Soal UU Keamanan Nasional Hong Kong, Kemlu: Indonesia Mengakui Prinsip 'Satu Negara, Dua Sistem'

Seorang perempuan berjalan melewati banner UU keamanan nasional Hong Kong pada Selasa, 30 Juni 2020/Net

Pemberlakuan UU keamanan nasional Hong Kong oleh China sejak akhir Juni lalu telah memicu gelombang protes dan kritik yang juga muncul dari sejumlah negara.

Merespons situasi di Hong Kong, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan. Kendati begitu, Kemlu menegaskan, Indonesia mengakui prinsip "satu negara, dua sistem".

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemlu, Judha Nugraha, dalam konferensi pers virtual pada Kamis (13/8).

"Indonesia mengakui prinsip 'satu negara, dua sistem' yang mengatur hubungan RRT dan Hong Kong sebagai negara dan sebuah wilayah administratif khusus," ujar Judha.

Kendati begitu, ia juga menggarisbawahi, Indonesia pun menekankan pentingnya menjunjung tinggi dan menjamin pemenuhan nilai-nilai demokrasi serta hak asasi manusia (HAM).

Terlepas dari itu, pemerintah Indonesia sendiri lebih fokus pada perlindungan WNI di tengah situasi Hong Kong terkini, khususnya di tengah pandemik Covid-19.

Judha mengungkap, ada lebih dari 170 ribu WNI yang tinggal dan bekerja di Hong Kong.

Melalui Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Hong Kong, pemerintah Indonesia juga berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan perlindungan WNI, khususnya Departemen Ketenagakerjaan dan otoritas kesehatan di Hong Kong.

"KJRI juga senantiasa memberikan imbauan kepada seluruh saudara kita di Hong Kong untuk selalu waspada mengikuti aturan yang ditetapkan otoritas setempat, kemudian menghindari kegiatan-kegiatan yang bersifat politik lokal, dan segera menghubungi KJRI jika mendapat kesulitan," pungkas Judha.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

China Siapkan Pusat Vaksinasi Untuk Suntik Warganya Di Luar Negeri
Dunia

China Siapkan Pusat Vaksinas..

08 Maret 2021 11:45
Meghan Markle Beberkan Rasisme Yang Dialami Putranya Oleh Kerajaan Inggris
Dunia

Meghan Markle Beberkan Rasis..

08 Maret 2021 11:26
40 Persen Populasi Sudah Divaksin, Israel Mulai Buka Restoran Dan Fasilitas Publik
Dunia

40 Persen Populasi Sudah Div..

08 Maret 2021 10:22
AS Identifikasi Tiga Outlet Yang Dikendalikan Rusia Sebar Disinformasi Vaksin
Dunia

AS Identifikasi Tiga Outlet ..

08 Maret 2021 10:05
Olivier Dassault Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter, PM Macron Berduka
Dunia

Olivier Dassault Tewas Dalam..

08 Maret 2021 09:24
UNICEF: Pandemi Berpotensi Menambah Angka Penikahan Dini
Dunia

UNICEF: Pandemi Berpotensi M..

08 Maret 2021 09:05
Kim Jong Un: Kota Dan Kabupaten Jadi Benteng Pembangunan Negara
Dunia

Kim Jong Un: Kota Dan Kabupa..

08 Maret 2021 08:35
Hari Perempuan Internasional, Putin Berterima Kasih Kepada Petugas Medis Dan Ibu
Dunia

Hari Perempuan Internasional..

08 Maret 2021 07:52