Para Dokter Lancarkan Aksi Protes, 8.300 Klinik Di Korea Selatan Tutup

Aksi protes para dokter di Korea Selatan pada 7 Agustus 2020/Net

Aksi protes para tenaga medis di Korea Selatan masih dilakukan. Sekitar seperempat klinik medis di negeri Ginseng tutup karena para tenaga medis melakukan aksi mogok kerja.

Mogok kerja yang dilakukan pada Jumat (14/8) merupakan bentuk protes terhadap rencana pemerintah untuk menambah jumlah mahasiswa kedokteran sementara kesejahteraan para dokter magang dan residen belum terpenuhi.

Beberapa waktu lalu pemerintahan Presiden Moon Jae-in berencana untuk menambah 4.000 mahasiswa kedokteran selama 10 tahun ke depan agar mereka lebih siap untuk menghadapi krisis kesehatan seperti pandemik Covid-19.

Kendati begitu, mengutip CNA, Asosiasi Medis Korea (KMA) mengatakan, Korea Selatan sudah memiliki lebih dari cukup dokter.

"Jumlah dokter per 1.000 orang telah meningkat 3,1 persen setiap tahun selama 10 tahun terakhir, enam kali lebih besar dari rata-rata OECD," ujar KMA dalam pernyataannya.

Alih-alih, mereka meminta agar pemerintah menambah tunjangan para dokter magang dan residen yang saat ini dalam pelatihan.

KMA mengungkap, ratusan dokter dan peserta pelatihan dijadwalkan melakukan protes di luar gedung parlemen pada Jumat malam.

Wakil Menteri Kesehatan Kim Gang-lip mengungkap, setidaknya 8.365 dari 33.836 fasilitas medis di Korea Selatan, termasuk klinik swasta, akan mengikuti aksi tersebut. Jumlah tersebut pun bisa meningkat.

Pengumuman mogok kerja para dokter di Korea Selatan muncul ketika Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) melaporkan 103 kasus baru Covid-19, dengan 85 di antaranya transmisi lokal.

Totalnya, saat ini ada 14.873 infeksi Covid-19 di Korea Selatan dengan 305 kematian.

Saat ini, pihak berwenang tengah meninjau untuk memberlakukan pembatasan sosial yang lebih ketat. Termasuk membatasi pertemuan publik hingga maksimal 50 orang dari 100 orang.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Gelar Upacara Rahasia, Alexander Lukashenko Dilantik Jadi Presiden Belarusia
Dunia

Gelar Upacara Rahasia, Alexa..

23 September 2020 18:49
Muhyiddin: Sebelum Pernyataan Anwar Ibrahim Terbukti, Saya PM Malaysia Yang Sah
Dunia

Muhyiddin: Sebelum Pernyataa..

23 September 2020 18:30
Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X, Pejabat Korsel Terbang Ke Jakarta
Dunia

Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X..

23 September 2020 18:12
Mahathir Mohamad: Dana Pemilu Sabah Lebih Baik Digunakan Untuk Tangani Wabah Covid-19
Dunia

Mahathir Mohamad: Dana Pemil..

23 September 2020 17:44
Anwar Ibrahim Berkoar-koar Bentuk Pemerintahan Baru, Muhyiddin Yassin Masih Adem Ayem
Dunia

Anwar Ibrahim Berkoar-koar B..

23 September 2020 16:52
Mahathir Mohamad: Bukan Kali Pertama Anwar Ibrahim Ingin
Dunia

Mahathir Mohamad: Bukan Kali..

23 September 2020 16:28
Di Sidang PBB Rouhani Kecam AS: Hidup Kami Menjadi Sulit Di Bawah Sanksi, Tapi Lebih Sulit Lagi Jika Tanpa Kemerdekaan
Dunia

Di Sidang PBB Rouhani Kecam ..

23 September 2020 15:28
Wartawan AS Ditemukan Tewas Mencurigakan Dalam Mobil Sewaan Di Turki
Dunia

Wartawan AS Ditemukan Tewas ..

23 September 2020 15:13