Donald Trump Optimis Vaksin Covid-19 Di AS Akan Tersedia Bulan Depan

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) pada 3 November, Presiden Donald Trump semakin gencar mencari cara untuk meningkatkan dukungan. Salah satunya dengan kampanye vaksin Covid-19.

Beberapa waktu lalu Trump menggembar-gemborkan akan melakukan vaksinasi kelompok rentan virus corona pada Oktober, sebelum pemilihan. Kemudian pada Selasa (15/9), ia mengulangi komitmennya tersebut.

Dalam wawancara di balai kota bersama ABC News, Trump mengatakan, AS akan segera mendapatkan vaksin Covid-19, di mana ia menyebutkan vaksin itu akan siap dalam beberapa pekan ke depan.

"Jika Anda ingin mengetahui kebenarannya, administrasi sebelumnya mungkin memerlukan bertahun-tahun untuk mendapatjan vaksin karena FDA (Administrasi Makanan dan Obat-obatan) dan semua persetujuannya," ujar Trump.

"Dan kami dalam beberapa pekan akan mendapatkannya, Anda tahu, bisa jadi tiga atau empat pekan," sambungnya optimis.

Sementara itu, Direktur Institut Kesehatan Nasional AS, Francis Collins mengatakan sulit untuk memperkirakan vaksin dapat tersedia sebelum pemilu. Namun, Collins optimis jika vaksin sudah siap pada akhir 2020.

Sejauh ini, AS sendiri memiliki enam vaksin eksperimental yang tengah diuji coba. Sebanyak tiga di antaranya sudah memasuki uji klinis tahap 3.

Di tengah upaya Trump untuk menggalang dukungan melalui kampanye vaksin, lawannya dari Demokrat mengungkap keprihatinannya. Trump dianggap telah menekan FDA untuk menyetujui vaksin meski belum mengetahui keamanan dan keefektifannya.

Kandidat Wakil Presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris mengkritik Trump dan meminta warga AS untuk tidak memercayai kampanye vaksin itu, kecuali berasal dari ahli kesehatan.

"Dia sedang menghadapi pemilihan yang akan datang dalam waktu kurang dari 60 hari dan dia memahami apa pun yang dia bisa untuk berpura-pura menjadi pemimpin, padahal sebenarnya tidak," jelas Harris pada Sabtu (5/9).

Berdasarkan dokumen yang dirilis oleh New York Times, saat ini Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (CDC) sedang mempersiapkan satu atau dua vaksin potensial Covid-19 yang akan tersedia dalam jumlah terbatas untuk disebarkan paling cepat pada akhir Oktober. Mereka adalah vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan Moderna.

Distribusi vaksin akan dilakukan untuk kelompok berisiko tinggi termasuk petugas kesehatan, personel keamanan nasional, dan penghuni serta staf panti jompo.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Gelar Upacara Rahasia, Alexander Lukashenko Dilantik Jadi Presiden Belarusia
Dunia

Gelar Upacara Rahasia, Alexa..

23 September 2020 18:49
Muhyiddin: Sebelum Pernyataan Anwar Ibrahim Terbukti, Saya PM Malaysia Yang Sah
Dunia

Muhyiddin: Sebelum Pernyataa..

23 September 2020 18:30
Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X, Pejabat Korsel Terbang Ke Jakarta
Dunia

Renegosiasi Proyek KF-X/IF-X..

23 September 2020 18:12
Mahathir Mohamad: Dana Pemilu Sabah Lebih Baik Digunakan Untuk Tangani Wabah Covid-19
Dunia

Mahathir Mohamad: Dana Pemil..

23 September 2020 17:44
Anwar Ibrahim Berkoar-koar Bentuk Pemerintahan Baru, Muhyiddin Yassin Masih Adem Ayem
Dunia

Anwar Ibrahim Berkoar-koar B..

23 September 2020 16:52
Mahathir Mohamad: Bukan Kali Pertama Anwar Ibrahim Ingin
Dunia

Mahathir Mohamad: Bukan Kali..

23 September 2020 16:28
Di Sidang PBB Rouhani Kecam AS: Hidup Kami Menjadi Sulit Di Bawah Sanksi, Tapi Lebih Sulit Lagi Jika Tanpa Kemerdekaan
Dunia

Di Sidang PBB Rouhani Kecam ..

23 September 2020 15:28
Wartawan AS Ditemukan Tewas Mencurigakan Dalam Mobil Sewaan Di Turki
Dunia

Wartawan AS Ditemukan Tewas ..

23 September 2020 15:13