Sejumlah Gajah Zimbabwe Ditemukan Tewas Misterius, Ingatkan Peristiwa Serupa Di Botswana

Gajah di Zimbabwe banyak yang mati/Net

Dinas Taman Margasatwa Nasional Zimbabwe tengah menyelidiki kematian misterius sebelas gajah di sebuah hutan di bagian barat negara itu.

Bangkai gajah-gajah tersebut ditemukan pada hari Jumat (28/8) di Hutan Pandamasue, yang terletak di antara Taman Nasional Hwange dan Air Terjun Victoria.

"Sampel darah telah dibawa ke laboratorium untuk dianalisis guna menentukan penyebab kematian mereka," kata Tinashe Farawo, juru bicara Otoritas Pengelolaan Taman dan Margasatwa Nasional Zimbabwe, seperti dikutip dari AP, Senin (31/8).

Karena gajah yang ditemukan ditemukan mati itu masih memiliki gading yang utuh di tubuh mereka, maka tuduhan pada pemburu sebagai penyebab kematiannya kemudian dikesampingkan.

Dalam beberapa tahun terakhir, para pemburu di Zimbabwe telah meracuni puluhan gajah dan kemudian mengambil gadingnya untuk dijual kepada pedagang ilegal.

"Kami hanya bisa memastikan penyebab kematian setelah tes. Tapi kami telah mengesampingkan keracunan sianida," kata Farawo.

"Hanya gajah yang terpengaruh, tidak ada burung nasar atau hewan lain yang terpengaruh. Tes awal menunjukkan bahwa itu bukan sianida. Kami juga mengesampingkan pemburu karena gadingnya masih utuh," tambahnya.

Kematian misterius gajah di Zimbabwe tampak mirip dengan kematian 275 gajah di negara tetangga mereka Botswana pada bulan lalu. Hingga kini para ilmuwan masih menyelidiki kematian gajah di daerah Delta Okavango Botswana dan dugaan terhadap perburuan, keracunan, dan antraks telah disingkirkan.

Botswana memiliki populasi gajah terbesar di dunia, diperkirakan jumlahnya ada sekitar 156 ribu ekor sementara Zimbabwe ada di posisi kedua Zimbabwe dengan populasi 85 ribu ekor gajah.

Tahun lalu sekitar 200 gajah di Zimbabwe mati karena kelaparan akibat kekeringan di negara itu.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Diduga Terkait Dengan Tentara Pembebasan Rakyat, Dua Perusahaan Raksasa China Masuk Daftar Hitam AS
Dunia

Diduga Terkait Dengan Tentar..

30 November 2020 13:00
Kembali Ke Pangkuan Azerbaijan, Butuh Milyaran Dolar Untuk Membangun Agdam 'Hiroshima di Kaukasus'
Dunia

Kembali Ke Pangkuan Azerbaij..

30 November 2020 12:54
China Akan Bangun Megaproyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Di Sungai Yarlung Tsangpo Tibet
Dunia

China Akan Bangun Megaproyek..

30 November 2020 12:44
Kemenhan Rusia: Rumah Sakit Lapangan Telah Tersedia Di Nagorno-Karabakh
Dunia

Kemenhan Rusia: Rumah Sakit ..

30 November 2020 12:32
Dihantam Pajak Impor Baru Oleh China, Dunia Menanti Reaksi Australia
Dunia

Dihantam Pajak Impor Baru Ol..

30 November 2020 11:56
Presiden Brasil: Sumber Yang Saya Miliki Tunjukkan Adanya Banyak Kecurangan Dalam Pilpres AS
Dunia

Presiden Brasil: Sumber Yang..

30 November 2020 11:42
Kedapatan Langgar Embargo Senjata Libya, Turki Harus Hadapi Sanksi Baru Dari Uni Eropa
Dunia

Kedapatan Langgar Embargo Se..

30 November 2020 11:20
Kasus Masih Tinggi, New York Bersiap Buka Kembali Sekolah Tatap Muka Pekan Depan
Dunia

Kasus Masih Tinggi, New York..

30 November 2020 11:10