AS Sita Empat Kapal Tanker Minyak Iran, Saat Ini Dibawa Ke Houston

Ilustrasi kapal tanker Iran/Net

Amerika Serikat (AS) menyita empat kapal tanker Iran yang diduga membawa minyak, sehingga dianggap melanggar sanksi dari Washington.

Laporan penyitaan tersebut diungkap oleh pejabat AS kepada Wall Street Journal pada Kamis (13/8). Keempat kapal tersebut adalah Luna, Pandi, Bering, dan Bella.

Semuanya ditangkap tanpa menggunakan kekuatan militer dalam beberapa hari teakhir dan saat ini sedang dalam perjalanan ke Houston, Texas, yang merupakan pelabuhan minyak utama.

Mengutip Sputnik, upaya tersebut dimotivasi oleh kedatangan lima kapal tanker bahan bakar Iran di Venezuela pada awal tahun ini.

Tanpa mengindahkan sanksi ekonomi AS, lima kapal tersebut mengirim 1,5 juta barel dari Iran ke Venezuela.

Sebanyak dua dari empat kapal yang disita, Bering dan Bella, sebelumnya diintimidasi untuk membatalkan pengiriman mereka ke Venezuela. Kedua kapal tersebut terdaftar di Liberia tetapi dimiliki oleh pengirim Yunani.

Selain itu, penyitaan kemungkinan dilakukan sebagai keluhan yang diajukan jaksa penuntut AS pada Juli, yang awalnya bertujuan untuk menyita kapal tanker Iran menuju Venezuela, tetapi juga mencakup pengiriman di masa depan di tempat lain.

Sebelumnya, pada 10 Agustus, Pakistan telah menyita sebuah kapal tanker Iran di pelabuhan Karachi atas perintah pemerintah AS. Tetapi nama kapal tersebut tidak pernah dilaporkan dan tidak jelas apakah itu adalah salah satu dari empat kapal tanker yang sekarang dalam perjalanan ke Houston.

Sejak Agustus 2018, pemerintahan Presiden Donald Trump telah mencekik Iran dengan berbagai sanksi ekonomi yang bertujuan untuk mengurangi ekspor minyak Teheran menjadi nol.

Trump sendiri mengklaim Iran telah melanggar Rencana Aksi Komprehensif Bersama 2015, kesepakatan delapan pihak di mana Iran setuju untuk membatasi aturan tentang penggunaan tenaga nuklir dan penyimpanan uranium olahan dengan imbalan penurunan sanksi ekonomi yang sudah berlangsung lama.

Namun, tidak ada negara lain yang terlibat dalam kesepakatan itu yang menemukan kesalahan dengan perilaku Iran.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Gelar Upacara Rahasia, Alexander Lukashenko Dilantik Jadi Presiden Belarusia
Dunia

Gelar Upacara Rahasia, Alexa..

23 September 2020 18:49
Muhyiddin: Sebelum Pernyataan Anwar Ibrahim Terbukti, Saya PM Malaysia Yang Sah
Dunia

Muhyiddin: Sebelum Pernyataa..

23 September 2020 18:30
Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X, Pejabat Korsel Terbang Ke Jakarta
Dunia

Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X..

23 September 2020 18:12
Mahathir Mohamad: Dana Pemilu Sabah Lebih Baik Digunakan Untuk Tangani Wabah Covid-19
Dunia

Mahathir Mohamad: Dana Pemil..

23 September 2020 17:44
Anwar Ibrahim Berkoar-koar Bentuk Pemerintahan Baru, Muhyiddin Yassin Masih Adem Ayem
Dunia

Anwar Ibrahim Berkoar-koar B..

23 September 2020 16:52
Mahathir Mohamad: Bukan Kali Pertama Anwar Ibrahim Ingin
Dunia

Mahathir Mohamad: Bukan Kali..

23 September 2020 16:28
Di Sidang PBB Rouhani Kecam AS: Hidup Kami Menjadi Sulit Di Bawah Sanksi, Tapi Lebih Sulit Lagi Jika Tanpa Kemerdekaan
Dunia

Di Sidang PBB Rouhani Kecam ..

23 September 2020 15:28
Wartawan AS Ditemukan Tewas Mencurigakan Dalam Mobil Sewaan Di Turki
Dunia

Wartawan AS Ditemukan Tewas ..

23 September 2020 15:13