Belum Usai Wabah Covid-19, Spanyol Kini Dihantui Nyamuk Pembawa Virus West Nile

Tim medis Spanyol melakukan tes kepada aparat/Net

Di tengah kebangkitan virus corona yang terus berlanjut di Spanyol, wabah virus meningitis di dua kota Andalusia telah mengirim setidaknya 19 orang ke rumah sakit.

Pada hari Kamis, pejabat setempat telah mengonfirmasi bahwa 12 dari 19 orang yang terkena meningoencephalitis yaitu infeksi radang otak telah dinyatakan positif terkena virus West Nile, virus yang dibawa oleh nyamuk.  Sisanya masih menunggu hasil.

Pemerintah Andalusia merekomendasikan agar orang-orang di kota Puebla del Rio dan Coria del Rio, yang terletak 12 kilometer dari Seville, ibu kota wilayah berpenduduk hampir 2 juta orang untuk menggunakan obat nyamuk, kemeja lengan panjang, dan kelambu, dan hindari  pergi ke luar ruangan saat fajar dan senja.

Tahun lalu, Seville adalah episentrum wabah listeriosis yang meracuni 222 orang dan menyebabkan tiga kematian.  Pada bulan Januari, penduduk Coria del Rio menemukan sistem pembuangan limbah mereka mengeluarkan asap beracun.  Kemudian, Covid-19 menyerang.  Dan sekarang wabah virus West Nile semakin memperumit kesehatan dan pemulihan ekonomi kawasan itu.

"Ini seperti tujuh tulah di Mesir," kata seorang penduduk Coria del Rio kepada harian Spanyol El Pais, seperti dikutip dari AA, Sabtu (15/8).

West Nile adalah masalah yang relatif baru di Spanyol.  Virus ini pertama kali terdeteksi pada manusia di Andalusia pada 2010, dan Pusat Epidemiologi Nasional (CNE) Spanyol mengonfirmasi hanya segelintir kasus sejak itu.  Ini tampaknya menjadi wabah terbesar yang pernah tercatat.

Para ahli menyarankan bahwa musim semi hujan yang dikombinasikan dengan penguncian Covid-19 di mana lebih sedikit orang yang memantau nyamuk di luar ruangan dapat membantu menjelaskan situasinya.

Menurut pusat epidemiologi, sekitar 80 persen orang yang terinfeksi virus West Nile tidak menunjukkan gejala, dan kurang dari 1 persennya menderita komplikasi parah seperti meningitis atau ensefalitis.

Sementara komplikasi lebih mungkin muncul pada orang tua atau mereka yang immunocompromised, surat kabar ABC melaporkan bahwa seorang gadis berusia 14 tahun dirawat di rumah sakit, meskipun menteri kesehatan Andalusia mengatakan pasien berusia antara 35 dan 85 tahun.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31
Pilpres AS 2020, Para Dukun Peru Beraksi Untuk Menangkan Pilihan Mereka
Dunia

Pilpres AS 2020, Para Dukun ..

29 September 2020 16:07
Kunjungi Zona Demiliterisasi, Menlu Dominic Raab: Inggris Selalu Dukung Perdamaian Korea
Dunia

Kunjungi Zona Demiliterisasi..

29 September 2020 15:35
Nicolas Maduro: Pandemik Covid-19 Perburuk Kesenjangan Sosial Di Dunia
Dunia

Nicolas Maduro: Pandemik Cov..

29 September 2020 15:23
Jelang Debat Presiden Malam Ini, Gedung Putih Yakin Trump Sudah Sangat Siap Dengan Semua Topik
Dunia

Jelang Debat Presiden Malam ..

29 September 2020 15:21
Memaksimalkan Tenaga Lokal, Kuwait Pecat Semua Karyawan Ekspatriat
Dunia

Memaksimalkan Tenaga Lokal, ..

29 September 2020 15:00
Melesat Menuju 5G, Singapura Kumpulkan Ribuan Tenaga Kerja Profesional
Dunia

Melesat Menuju 5G, Singapura..

29 September 2020 14:55