Mantan Penasihat Keamanan AS: Armenia Berada Dalam Posisi Yang Tepat Untuk Ambil Keputusan Soal Nagorno-Karabagh

Mantan Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton/Net

Meningkatnya konflik di Karabakh disebabkan oleh beberapa faktor yang akhirnya menimbulkan kerugian bagi kedua negara yang berselisih, Armenia dan Azerbaijan. Mantan Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton mencatat bahwa Armenia sesungguhnya berada dalam posisi yang tepat untuk mengambil keputusan.

Konflik Karabagh antara Armenia-Azerbaijan masih menemukan jalan buntu dan ketegangan belum mereda.

Dalam wawancaranya dengan salah satu media lokal di Armenia pada pekan lalu, Bolton mengatakan apa yang ia lihat dalam kunjungannya ke Armenia. Menurutnya, Armenia memiliki saat yang tepat untuk mengambil keputusan yang akan menentukan tentang konflik Nagorno-Karabakh (Artsakh).

Bagi Bolton, perselisihan itu adalah fakta yang ada dalam masyarakat demokratis, ini adalah masa untuk melihat apakah konflik internasional, khususnya yang berada di jalan buntu, berpeluang untuk memecah kebuntuan di tangan seorang pemimpin.
Ia melihat ada tanda-tanda yang menggembirakan selama pertemuan awal antara kedua negara. Sayangnya, kesepakatan gagal diraih karena tingkat konflik sebenarnya telah meningkat dalam banyak hal.

Amenia telah berusaha menyampaikan proposal damainya, tetapi pihak Azerbaijan tidak pernah menanggapi hal itu. Sebaliknya, Pihak Armenia juga tetap berkeras bahwa pihaknyalah tidak pernah melakukan pelanggaran tetapi justru yang menjadi korban pelanggaran itu.

Diskusi panjang yang berkelok-kelok adalah kerugian bagi kedua bangsa, Azerbaijan, dan Armenia.

Mengutip News Arm, mantan pejabat senior AS ini mengatakan bahwa dia memahami bahwa menyelesaikan konflik itu sulit. Dia menganggap Kaukasus sebagai kunci, tidak hanya bagi mereka yang tinggal di sana, tetapi juga untuk AS dan dunia. Lingkungan ini sebenarnya sangat berbahaya karena beberapa tetangga Armenia.

Sebagai Ketua Bersama OSCE Minsk Group, Amerika Serikat tetap berkomitmen kuat untuk membantu kedua pihak mencapai penyelesaian konflik Nagorno-Karabakh yang damai dan langgeng.

Bolton mengatakan dia ingin AS lebih memperhatikan masalah ini, tetapi ada tiga negara kecil di sana yang dikelilingi oleh satu negara besar dan dua negara bermasalah di selatan.

John Bolton mengatakan dia yakin bahwa kehadiran AS dari luar meningkatkan keamanan regional, karena mereka tidak dibatasi secara geografis.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Buat Aksi Solidaritas Palestina Di Kawasan, Jokowi Sampaikan Pernyataan Bersama Sultan Bolkiah Dan PM Muhyiddin
Dunia

Buat Aksi Solidaritas Palest..

17 Mei 2021 23:56
Militer Israel Akui Sudah Serang Kapal Selam Hamas Di Dekat Pantai Gaza
Dunia

Militer Israel Akui Sudah Se..

17 Mei 2021 20:24
Jalur Gaza Dibombardir, AS Sepakati Paket Penjualan Senjata Ratusan Juta Dolar Ke Israel
Dunia

Jalur Gaza Dibombardir, AS S..

17 Mei 2021 19:59
Erdogan Telepon Paus Fransiskus, Desak Bantu Akhiri Agresi Militer Israel
Dunia

Erdogan Telepon Paus Fransis..

17 Mei 2021 19:01
India Bersiap Hadapi Bencana Angin Topan Besar Di Tengah Derita Tsunami Covid-19
Dunia

India Bersiap Hadapi Bencana..

17 Mei 2021 17:12
Save the Children: Tiga Anak Di Gaza Terluka Setiap Satu Jam
Dunia

Save the Children: Tiga Anak..

17 Mei 2021 16:56
Konflik Israel-Hamas Merembet Ke Belanda, Monumen Pembantaian Warga Yahudi Jadi Korban Vandalisme
Dunia

Konflik Israel-Hamas Merembe..

17 Mei 2021 16:55
Kasus Covid-19 Menurun Turki Buka Pembatasan Bertahap, Pesta Pernikahan Tetap Dilarang
Dunia

Kasus Covid-19 Menurun Turki..

17 Mei 2021 16:37