Di Antara Puing-puing Properti Rusak Di Kenosha, Donald Trump: Ini Bukan Protes Damai Tapi Teror

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat mengunjungi Kenosha, Wisconsin/Net

Meski telah mendapatkan imbauan dari pejabat lokal, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump tetap mengunjungi Kenosha, Wisconsin untuk meninjau kerusakan akibat kerusuhan protes anti-rasisme yang beberapa waktu terakhir terjadi.

Dilaporkan ABC, iring-iringan mobil Trump melewati berbagai pendukung yang memegang bendera Amerika dan sejumlah pengunjuk rasa yang membawa spanduk Black Lives Matter pada Selasa (1/9).

Kehadiran Trump juga membawa pasukan polisi dalam jumlah besar, termasuk beberapa kendaraan lapis baja dan barikade di sepanjang jalan raya utama kota untuk mengamankan daerah tersebut.

Tampak tak mengenakan masker, Trump mengunjungi beberapa bagian yang mengalami kerusakan parah akibat aksi oknum yang melakukan kekerasan dan pembakaran.

"Ini bukan aksi protes damai, tapi benar-benar teror domestik," ujarnya ketika bertemu sekelompok pemimpin bisnis lokal.

Dalam kunjungannya, ia mengkritik para pemimpin Demokrat yang menurutnya telah bertanggung jawab atas kekacauan yang terjadi di Wisconsin, khususnya Kenosha.

"Mereka hanya tidak ingin kami masuk dan kemudian kehancuran terjadi," ujar Trump merujuk pada tawarannya untuk mengirim bantuan penegakan federal yang ditolak pemerintah negara bagian.

"Gubernur ini tidak ingin menelepon dan walikota tidak ingin menelepon. Mereka harus bertanya," sambungnya.

Akhir pekan lalu, sebelum kunjungan Trump, Gubernur Wisconsin dari Partai Demokrat, Tony Evers telah memohon kepada presiden untuk tidak melakukan kunjungan karena khawatir dapat memicu ketegangan lebih lanjut.

"Saya khawatir kehadiran Anda hanya akan menghalangi kesembuhan kami. Saya khawatir kehadiran Anda hanya akan menunda pekerjaan untuk mengatasi perpecahan dan bergerak maju bersama," ujarnya dalam sepucuk surat yang dikirim ke Gedung Putih.

Kesnosha sendiri telah diliputi protes dan kekerasan sejak terjadinya penembakan terhadap warga kulit hitam, Jacob Blake oleh seorang polisi pada 23 Agustus.

Blake ditembak tujuh kali di punggung ketika hendak masuk ke dalam mobil. Tembakan tersebut membuatnya mengalami kelumpuhan permanen dari pinggang ke bawah.

Insiden itu langsung membakar amarah publik. Sayangnya, aksi protes di Kenosha diwarnai dengan perusakan properti.

Para demonstan damai mengeluh karena para agitator yang kejam membajak protes mereka dengan kekerasan.

Aksi protes di Kenosha sendiri memakan dua korban jiwa. Mereka adalah pengunjuk rasa yang ditembak dengan senapan laras panjang oleh remaja berusia 17 tahun yang diketahui berusaha membela polisi.

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

PM Muhyiddin: Malaysia Jadi Salah Satu Negara Prioritas China Untuk Pengiriman Vaksin Covid-19
Dunia

PM Muhyiddin: Malaysia Jadi ..

26 November 2020 17:44
Keluarga Kerajaan Swedia Diserang Virus Corona, Pangeran Carl Philip dan Istri Positif Covid-19
Dunia

Keluarga Kerajaan Swedia Dis..

26 November 2020 17:25
Konflik Tigray, PM Abiy Ahmed: Gerbang Perdamaian Untuk TPLF Telah Ditutup Rapat
Dunia

Konflik Tigray, PM Abiy Ahme..

26 November 2020 17:06
Australia Pecat 10 Tentara Atas Laporan Pembunuhan Ilegal Di Afganistan
Dunia

Australia Pecat 10 Tentara A..

26 November 2020 16:42
Tiba Di Korsel, Menlu China Bahas Hubungan Kedua Negara Hingga Nuklir
Dunia

Tiba Di Korsel, Menlu China ..

26 November 2020 15:50
Pandemi Belum Reda, Jerman Perpanjang Pembatasan Covid-19 Hingga Awal Januari 2021
Dunia

Pandemi Belum Reda, Jerman P..

26 November 2020 15:36
WHO Peringatkan Bahaya 'Infodemik' Yang Disebar Ahli Teori Konspirasi
Dunia

WHO Peringatkan Bahaya 'Info..

26 November 2020 15:25
Siap Masuk Brasil, Perusahaan Vaksin Pfizer Sudah Kirim Hasil Tes
Dunia

Siap Masuk Brasil, Perusahaa..

26 November 2020 14:41