Ratusan Pengungsi Rohingya Yang Tiba Di Aceh Hari Ini Menjadi Yang Terbesar Sejak Beberapa Tahun Terakhir

Pengungsi Rohingya yang tiba di Aceh hari ini/Net

RMOL.  Indonesia yang mayoritas Muslim dan negara tetangganya Malaysia adalah tujuan favorit bagi Rohingya yang melarikan diri dari penganiayaan dan kekerasan di Myanmar yang sebagian besar beragama Buddha.

Pada bulan Juli, pihak berwenang Malaysia mengatakan sekitar dua lusin migran Rohingya takut tenggelam di lepas pantai negara itu setelah penyeberangan kapal berbahaya ditemukan hidup-hidup, bersembunyi di semak-semak di sebuah pulau, dikutip dari AP, Senin (7/9).

Hari ini, Senin (7/9), hampir 300 migran Rohingya mendarat di pulau Sumatra pada Senin (7/9) pagi, dalam salah satu pendaratan terbesar yang dilakukan oleh minoritas Myanmar di Indonesia sejak beberapa tahun terakhir.

Para migran terdiri dari puluhan anak-anak, terlihat di laut oleh penduduk setempat yang membantu mereka mendarat di dekat kota Lhokseumawe di pantai utara Sumatera, menurut Munir Cut Ali, Kepala Desa Ujong Blang.

"Kami melihat sebuah perahu datang ke darat di Ujong Blang dan kemudian kami membantu mereka mendarat dengan selamat," kata Ali, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Aceh, Senin (7/9).

Tidak segera jelas berapa lama para migran itu berada di laut atau di kapal jenis apa mereka tiba.

Kelompok tersebut dilaporkan sebagai yang terbesar yang mendarat di Indonesia setidaknya sejak 2015.

Insiden itu terjadi setelah sekitar 100 orang Rohingya, kebanyakan wanita dan anak-anak, tiba di daerah yang sama pada bulan Juni lalu menyusul apa yang mereka gambarkan sebagai perjalanan laut yang berbahaya selama empat bulan yang membuat mereka dipukuli oleh pedagang manusia dan dipaksa minum air seni mereka sendiri untuk tetap hidup.

Anggota minoritas Muslim mengatakan mereka telah berangkat awal tahun ini di dekat kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh, di sebelah negara asal mereka Myanmar.

Sekitar satu juta orang Rohingya tinggal di kamp-kamp pengungsi yang sempit dan jorok di Bangladesh, tempat para penyelundup manusia juga menjalankan operasi menguntungkan yang menjanjikan tempat perlindungan bagi mereka di luar negeri.

Danramil 16 Banda Sakti, Kapten Roni Mahendra mengatakan pengungsi yang datang hari ini di Aceh terdiri dari 102 pria dan 181 wanita serta 14 anak-anak. Salah satu dari mereka mengalami sakit.

"Ketika tiba di darat, satu diantara mereka mengalami sakit, kemudian setelah berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia Kota Lhokseumawe, lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Aceh Utara," kata Roni, seperti dikutip dari AFP.

Menurut Roni, para pengungsi perlu diuji untuk virus corona.

"Nanti pemerintah daerah akan mencari tempat yang layak untuk menampung mereka," katanya. 
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020
Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak Pendapat Perolehan Joe Biden - Donald Trump Hanya Terpaut Tipis
Dunia

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak..

25 September 2020 06:51
Nancy Pelosi: Omong-omong Anda Tidak Berada Di Korea Utara Atau Arab Saudi. Ini Amerika, Tuan Trump!
Dunia

Nancy Pelosi: Omong-omong An..

25 September 2020 06:33
Hamas Dan Fatah Mulai Akur, Sepakat Gelar Pemilu Pertama Palestina Sejak 15 Tahun
Dunia

Hamas Dan Fatah Mulai Akur, ..

25 September 2020 06:14
Ditangkap Polisi Hong Kong, Aktivis Joshua Wong Tegaskan Dia Akan Tetap Melawan
Dunia

Ditangkap Polisi Hong Kong, ..

25 September 2020 05:58
Kantong Plastik Berisi Uang Tunai 18 Juta Dolar AS Ditemukan Di Dinding Rumah Pablo Escobar
Dunia

Kantong Plastik Berisi Uang ..

24 September 2020 23:48
Hasil Banding, Pengadilan Di Jerman Izinkan Azan Berkumandang Lagi
Dunia

Hasil Banding, Pengadilan Di..

24 September 2020 19:26
Tak Mau Kalah Dari Trump, Vladimir Putin Ikut Masuk Nominasi Penerima Nobel
Dunia

Tak Mau Kalah Dari Trump, Vl..

24 September 2020 17:47
Kapal Rusia Masuk Perairan Teritorialnya, Swedia Marah: Itu Kejahatan!
Dunia

Kapal Rusia Masuk Perairan T..

24 September 2020 17:14