Yaman: UEA Sudah Mulai Membangun Pangkalan Militer Di Pulau Socotra

Militer Uni Emirat Arab/Net

Para politisi Yaman mengklaim Uni Emirat Arab (UEA) telah mulai membangun dua kamp militer di Pulau Socotra.

Hal tersebut membuat para anggota parlemen dari Kongregasi Reformasi Yaman yang dikenal sebagai Al-Islah, serta beberapa anggota parlemen independen, mengirim surat kepada Perdana Menteri Maeen Abdulmalik Saeed.

Dalam surat tersebut, para legislator meminta pemerintah untuk berhati-hati karena UEA tengah membangun pangkalan militer di pulau strategis itu, melansir Anadolu Agency.

Bahkan, di dalam surat tersebut juga disebutkan, beberapa perwira militer UEA telah melakukan perjalanan ke Pulau Socotra tanpa paspor atau visa. Mereka juga telah membangun delapan menara pemancar di sana.

Hal yang sama juga diungkap oleh South Front pada Jumat (4/9). Situs web yang fokus pada penelitian militer dan strategis tersebut melaporkan ada kedatangan delegasi UEA-Israel ke pulau yang terletak di Samudra Hindia itu.

Situs web tersebut mengatakan UEA dan Israel bermaksud untuk membangun fasilitas militer dan intelijen di Socotra.

Socotra merupakan pulau yang menghadap ke Selat Bab al-Mandab yang strategis. Itu adalah rute pelayaran utama yang menghubungkan Laut Merah ke Teluk Aden dan Laut Arab.

Pada Juni, pasukan yang berafiliasi dengan Dewan Transisi Selatan (STC) memisahkan diri mengambil alih provinsi Socotra dalam sebuah tindakan yang digambarkan oleh pemerintah Yaman pada saat itu sebagai kudeta melawan legitimasi.

Pemerintah Yaman menuduh UEA mendukung STC untuk melayani kepentingannya sendiri di Yaman. Namun tudingan tersebut dibantah oleh Abu Dhabi.

Yaman sendiri telah dilanda kekerasan dan kekacauan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar negara, termasuk ibukota Sana'a.

Krisis meningkat pada 2015 ketika koalisi militer pimpinan Saudi meluncurkan kampanye udara yang bertujuan untuk menggulung kembali keuntungan teritorial Houthi.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Pasca Pembunuhan Samuel Paty, Prancis Akan Menindak Postingan Berisi Identitas Pribadi
Dunia

Pasca Pembunuhan Samuel Paty..

24 Oktober 2020 06:50
Pemilu Bolivia: Luis Arce Raih Kemenangan Telak Dengan 55 Persen Suara
Dunia

Pemilu Bolivia: Luis Arce Ra..

24 Oktober 2020 06:35
Konflik Laut Mediterania, Bisakah Rusia Dapat Untung Dari Pertengkaran Turki-Yunani?
Dunia

Konflik Laut Mediterania, Bi..

24 Oktober 2020 05:41
Iran Kepada Armenia Dan Azerbaijan: Tidak Ada Toleransi Serangan Di Perbatasan
Dunia

Iran Kepada Armenia Dan Azer..

23 Oktober 2020 19:42
Tolak Kehadiran Militer China, Warga Kamboja Gelar Aksi Protes Dekat Kedutaan
Dunia

Tolak Kehadiran Militer Chin..

23 Oktober 2020 16:40
Hasil Pemilu Berujung Kerusuhan Berdarah, Sekjen PBB Minta Semua Pihak Di Guinea Tetap Tenang
Dunia

Hasil Pemilu Berujung Kerusu..

23 Oktober 2020 16:04
Kremlin: Presiden Putin Sudah Melakukan Segala Hal Untuk Mendamaikan Armenia Dan Azerbaijan
Dunia

Kremlin: Presiden Putin Suda..

23 Oktober 2020 15:14
Balas Serangan Roket Hamas, Israel Bombardir Situs Pembuatan Senjata Di Jalur Gaza
Dunia

Balas Serangan Roket Hamas, ..

23 Oktober 2020 14:45