Israel Menentang Penjualan F-35 Dari AS Ke UEA, Merasa Terancam?

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu yang berfoto dengan jet tempur F-35/Net

Langkah Uni Emirat Arab (UEA) untuk melakukan normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel membuka peluang Abu Dhabi untuk membeli jet tempur siluman F-35 dari Amerika Serikat (AS).

Dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Rabu (19/8), Presiden Donald Trump mengatakan UEA tertarik untuk membeli jet tempur F-35 buatan Lockheed Martin yang kerap digunakan Israel dalam pertempuran.

"Mereka (UEA) ingin membeli F-35, kita akan lihat apa yang terjadi, sedang ditinjau," ujarnya seperti dikutip Reuters.

Sejak awal, seorang sumber mengatakan, Trump memang mengincar penjualan F-35 ke UEA dalam perjanjian sampingan untuk tawaran normalisasi UEA dengan Israel. Ia mengatakan, potensi penjualan tersebut diatur dengan bantuan penasihat senior dan menantu Trump, Jared Kushner.

Kesepakatan penjualan F-35 tersebut pada awalnya pertama kali dilaporkan oleh surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth.

Walau begitu, Israel tampaknya tidak menyukai gagasan tersebut karena dapat mengurangi keuntungan militernya di kawasan Timur Tengah.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan ia akan mempertahankan superioritas Israel di kawasan dan akan menentang penjualan F-35 dari AS ke UEA.

AS sendiri menjamin Israel akan menerima persenjataan yang lebih canggih daripada negara-negara Arab, Washington juga memberinya label "Qualitative Military Edge". Sehingga, Israel tidak perlu khawatir.

Selain itu, setiap penjualan F-35 dapat memakan waktu bertahun-tahun untuk dinegosiasikan dan dikirimkan. Misalnya Polandia yang baru membeli 32 unit F-35 baru akan mendapatkan kiriman pertamanya pada 2024.

Terlebih, setiap penjualan juga memerlukan persetujuan kongres.

Hingga kini, baik Pentagon dan Gedung Putih belum memberikan informasi lebih lanjut.

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

PM Muhyiddin: Malaysia Jadi Salah Satu Negara Prioritas China Untuk Pengiriman Vaksin Covid-19
Dunia

PM Muhyiddin: Malaysia Jadi ..

26 November 2020 17:44
Keluarga Kerajaan Swedia Diserang Virus Corona, Pangeran Carl Philip dan Istri Positif Covid-19
Dunia

Keluarga Kerajaan Swedia Dis..

26 November 2020 17:25
Konflik Tigray, PM Abiy Ahmed: Gerbang Perdamaian Untuk TPLF Telah Ditutup Rapat
Dunia

Konflik Tigray, PM Abiy Ahme..

26 November 2020 17:06
Australia Pecat 10 Tentara Atas Laporan Pembunuhan Ilegal Di Afganistan
Dunia

Australia Pecat 10 Tentara A..

26 November 2020 16:42
Tiba Di Korsel, Menlu China Bahas Hubungan Kedua Negara Hingga Nuklir
Dunia

Tiba Di Korsel, Menlu China ..

26 November 2020 15:50
Pandemi Belum Reda, Jerman Perpanjang Pembatasan Covid-19 Hingga Awal Januari 2021
Dunia

Pandemi Belum Reda, Jerman P..

26 November 2020 15:36
WHO Peringatkan Bahaya 'Infodemik' Yang Disebar Ahli Teori Konspirasi
Dunia

WHO Peringatkan Bahaya 'Info..

26 November 2020 15:25
Siap Masuk Brasil, Perusahaan Vaksin Pfizer Sudah Kirim Hasil Tes
Dunia

Siap Masuk Brasil, Perusahaa..

26 November 2020 14:41