Tulis Status Twitter Dalam Bahasa Arab, Macron Ajak Rakyat Lebanon Bekerjasama Atasi Krisis

Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan pembentukan cepat pemerintahan untuk memimpin Lebanon yang dilanda krisis, menyusul penunjukan perdana menteri baru Lebanon pada Senin (31/8) kemarin.

Berbicara pada kedatangannya di bandara Beirut, Macron mengatakan bahwa formasi baru pemerintahan harus disepakati secepat mungkin untuk menyelamatkan negara yang terhuyung-huyung akibat multi krisis yang melanda negara itu, termasuk ledakan pelabuhan yang mematikan pada 4 Agustus lalu, keruntuhan ekonomi serta pandemik virus corona yang mencengkeram mereka.

Macron tiba di Beirut beberapa jam setelah para pemimpin Lebanon menunjuk diplomat Mustapha Adib sebagai perdana menteri baru pada Senin di bawah tekanan Prancis, dan akan mendesak reformasi yang bertujuan menyeret negara Timur Tengah keluar dari jurang keuangan.

Dengan keadaan ekonominya yang hancur akibat krisis keuangan, sebagian besar Beirut juga luluh lantak menyusul ledakan pelabuhan besar pada 4 Agustus, dan ketegangan sektarian yang meningkat, Lebanon menghadapi ancaman terbesar bagi stabilitasnya sejak perang saudara 1975 sampai 1990.

Kedatangan Macron disambut langsung oleh Presiden Michel Aoun di bandara. Kedatangan presiden Prancis itu merupakan yang kedua kali sejak kunjungan pertama kurang dari sebulan lalu.

"Jadi Presiden, ini hari yang sibuk, bukan," kata Macron pada Aoun, ketika tiba di bandara Beirut, seperti dikutip dari AFP, Selasa (1/9).

Ada satu hal yang unik yang dilakukan presiden Macron di Twitternya. Dia berbicara kepada orang-orang Lebanon dalam twitnya yang berbahasa Arab, mengatakan bahwa dia telah kembali seperti yang dijanjikan dengan tujuan "bekerja sama untuk menciptakan kondisi yang diperlukan untuk rekonstruksi dan stabilitas".

Macron akan mendorong para politisi Lebanon untuk memberlakukan reformasi yang diminta para donor untuk mengatasi korupsi dan pemborosan sebelum mereka memberikan dukungan keuangan kepada negara yang tengah terengah-engah itu.

Pejabat senior Lebanon mengatakan mediasi Macron sangat penting dalam mengamankan kesepakatan tentang perdana menteri baru dalam 48 jam sebelum konsensus muncul tentang Adib, mantan duta besar untuk Jerman setelah para politisi menemui jalan buntu minggu lalu.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Buat Aksi Solidaritas Palestina Di Kawasan, Jokowi Sampaikan Pernyataan Bersama Sultan Bolkiah Dan PM Muhyiddin
Dunia

Buat Aksi Solidaritas Palest..

17 Mei 2021 23:56
Militer Israel Akui Sudah Serang Kapal Selam Hamas Di Dekat Pantai Gaza
Dunia

Militer Israel Akui Sudah Se..

17 Mei 2021 20:24
Jalur Gaza Dibombardir, AS Sepakati Paket Penjualan Senjata Ratusan Juta Dolar Ke Israel
Dunia

Jalur Gaza Dibombardir, AS S..

17 Mei 2021 19:59
Erdogan Telepon Paus Fransiskus, Desak Bantu Akhiri Agresi Militer Israel
Dunia

Erdogan Telepon Paus Fransis..

17 Mei 2021 19:01
India Bersiap Hadapi Bencana Angin Topan Besar Di Tengah Derita Tsunami Covid-19
Dunia

India Bersiap Hadapi Bencana..

17 Mei 2021 17:12
Save the Children: Tiga Anak Di Gaza Terluka Setiap Satu Jam
Dunia

Save the Children: Tiga Anak..

17 Mei 2021 16:56
Konflik Israel-Hamas Merembet Ke Belanda, Monumen Pembantaian Warga Yahudi Jadi Korban Vandalisme
Dunia

Konflik Israel-Hamas Merembe..

17 Mei 2021 16:55
Kasus Covid-19 Menurun Turki Buka Pembatasan Bertahap, Pesta Pernikahan Tetap Dilarang
Dunia

Kasus Covid-19 Menurun Turki..

17 Mei 2021 16:37