Terungkap, Trump Pernah Ingin Membunuh Bashar Assad Tapi Menhan Menentangnya

Donald Trump/Net

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyesali sikap James Mattis yang sempat menentangnya ketika pada 2017 lalu dia ingin ‘mengalahkan’ pemimpin Suriah Bashar Assad. Reaksi Mattis dianggap Trump terlalu berlebihan dan membuat kecewa semua Presiden AS.

Dalam wawancaranya di acara ‘Fox & Friends’ pada Selasa (15/9) Trump mengatakan, setelah peristiwa serangan kimia brutal tahun 2017 di Suriah, dia sangat ingin mengenyahkan Bashar Assad. Namun, Jim Mattis, yang saat itu menjabat sebagai menteri pertahanan, telah membuatnya kecewa. Trump mengecamnya dengan sebutan Jim sebagai jenderal yang buruk.

"Saya punya kesempatan untuk membunuhnya jika saya mau, tapi Mattis menentangnya," kata Trump, mengutip laporan The New York Time, Selasa.  "Mattis menentang sebagian besar hal itu." 

Bashar Assad bersama pasukannya berperan dalam peristiwa 4 April 2017 yang mengerikan, yaitu serangan kimia di Kota Khan Shaykhun di Provinsi Idlib Suriah yang menewaskan 89 orang dan melukai lebih dari 500 lainnya.

Serangan kimiawi itu dianggap yang paling mematikan dalam perang saudara Suriah sejak serangan 2013 di Ghouta.

Alih-alih membunuh Assad, Pasukan AS malah  menyerang Pangkalan Udara Shayrat dengan 59 rudal jelajah.

Setahun setelah peristiwa itu, AS bersama Prancis dan Inggris, menggunakan kapal dan pesawat untuk melakukan serangan di situs yang diyakini mendukung operasi perang kimia Suriah.

Jurnalis veteran Bob Woodward dalam bukunya ‘Fear’, mengungkapkan bahwa Trump meminta Mattis agar pasukan AS  ‘melenyapkan’ Assad. Mattis sendiri mengakui hal itu tetapi kemudian dia bersama pasukannya tidak mengindahkan permintaan Trump.

Pada 2018, Trump membantah keinginannya membunuh Assad, dan menyampaikan apa yang ditulis Woodward dalam bukunya itu adalah ‘fiksi belaka’ dan tidak pernah terjadi. Ia sama sekali tidak pernah membahas untuk melenyapkan Mattis.

Trump pun mengkritik Mattis panjang lebar pada siarannya kemarin, Selasa (16/9). Mattis mengundurkan diri pada akhir 2018 setelah Trump tiba-tiba mengumumkan bahwa dia menarik semua pasukan AS keluar dari Suriah, sebuah keputusan yang kemudian dia ubah.

"Bagi saya, dia adalah jenderal yang buruk. Dia adalah pemimpin yang buruk, dan dia tidak melakukan tugasnya terhadap ISIS," kata Trump. "Dia tidak melakukan pekerjaan di Suriah atau Irak sehubungan dengan ISIS."

Pembawa acara Fox News Brian Kilmeade menyela untuk memuji Mattis sebagai orang Amerika hebat yang melayani negaranya.

"Saya tidak mengatakan dia orang Amerika yang baik atau orang Amerika yang buruk," tampik Trump kemudian. "Saya hanya mengatakan dia tidak melakukan pekerjaan dengan baik."
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Gelar Upacara Rahasia, Alexander Lukashenko Dilantik Jadi Presiden Belarusia
Dunia

Gelar Upacara Rahasia, Alexa..

23 September 2020 18:49
Muhyiddin: Sebelum Pernyataan Anwar Ibrahim Terbukti, Saya PM Malaysia Yang Sah
Dunia

Muhyiddin: Sebelum Pernyataa..

23 September 2020 18:30
Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X, Pejabat Korsel Terbang Ke Jakarta
Dunia

Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X..

23 September 2020 18:12
Mahathir Mohamad: Dana Pemilu Sabah Lebih Baik Digunakan Untuk Tangani Wabah Covid-19
Dunia

Mahathir Mohamad: Dana Pemil..

23 September 2020 17:44
Anwar Ibrahim Berkoar-koar Bentuk Pemerintahan Baru, Muhyiddin Yassin Masih Adem Ayem
Dunia

Anwar Ibrahim Berkoar-koar B..

23 September 2020 16:52
Mahathir Mohamad: Bukan Kali Pertama Anwar Ibrahim Ingin
Dunia

Mahathir Mohamad: Bukan Kali..

23 September 2020 16:28
Di Sidang PBB Rouhani Kecam AS: Hidup Kami Menjadi Sulit Di Bawah Sanksi, Tapi Lebih Sulit Lagi Jika Tanpa Kemerdekaan
Dunia

Di Sidang PBB Rouhani Kecam ..

23 September 2020 15:28
Wartawan AS Ditemukan Tewas Mencurigakan Dalam Mobil Sewaan Di Turki
Dunia

Wartawan AS Ditemukan Tewas ..

23 September 2020 15:13