak sosial.

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Nicolas Maduro: Solidaritas Venezuela Untuk Palestina Tidak Pernah Goyah
Dunia

Nicolas Maduro: Solidaritas ..

30 September 2020 00:56
Nagorno-Karabakh Semakin Membara, Rusia Desak Turki Dukung Gencatan Senjata
Dunia

Nagorno-Karabakh Semakin Mem..

30 September 2020 00:36
Presiden Venezuela Tegaskan Itikad Baik Penyelesaian Damai Sengketa Guayana Esequiba
Dunia

Presiden Venezuela Tegaskan ..

30 September 2020 00:25
Di Tengah Polemik, TikTok Rilis Panduan Untuk Pemilu AS 2020
Dunia

Di Tengah Polemik, TikTok Ri..

30 September 2020 00:09
Menhan Taiwan: Tidak Ada Tanda-tanda China Siapkan Perang
Dunia

Menhan Taiwan: Tidak Ada Tan..

29 September 2020 23:55
Sang Juru Damai, Emir Kuwait Sheikh Sabah Meninggal Dunia Pada Usia 91 Tahun
Dunia

Sang Juru Damai, Emir Kuwait..

29 September 2020 23:11
Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31