Hindari Bahaya Terorisme Lithuania Melarang Seluruh Afiliasi Hizbullah Untuk Memasuki Negaranya

Menteri Luar Negeri Lithuania Linas Linkevicius/Net

Lithuania telah mengambil keputusan untuk melarang afiliasi gerakan Hizbullah Lebanon memasuki negara itu selama sepuluh tahun ke depan pada Kamis (13/8), sebuah langkah yang disambut baik oleh pemerintah Israel.

Menteri Luar Negeri Lithuania Linas Linkevicius mengatakan langkah itu diambil sebagai solidaritas dengan AS, Jerman, Inggris dan Belanda, yang memandang Hizbullah secara keseluruhan sebagai kelompok teror.

"Setelah mempertimbangkan informasi yang diperoleh oleh lembaga dan mitra kami, kami dapat menyimpulkan bahwa 'Hizbullah' menggunakan cara teroris yang menimbulkan ancaman bagi keamanan sejumlah besar negara, termasuk Lituania," kata Linkevicius, seperti dikutip dari DW, Jumat (14/8).

Lithuania menyatakan bersatu dengan AS, Jerman, Inggris, dan Belanda - yang semuanya mengambil sikap serupa. Sebagian besar negara Uni Eropa lainnya membedakan antara kelompok militer dan sayap politik, dan hanya mengklasifikasikan yang pertama sebagai entitas teroris.

Pejabat Lituania memutuskan larangan tersebut setelah menganalisis informasi tentang orang-orang yang terdaftar dan ancaman yang mereka berikan terhadap keamanan Lituania.

Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi menyambut baik keputusan Lithuania tersebut. Dalam twitnya dia menulis "Saya meminta semua negara Eropa untuk bergabung dengan keputusan tersebut dan melarang organisasi teroris."

Dalam pernyataannya, Menteri Luar Negeri Lithuania juga memuji Israel atas kerjasama yang berhasil antara badan-badan keamanan nasional Lithuania dan Israel.

Di Lebanon Hizbullah telah lama mendukung pemerintah Perdana Menteri Hassan Diab yang mengundurkan diri pada Senin (10/8) di tengah protes atas ledakan mematikan di pelabuhan Beirut.

Hizbullah didirikan di Lebanon pada tahun 1982 dan telah disalahkan atas berbagai serangan terhadap Israel dan memiliki hubungan dengan Iran.

Kelompok ini menjadi terkenal dengan dukungan Iran musuh bebuyutan Israel, selama pendudukan negara itu di Lebanon pada awal 1980-an. Para militan terus terlibat secara teratur dalam bentrokan dengan Pasukan Pertahanan Israel atas Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020
Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak Pendapat Perolehan Joe Biden - Donald Trump Hanya Terpaut Tipis
Dunia

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak..

25 September 2020 06:51
Nancy Pelosi: Omong-omong Anda Tidak Berada Di Korea Utara Atau Arab Saudi. Ini Amerika, Tuan Trump!
Dunia

Nancy Pelosi: Omong-omong An..

25 September 2020 06:33
Hamas Dan Fatah Mulai Akur, Sepakat Gelar Pemilu Pertama Palestina Sejak 15 Tahun
Dunia

Hamas Dan Fatah Mulai Akur, ..

25 September 2020 06:14
Ditangkap Polisi Hong Kong, Aktivis Joshua Wong Tegaskan Dia Akan Tetap Melawan
Dunia

Ditangkap Polisi Hong Kong, ..

25 September 2020 05:58
Kantong Plastik Berisi Uang Tunai 18 Juta Dolar AS Ditemukan Di Dinding Rumah Pablo Escobar
Dunia

Kantong Plastik Berisi Uang ..

24 September 2020 23:48
Hasil Banding, Pengadilan Di Jerman Izinkan Azan Berkumandang Lagi
Dunia

Hasil Banding, Pengadilan Di..

24 September 2020 19:26
Tak Mau Kalah Dari Trump, Vladimir Putin Ikut Masuk Nominasi Penerima Nobel
Dunia

Tak Mau Kalah Dari Trump, Vl..

24 September 2020 17:47
Kapal Rusia Masuk Perairan Teritorialnya, Swedia Marah: Itu Kejahatan!
Dunia

Kapal Rusia Masuk Perairan T..

24 September 2020 17:14