Para Pemimpin Serbia Bosnia Masuk Dalam Daftar Antrean Yang Menginginkan Vaksin Rusia

Ilustrasi/Net

Para pemimpin Serbia Bosnia (Serb Bosnia) mengatakan bahwa mereka akan meminta Bosnia-Herzegovina untuk mendapatkan vaksin virus corona Rusia secepat mungkin.

Anggota Kepresidenan Milorad Dodik, pada hari Rabu (12/8) di Banja Luka mengatakan bahwa dia yakin Rusia benar-benar menguji kualitas dan efisiensi vaksin tersebut, sehingga harus dipesan sesegera mungkin.

"Saya percaya pada (vaksin) itu," kata Dodik, yang sebelumnya pada hari itu bertemu dengan Duta Besar Rusia Peter Ivantsov, seperti dikutip dari N1, Kamis (13/8).

Perdana Menteri entitas Serbia, Radovan Viskovic, mengatakan tidak ada alasan untuk menunda memesan vaksin tersebut.

"Penting, kami ada di barisan antrean untuk vaksin itu segera,” kata Viskovic.
Namun, berbeda halnya dengan Direktur Institut Kesehatan Masyarakat, Branislav Zeljkovic. Dia justru ragu untuk menerima vaksin Rusia dalam waktu dekat. Perlu pengujian lebih dalam lagi menurutnya. Ia menggarisbawahi bahwa vaksin itu belum dianalisis secara lebih rinci.

"Karena vaksin adalah obat berisiko tinggi, penting untuk menilai apakah vaksin tersebut memenuhi semua standar yang dipersyaratkan di negara kami," kata Zeljkovic kepada wartawan.

Ia menambahkan, sangat sedikit informasi dari vaksin Rusia yang bisa membuatnya mengambil kesimpulan. Harapannya bisa segera ada pengujian yang meyakinkan lagi mengenai vaksin itu.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Selasa (11/8) bahwa Rusia telah menjadi negara pertama di dunia yang sukses mengembangkan vaksin kurang dari dua bulan pengujian pada manusia.

Vaksin ini diberi nama 'Sputnik V'. Vaksin dikembangkan Gamaleya Research Institute dan Kementerian Pertahanan Rusia. Disebut-sebut 20 negara sudah melakukan pemesanan awal vaksin dengan jumlah miliaran dosis.

Para ahli medis Barat malah mengecam pemenuan tersebut karena tidak ada uji klinis ekstensif dari vaksin tersebut pada populasi besar yang menunjukkan apakah vaksin itu aman digunakan dan efektif atau sebaliknya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020
Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak Pendapat Perolehan Joe Biden - Donald Trump Hanya Terpaut Tipis
Dunia

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak..

25 September 2020 06:51
Nancy Pelosi: Omong-omong Anda Tidak Berada Di Korea Utara Atau Arab Saudi. Ini Amerika, Tuan Trump!
Dunia

Nancy Pelosi: Omong-omong An..

25 September 2020 06:33
Hamas Dan Fatah Mulai Akur, Sepakat Gelar Pemilu Pertama Palestina Sejak 15 Tahun
Dunia

Hamas Dan Fatah Mulai Akur, ..

25 September 2020 06:14
Ditangkap Polisi Hong Kong, Aktivis Joshua Wong Tegaskan Dia Akan Tetap Melawan
Dunia

Ditangkap Polisi Hong Kong, ..

25 September 2020 05:58
Kantong Plastik Berisi Uang Tunai 18 Juta Dolar AS Ditemukan Di Dinding Rumah Pablo Escobar
Dunia

Kantong Plastik Berisi Uang ..

24 September 2020 23:48
Hasil Banding, Pengadilan Di Jerman Izinkan Azan Berkumandang Lagi
Dunia

Hasil Banding, Pengadilan Di..

24 September 2020 19:26
Tak Mau Kalah Dari Trump, Vladimir Putin Ikut Masuk Nominasi Penerima Nobel
Dunia

Tak Mau Kalah Dari Trump, Vl..

24 September 2020 17:47
Kapal Rusia Masuk Perairan Teritorialnya, Swedia Marah: Itu Kejahatan!
Dunia

Kapal Rusia Masuk Perairan T..

24 September 2020 17:14