Presiden Meksiko Jual Pesawat, Jelang Penutupan Tiket Lotre Belum Terjual Habis

Pesawat kepesidenan yang akan dijual/Net

Hingga saat ini Pemerintah Meksiko masih kesulitan menjual pesawat kepresidenan meskipun telah menggunakan skema tiket undian.

Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, hampir tidak pernah menggunakan pesawat kepresidenan Boeing 787 Dreamlines yang dianggapnya terlalu mewah itu. Selama ini, Obrador lebih sering menggunakan penerbangan komersial untuk melakukan perjalanan dinasnya ke beberapa kota di Meksiko.

Menurutnya, daripada jadi pesawat dinas yang lebih sering banyak menganggur sejak pelantikannya pada Oktober 2018 lalu, lebih baik uang dari penjualan pesawat digunakan untuk membantu rakyat miskin di negaranya.

Sebelumnya pesawat itu selalu digunakan oleh presiden sebelumnya Enrique Pena Nieto karena dianggap sebagai simbol kemewahan pemerintah.

Namun, tidak mudah menjual pesawat di masa seperti saat ini. Karena sulit terjual secara langsung, Obrador mengusulkan skema tiket undian yang dilepas ke publik seharga 27 dolar AS (Rp401.000). Target dari penjualan tiket lotre bisa mengumpulkan dana sebesar 142 juta dolar AS (Rp2,1 triliun), seperti dikutip dari NYT.

Namun, para pekerja menganggap langkah tersebut terlalu memaksa.

Skema ini justru menuai kritik dari pengamat, sebab penerapannya terkesan memaksa kalangan pekerja berpenghasilan tetap.

Jelang ditutupnya pembelian tiket lotre dan pengumuman pemenang pada Selasa (15/9) waktu setempat, tiket baru terjual 70 persen. Ini jauh dari optimisme Presiden Obrador yang mengatakan bisa menjual semua 6 juta tiket lotre yang disediakan pemerintah.

Mantan Menteri Kesehatan Meksiko, Salomon Chertorivski menulis di akun Twitter-nya, pemerintah Meksiko harusnya segera mengucurkan 23.7 juta dolar AS (Rp353,3 miliar) dari uang yang sudah terkumpul dari penjualan tiket lotre untuk menambah kebutuhan peralatan medis.

"Untuk menyelamatkan nyawa, kebijakan publik dan penetapan anggaran harus berdasarkan pemahanaman dan data, bukan dari kebetulan dan propaganda," tulis Chertorivski.

Dalam pelaksanaannya, kebijakan penjualan tiket lotre pesawat kepresidenan Meksiko dianggap terlalu mengikat. Sebagai contoh, Direktur agen perumahan, Infonavit, mendesak staf di atas tingkat gaji tertentu membeli 5 sampai 12 tiket sebelum tanggal 4 September.

Seorang karyawan Infonavit yang membeli 9 tiket undian mengatakan kepada Reuters bahwa permintaan itu tidak adil.

"Banyak rekan kerja yang merasa itu kewajiban," ujar karyawan yang namanya tak mau disebutkan dikutip dari Reuters.

"Kami beruntung memiliki pekerjaan, tetapi itu tidak berarti kami harus membeli tiket," lanjutnya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Diduga Terkait Dengan Tentara Pembebasan Rakyat, Dua Perusahaan Raksasa China Masuk Daftar Hitam AS
Dunia

Diduga Terkait Dengan Tentar..

30 November 2020 13:00
Kembali Ke Pangkuan Azerbaijan, Butuh Milyaran Dolar Untuk Membangun Agdam 'Hiroshima di Kaukasus'
Dunia

Kembali Ke Pangkuan Azerbaij..

30 November 2020 12:54
China Akan Bangun Megaproyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Di Sungai Yarlung Tsangpo Tibet
Dunia

China Akan Bangun Megaproyek..

30 November 2020 12:44
Kemenhan Rusia: Rumah Sakit Lapangan Telah Tersedia Di Nagorno-Karabakh
Dunia

Kemenhan Rusia: Rumah Sakit ..

30 November 2020 12:32
Dihantam Pajak Impor Baru Oleh China, Dunia Menanti Reaksi Australia
Dunia

Dihantam Pajak Impor Baru Ol..

30 November 2020 11:56
Presiden Brasil: Sumber Yang Saya Miliki Tunjukkan Adanya Banyak Kecurangan Dalam Pilpres AS
Dunia

Presiden Brasil: Sumber Yang..

30 November 2020 11:42
Kedapatan Langgar Embargo Senjata Libya, Turki Harus Hadapi Sanksi Baru Dari Uni Eropa
Dunia

Kedapatan Langgar Embargo Se..

30 November 2020 11:20
Kasus Masih Tinggi, New York Bersiap Buka Kembali Sekolah Tatap Muka Pekan Depan
Dunia

Kasus Masih Tinggi, New York..

30 November 2020 11:10