Akhirnya Pemerintah Lebanon Libatkan Penyelidik Internasional Selidiki Ledakan Beirut Termasuk FBI

Ledakan Beirut/Net

Pemerintah Lebanon akhirnya menyetujui keterlibatan penyelidik asing untuk ikut mengungkap fakta dibalik ledakan besar di Pelabuhan Beirut, setelah sebelumnya Presiden Michel Aoun menolak melibatkan pihak luar untuk menyelidiki insiden berdarah yang terjadi 4 Agustus lalu itu.

Keterlibatan FBI itu dikonfirmasi oleh Wakil Menteri Urusan Politik AS David Hale saat dia mengunjungi lingkungan Gemmayzeh Lebanon. Hale mengatakan pihak berwenang Lebanon telah mengundang FBI untuk ambil bagian, dan itu adalah salah satu cara Washington dapat membantu negara itu menghadapi dampak bencana.

"FBI akan segera bergabung dengan penyelidik Lebanon dan internasional atas undangan Lebanon untuk membantu menjawab pertanyaan yang saya tahu semua orang miliki tentang keadaan yang menyebabkan ledakan ini," katanya kepada wartawan, seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (14/8).

Para pejabat Lebanon  sepakat menunjuk seorang penyelidik yudisial untuk memimpin penyelidikan di bawah naungan Dewan Yudisial Tertinggi, yang menangani kejahatan yang melanggar keamanan nasional negara, serta kejahatan politik dan keamanan negara pada Kamis (13/8).

Kedutaan Besar AS mengatakan Hale diharapkan untuk menegaskan kembali komitmen pemerintah Amerika untuk membantu rakyat Lebanon dalam pemulihan dari tragedi dan membangun kembali kehidupan mereka. Dia juga akan menekankan kebutuhan mendesak untuk merangkul reformasi fundamental oleh para pemimpin Lebanon.

Hingga kini masih belum diketahui apa penyebab kebakaran yang membuat hampir 3.000 ton amonium nitrat yang disimpan selama bertahun-tahun di pelabuhan Beirut itu meledak. Tetapi sebuah dokumen  yang menunjukkan kepemimpinan puncak dan pejabat keamanan negara itu mengetahui persediaan itu mulai muncul ke permukaan. Selain AS penyelidik Prancis juga mengambil bagian dalam penyelidikan ledakan Beirut.

Sejauh ini, Washington telah menawarkan 18 juta dolar AS untuk bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh Badan Pembangunan Internasional AS dan departemen pertahanan dan negara bagian.

Amerika Serikat adalah salah satu donor terbesar untuk angkatan bersenjata Lebanon. Tapi Washington memandang Hizbullah, pemain politik yang kuat di pemerintahan dan parlemen, sebagai kelompok teroris.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Gelar Upacara Rahasia, Alexander Lukashenko Dilantik Jadi Presiden Belarusia
Dunia

Gelar Upacara Rahasia, Alexa..

23 September 2020 18:49
Muhyiddin: Sebelum Pernyataan Anwar Ibrahim Terbukti, Saya PM Malaysia Yang Sah
Dunia

Muhyiddin: Sebelum Pernyataa..

23 September 2020 18:30
Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X, Pejabat Korsel Terbang Ke Jakarta
Dunia

Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X..

23 September 2020 18:12
Mahathir Mohamad: Dana Pemilu Sabah Lebih Baik Digunakan Untuk Tangani Wabah Covid-19
Dunia

Mahathir Mohamad: Dana Pemil..

23 September 2020 17:44
Anwar Ibrahim Berkoar-koar Bentuk Pemerintahan Baru, Muhyiddin Yassin Masih Adem Ayem
Dunia

Anwar Ibrahim Berkoar-koar B..

23 September 2020 16:52
Mahathir Mohamad: Bukan Kali Pertama Anwar Ibrahim Ingin
Dunia

Mahathir Mohamad: Bukan Kali..

23 September 2020 16:28
Di Sidang PBB Rouhani Kecam AS: Hidup Kami Menjadi Sulit Di Bawah Sanksi, Tapi Lebih Sulit Lagi Jika Tanpa Kemerdekaan
Dunia

Di Sidang PBB Rouhani Kecam ..

23 September 2020 15:28
Wartawan AS Ditemukan Tewas Mencurigakan Dalam Mobil Sewaan Di Turki
Dunia

Wartawan AS Ditemukan Tewas ..

23 September 2020 15:13