Lewat Surat Untuk Dubes China, 130 Legislator Inggris Kutuk Pembantaian Etnis Uighur

Video yang menunjukkan para lelaki Uighur ditutup mata dan menunggu untuk dimuat ke kereta/Net

Parlemen Inggris mengutuk program pembersihan etnis yang sistematis dan terkalkulasi terhadap etnis Uighur di wilayah Xinjiang oleh pemerintah China.

Sebanyak 130 legislator Inggris lintas partai menandatangani surat yang berisikan pernyataan tersebut kepada Dutabesar China, Liu Xiaoming pada Rabu (9/9).

"Ketika dunia dihadapkan pada bukti yang sangat banyak mengenai pelanggaran HAM berat, tidak ada yang bisa menutup mata," demikian bunyi surat yang dikutip AP tersebut.

"Kami sebagai Anggota Parlemen di Britania Raya menulis untuk mengungkapkan kecaman mutlak kami atas penindasan ini dan menyerukan agar segera diakhiri," tambahnya.

Surat sendiri merujuk pada laporan yang menyebut pemerintah China berusaha melakukan pengendalian populasi paksa dengan melakukan sterilisasi hingga aborsi kepada wanita Uighur.

Selain itu, surat tersebut juga mengecam penahanan masal muslim Uighur serta video yang tersebar beberapa waktu lalu yang menunjukkan sejumlah besar pria yang ditutup matanya dan dicukur menunggu untuk dimuat ke kereta.

Video tersebut sudah ditayangkan oleh BBC ketika melakukan wawancara dengan Liu.

Para anggota parlemen mengatakan, video tersebut memiliki kesamaan yang mengerikan dengan rekaman kamp konsentrasi Nazi.

Kendati begitu, China telah berulang kali menyanggah tuduhan genosida, sterilisasi paksa, dan penahanan massal hampir satu juta orang Uighur di Xinjiang sebagai kebohongan yang dibuat oleh pasukan anti-China.

Mereka berpendapat bahwa orang Uighur diperlakukan sama dan pemerintah China selalu melindungi hak-hak sah etnis minoritas.

Menanggapi surat yang ditulis parlemen, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan Inggris telah menyampaikan keprihatinan secara langsung kepada otoritas China di sejumlah kesempatan, termasuk pertemuan G-20 dan PBB.

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Dua Kemungkinan Resolusi Konflik Untuk Afghanistan
Dunia

Dua Kemungkinan Resolusi Kon..

19 Oktober 2020 18:20
Di Vietnam, PM Jepang Bahas Laut China Selatan Hingga Kerja Sama Anti-Teror
Dunia

Di Vietnam, PM Jepang Bahas ..

19 Oktober 2020 17:08
Second Track Diplomacy, Menyorot Peran Strategis NU Dalam Proses Perdamaian Di Afghanistan
Dunia

Second Track Diplomacy, Meny..

19 Oktober 2020 16:36
Israel Kirim Surat Ke Bahrain, Ingin Buka Kedutaan Besar Di Manama
Dunia

Israel Kirim Surat Ke Bahrai..

19 Oktober 2020 16:06
Perdamaian Di Afghanistan, Kesempatan Emas Indonesia Lawan Terorisme Di Dalam Negeri
Dunia

Perdamaian Di Afghanistan, K..

19 Oktober 2020 15:53
Menteri Pendidikan Meisch: Angka Kasus Meningkat, Itu Karena Banyak Yang Tidak Menghormati Peraturan
Dunia

Menteri Pendidikan Meisch: A..

19 Oktober 2020 15:48
Indonesia Punya Kapasitas Untuk Bantu Proses Perdamaian Di Afghanistan
Dunia

Indonesia Punya Kapasitas Un..

19 Oktober 2020 15:26
Seberapa Besar Pengaruh Suara Venezuela Pada Pemilihan Presiden AS 2020?
Dunia

Seberapa Besar Pengaruh Suar..

19 Oktober 2020 15:20