Pelabuhan Utama Mozambik Utara Berhasil Dikuasai Kelompok Jihadis Afrika Tengah

Petunjuk jalan arah pelabuhan/Net

Kelompok militan Islam ISCAP yang terafiliasi ISIS dikabarkan berhasil menduduki pelabuhan utama di Mozambik utara yang dikenal kaya akan gas pada Rabu (12/8).

Mereka berhasil menduduki pelabuhan setelah melakukan serangan selama berhari-hari. Serangan itu adalah yang terbaru dari pemberontakan yang semakin intensif di utara negara itu sejak 2017 yang telah menewaskan lebih dari 1.000 orang dan rencana rumit untuk mengembangkan cadangan gas lepas pantai.

Situs lokal melaporkan "Pelabuhan Mocimboa da Praia dikuasai oleh teroris saat fajar," sementara sumber militer mengatakan kepada AFP bahwa kota kecil dan pelabuhannya telah "jatuh".

Pasukan pertahanan Mozambik (FDS) menegaskan bahwa selama sepekan ini para teroris telah melancarkan serangan berurutan di beberapa desa di sekitar pelabuhan dalam upaya untuk menduduki kota itu.

"Saat ini, ada tindakan yang sedang berlangsung untuk menetralisir teroris yang menggunakan populasi di daerah yang terkena dampak sebagai perisai," kata FDS dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP, Kamis (13/8).

Mocimboa da Praia terletak kurang dari 80 kilometer (50 mil) di selatan semenanjung Afungi di mana fasilitas gas alam cair (LNG), salah satu proyek investasi tunggal terbesar di Afrika berada. Pelabuhan tersebut saat ini menjadi pusat lalu lintas utama untuk proyek gas.

Sumber militer mengatakan bahwa selama serangan Rabu, sebuah granat berpeluncur roket menenggelamkan sebuah kapal milik mantan presiden Armando Guebuza. Situasinya rumit, kata sumber itu.

Di bawah Guebuza, Mozambik diam-diam meminjam sekitar 2 miliar dolar AS dari Credit Suisse dan Bank VTB Rusia untuk membiayai pengawasan maritim dan membeli kapal militer penangkap ikan tuna dari Privinvest pada 2013 dan 2014.

Tetapi pemerintah baru mengungkapkan utangnya itu pada tahun 2016, sebuah tindakan yang menjerumuskan negara Afrika selatan yang miskin dan bergantung pada donor ke dalam krisis keuangan terburuk yang pernah ada.

Proyek Lokasi & Data Peristiwa Konflik Bersenjata (ACLED) mengatakan serangan di wilayah utara telah menewaskan sedikitnya 1.300 orang, serta jumlah pengungsi lebih dari 250 ribu orang.

Dalam laporan mingguan terbaru yang dirilis pada hari Rabu, ACLED mengatakan pemberontak dan pasukan keamanan pemerintah telah melakukan pertempuran yang kurang lebih konstan di daerah tersebut selama seminggu terakhir.

Serangan dimulai pada 2017 di Mocimboa da Praia dan sejak itu menyebar ke sebagian besar provinsi Cabo Delgado. Serangan terbaru - yang ketiga di kota itu tahun ini diklaim oleh Negara Islam Provinsi Afrika Tengah (ISCAP).

Kelompok yang berafiliasi dengan ISIS itu memiliki tujuan untuk mendirikan kekhalifahan di wilayah tersebut.

ISCAP telah mengklaim beberapa serangan sejak Juni 2019 melalui media sosial, sering kali memposting gambar tentara yang terbunuh dan senjata yang disita.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31
Pilpres AS 2020, Para Dukun Peru Beraksi Untuk Menangkan Pilihan Mereka
Dunia

Pilpres AS 2020, Para Dukun ..

29 September 2020 16:07
Kunjungi Zona Demiliterisasi, Menlu Dominic Raab: Inggris Selalu Dukung Perdamaian Korea
Dunia

Kunjungi Zona Demiliterisasi..

29 September 2020 15:35
Nicolas Maduro: Pandemik Covid-19 Perburuk Kesenjangan Sosial Di Dunia
Dunia

Nicolas Maduro: Pandemik Cov..

29 September 2020 15:23
Jelang Debat Presiden Malam Ini, Gedung Putih Yakin Trump Sudah Sangat Siap Dengan Semua Topik
Dunia

Jelang Debat Presiden Malam ..

29 September 2020 15:21
Memaksimalkan Tenaga Lokal, Kuwait Pecat Semua Karyawan Ekspatriat
Dunia

Memaksimalkan Tenaga Lokal, ..

29 September 2020 15:00
Melesat Menuju 5G, Singapura Kumpulkan Ribuan Tenaga Kerja Profesional
Dunia

Melesat Menuju 5G, Singapura..

29 September 2020 14:55