20 Warga Desa Di Wilayah Timur Republik Demokratik Kongo Tewas Diserang Pemberontak Uganda

Suasana di salah satu kota di provinsi Kivu Utara, Republik Demokratik Kongo/Net

Sebuah serangan yang diduga dilakukan oleh kelompok pemberontak Uganda di bagian timur Republik Demokratik Kongo menewaskan sekitar 20 penduduk desa pada Selasa (25/8) malam waktu setempat.

Pusat Promosi Perdamaian, Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (CEPADHO) mengatakan para penyerang itu menargetkan tiga desa di wilayah Beni.

"Hingga Selasa malam, sembilan mayat ditemukan di Desa Mapasana dan Sayuni dan 11 mayat lainnya ditemukan di Mayikiti," kata CEPADHO dalam sebuah pernyataan, menyalahkan kelompok pemberontak Uganda Allied Democratic Forces (ADF) atau Pasukan Demokratik Sekutu atas serangan brutal itu, seperti dikutip dari AA, Kamis (27/8).

Selama 20 tahun terakhir, Kongo bagian timur telah menyaksikan sejumlah konflik pecah atas sengketa etnis dan tanah, penguasaan sumber daya mineral, dan persaingan antara negara-negara tetangga.

Pemberontak ADF  yang berasal dari timur laut Uganda pada tahun 1990-an  telah menyerang dan membunuh warga sipil di Republik Demokratik Kongo timur selama lebih dari tiga dekade.

Pemberontak ADF telah mengesampingkan tuntutan politik mereka, karena sebagian besar mereka terlibat dalam perdagangan mineral di Kongo timur yang kaya akan emas.

Saat dihubungi oleh Anadolu Agency, seorang perwira militer senior Kongo membenarkan serangan itu dan mengatakan, "Yang dilakukan oleh ADF yang melewati posisi kami dengan menyerang warga sipil secara pengecut".

Berbicara tanpa menyebut nama, perwira itu mengatakan tidak ada kehadiran militer permanen di desa-desa yang diserang oleh pemberontak ADF.

Pada bulan Juni lalu, PBB mengutuk pembunuhan penjaga perdamaian PBB yang berasal dari Indonesia dalam serangan pengecut di wilayah Beni oleh pemberontak ADF.

Saat itu seorang anggota pasukan pemelihara perdamaian asal Indonesia yang bertugas di Misi MONUSCO, Republik Demokratik Kongo bernama Sersan Mayor (Serma) Rama Wahyudi meninggal dunia.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Buat Aksi Solidaritas Palestina Di Kawasan, Jokowi Sampaikan Pernyataan Bersama Sultan Bolkiah Dan PM Muhyiddin
Dunia

Buat Aksi Solidaritas Palest..

17 Mei 2021 23:56
Militer Israel Akui Sudah Serang Kapal Selam Hamas Di Dekat Pantai Gaza
Dunia

Militer Israel Akui Sudah Se..

17 Mei 2021 20:24
Jalur Gaza Dibombardir, AS Sepakati Paket Penjualan Senjata Ratusan Juta Dolar Ke Israel
Dunia

Jalur Gaza Dibombardir, AS S..

17 Mei 2021 19:59
Erdogan Telepon Paus Fransiskus, Desak Bantu Akhiri Agresi Militer Israel
Dunia

Erdogan Telepon Paus Fransis..

17 Mei 2021 19:01
India Bersiap Hadapi Bencana Angin Topan Besar Di Tengah Derita Tsunami Covid-19
Dunia

India Bersiap Hadapi Bencana..

17 Mei 2021 17:12
Save the Children: Tiga Anak Di Gaza Terluka Setiap Satu Jam
Dunia

Save the Children: Tiga Anak..

17 Mei 2021 16:56
Konflik Israel-Hamas Merembet Ke Belanda, Monumen Pembantaian Warga Yahudi Jadi Korban Vandalisme
Dunia

Konflik Israel-Hamas Merembe..

17 Mei 2021 16:55
Kasus Covid-19 Menurun Turki Buka Pembatasan Bertahap, Pesta Pernikahan Tetap Dilarang
Dunia

Kasus Covid-19 Menurun Turki..

17 Mei 2021 16:37