Lewat Normalisasi Hubungan Dengan Israel, UEA Bisa Dapat Fasilitas Qualitative Military Edge Dari AS

Duta Besar AS untuk Israel David Friedman/Net

Para ahli menyoroti kemungkinan terbukanya jalan penjualan senjata AS ke negara Teluk Arab pasca kesepakatan normalisasi Uni Emirat Arab dan Israel.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa Israel dan UEA mengumumkan bahwa keduanya akan menormalkan hubungan diplomatik dan menjalin hubungan baru yang luas di bawah kesepakatan yang ditengahi oleh Presiden AS Donald Trump.

Lewat perjanjian yang dikritik sebagian besar negara Timur Tengah seperti Turki dan Iran itu menjadikan UEA sebagai negara Arab ketiga setelah Mesir dan Yordania yang membuat kesepakatan seperti itu dengan Israel, di mana mereka telah menikmati akses khusus ke penjualan senjata AS.

Dalam wawancara bersama Radio Publik Nasional pada hari Jumat (14/8), Duta Besar AS untuk Israel David Friedman mengatakan bahwa semakin dekat hubungan UEA dengan Israel maka semakin dekat pula hubungannya dengan Amerika.

“semakin Emirates menjadi teman Israel, menjadi mitra Israel, menjadi sekutu regional Amerika Serikat, saya pikir jelas itu mengubah ancaman penilaian dan bisa bermanfaat bagi Emirates 'pada penjualan senjata di masa depan," katanya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (15/8).

Amerika Serikat selama ini menjamin bahwa Israel menerima senjata Amerika yang lebih canggih daripada yang diperoleh negara-negara Arab lainnya, memberikan mereka apa yang diberi label "Qualitative Military Edge" atas tetangganya. Salah satu contohnya adalah jet F-35 buatan Lockheed Martin Co yang digunakan Israel dalam pertempuran, tetapi UEA saat ini tidak dapat membelinya.

David Makovsky, direktur Proyek Hubungan Arab-Israel di lembaga think tank Washington Institute for Near East Policy, mengatakan kepada Reuters bahwa kesepakatan itu adalah kemenangan bagi UEA.

"Kesepakatan itu adalah kemenangan bagi Emirates, yang tidak diragukan lagi akan memenuhi syarat untuk penjualan militer yang tidak dapat diperoleh karena pembatasan 'Qualitative Military Edge' karena takut teknologi tertentu dapat digunakan untuk melawan Israel," ungkapnya.

Pada bulan Mei, Departemen Luar Negeri AS menyetujui kemungkinan penjualan hingga 4.569 kendaraan Mine Resistant Ambush Protected (MRAP) bekas ke UEA seharga 556 juta dolar AS.

Anggota parlemen AS telah mencoba untuk mengekang rencana pemerintahan Trump untuk melakukan penjualan senjata terutama ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, untuk menekan mereka dan untuk menghindari jatuhnya korban sipil yang lebih banyak dalam kampanye udara melawan pemberontak Houthi yang didukung Iran dalam perang di Yaman.

Sebuah laporan pengawas pemerintah AS yang dirilis pada hari Selasa mengatakan Departemen Luar Negeri tidak sepenuhnya mengevaluasi risiko korban sipil di Yaman ketika mendorong penjualan besar senjata pada 2019 ke Arab Saudi dan UEA.
EDITOR: RENI ERINA
Tag:

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31
Pilpres AS 2020, Para Dukun Peru Beraksi Untuk Menangkan Pilihan Mereka
Dunia

Pilpres AS 2020, Para Dukun ..

29 September 2020 16:07
Kunjungi Zona Demiliterisasi, Menlu Dominic Raab: Inggris Selalu Dukung Perdamaian Korea
Dunia

Kunjungi Zona Demiliterisasi..

29 September 2020 15:35
Nicolas Maduro: Pandemik Covid-19 Perburuk Kesenjangan Sosial Di Dunia
Dunia

Nicolas Maduro: Pandemik Cov..

29 September 2020 15:23
Jelang Debat Presiden Malam Ini, Gedung Putih Yakin Trump Sudah Sangat Siap Dengan Semua Topik
Dunia

Jelang Debat Presiden Malam ..

29 September 2020 15:21
Memaksimalkan Tenaga Lokal, Kuwait Pecat Semua Karyawan Ekspatriat
Dunia

Memaksimalkan Tenaga Lokal, ..

29 September 2020 15:00
Melesat Menuju 5G, Singapura Kumpulkan Ribuan Tenaga Kerja Profesional
Dunia

Melesat Menuju 5G, Singapura..

29 September 2020 14:55