Kasus Harian Covid-19 Meningkat, PM Selandia Baru: Betapa Rumitnya Virus Ini

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern/Net

Kluster baru Covid-19 di Selandia Baru semakin meluas. Sehingga infeksi virus corona di sana akan meningkat lebih jauh dari saat ini sebelum akhirnya melambat.

Begitu perkiraan yang disampaikan oleh Perdana Menteri Jacinda Ardern kertika melakukan konferensi pers di Wellington pada Kamis (13/8), ketika negara Pasifik tersebut melaporkan 14 kasus harian Covid-19.

"Seperti yang kita semua pelajari dari pengalaman pertama kita dengan Covid, begitu Anda mengidentifikasi sebuah kluster, kluster itu tumbuh sebelum melambat. Kita harus memperkirakan hal itu terjadi di sini," ujarnya seperti dikutip CNA.

Kluster baru Covid-19 muncul dari penemuan empat anggota keluarga yang terinfeksi di Auckland dua hari lalu. Itu menjadi kasus pertama di Selandia Baru setelah lebih dari tiga bulan tidak mencatatkan infeksi komunitas.

Seiring dengan penemuan tersebut, otoritas kesehatan bergegas menerapkan penguncian cepat di kota terbesar di Selandia Baru tersebut, dengan meningkatkan pembatasan langsung ke Level 3 mulai Rabu (12/8).

Dengan status tersebut, pemerintah melarang pertemuan massal lebih dari 10 orang. Warga Auckland juga didesak memakai masker.

Pada Kamis, Selandia Baru mengumumkan 13 kasus baru di komunitas dan satu kasus impor. Sehingga total kasus aktif menjadi 36.

"Sekali lagi kita diingatkan betapa rumitnya virus ini dan betapa mudahnya penyebaran. Bekerja keras lebih awal merupakan tindakan terbaik," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan Ashley Bloomfield mengatakan, pelacakan kontak harus dilakukan secepat mungkin.

Bloomfield sendiri meyakini, sumber virus corona untuk kluster baru tersebut disebabkan oleh pengiriman barang-barang beku impor dari luar negeri. Mengingat salah satu anggota keluarga yang terinfeksi bekerja di sana. Meski begitu, ia juga tidak mengecilkan kemungkinan lainnya.

Beberapa ahli kesehatan lokal terkemuka mengaku khawatir jika virus sebenarnya sudah menyebar secara diam-diam di Auckland beberapa pekan sebelumnya dan berpotensi menginfeksi puluhan orang.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Gelar Upacara Rahasia, Alexander Lukashenko Dilantik Jadi Presiden Belarusia
Dunia

Gelar Upacara Rahasia, Alexa..

23 September 2020 18:49
Muhyiddin: Sebelum Pernyataan Anwar Ibrahim Terbukti, Saya PM Malaysia Yang Sah
Dunia

Muhyiddin: Sebelum Pernyataa..

23 September 2020 18:30
Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X, Pejabat Korsel Terbang Ke Jakarta
Dunia

Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X..

23 September 2020 18:12
Mahathir Mohamad: Dana Pemilu Sabah Lebih Baik Digunakan Untuk Tangani Wabah Covid-19
Dunia

Mahathir Mohamad: Dana Pemil..

23 September 2020 17:44
Anwar Ibrahim Berkoar-koar Bentuk Pemerintahan Baru, Muhyiddin Yassin Masih Adem Ayem
Dunia

Anwar Ibrahim Berkoar-koar B..

23 September 2020 16:52
Mahathir Mohamad: Bukan Kali Pertama Anwar Ibrahim Ingin
Dunia

Mahathir Mohamad: Bukan Kali..

23 September 2020 16:28
Di Sidang PBB Rouhani Kecam AS: Hidup Kami Menjadi Sulit Di Bawah Sanksi, Tapi Lebih Sulit Lagi Jika Tanpa Kemerdekaan
Dunia

Di Sidang PBB Rouhani Kecam ..

23 September 2020 15:28
Wartawan AS Ditemukan Tewas Mencurigakan Dalam Mobil Sewaan Di Turki
Dunia

Wartawan AS Ditemukan Tewas ..

23 September 2020 15:13