Kalah Dalam Survei, Jeanine Anez Mundur Dari Pencalonan Presiden Bolivia

Presiden sementara Bolivia, Jeanine Anez/Net

Presiden sementara Bolivia, Jeanine Anez telah mengumumkan pengunduran dirinya dari pemilihan umum bulan depan.

Melalui pesan video yang ia unggah di akun Twitter-nya, @JeanineAnez, pada Jumat (18/9), Anez mengatakan keputusan tersebut diambil bukan merupakan sebuah pengorbanan melainkan penghormatan.

"Hari ini saya mengesampingkan pencalonan saya sebagai penghormatan pada kebebasan dan demokrasi," ujar presiden sementara yang telah menjabat setelah Evo Morales muncur.

"Taruhan dalam pemilihan ini tidak kecil. Sungguh, demokrasi dipertaruhkan di Bolivia," sambungnya.

Dilaporkan Reuters, pengumuman pengunduran diri Anez muncul usai survei menunjukkan ia tertinggal dari lawannya Luis Arce.

Arce merupakan dandidat dari Partai Gerakan untuk Sosialisme yang bentuk oleh Morales.

Setelah itu, di peringkat kedua ada seorang jurnalis yang menjadi kandidat dari partai Komunitas Sipil, Carlos Mesa.

Pemungutan suara di Bolivia sendiri akan berlangsung pada 18 Oktober setelah dua kali diundur karena pandemi Covid-19.

Sebelumnya, pemerintahan Anez berjanji akan mengedakan pemilihan cepat pada Mei Namun ditunda menjadi 6 September karena pandemi dan ditunda kembali menjadi Oktober.

Penundaan jadwal pemilihan sendiri telah memantik kerusuhan di Bolivia, khususnya bagi para pendukung Morales.

Tahun lalu, Morales mundur dari posisinya karena sengketa pemilu yang disusul dengan aksi unjuk rasa hebat yang membuat puluhan orang tewas dan gedung-gedung habis terbakar.

Saat ini Morales diyakini berada di Argentina dan memantau pemerintahan dari jarak jauh, termasuk melalui partainya. Ia juga kerap mengkritisi pemerintahan sementara Anez.

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Diduga Terkait Dengan Tentara Pembebasan Rakyat, Dua Perusahaan Raksasa China Masuk Daftar Hitam AS
Dunia

Diduga Terkait Dengan Tentar..

30 November 2020 13:00
Kembali Ke Pangkuan Azerbaijan, Butuh Milyaran Dolar Untuk Membangun Agdam 'Hiroshima di Kaukasus'
Dunia

Kembali Ke Pangkuan Azerbaij..

30 November 2020 12:54
China Akan Bangun Megaproyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Di Sungai Yarlung Tsangpo Tibet
Dunia

China Akan Bangun Megaproyek..

30 November 2020 12:44
Kemenhan Rusia: Rumah Sakit Lapangan Telah Tersedia Di Nagorno-Karabakh
Dunia

Kemenhan Rusia: Rumah Sakit ..

30 November 2020 12:32
Dihantam Pajak Impor Baru Oleh China, Dunia Menanti Reaksi Australia
Dunia

Dihantam Pajak Impor Baru Ol..

30 November 2020 11:56
Presiden Brasil: Sumber Yang Saya Miliki Tunjukkan Adanya Banyak Kecurangan Dalam Pilpres AS
Dunia

Presiden Brasil: Sumber Yang..

30 November 2020 11:42
Kedapatan Langgar Embargo Senjata Libya, Turki Harus Hadapi Sanksi Baru Dari Uni Eropa
Dunia

Kedapatan Langgar Embargo Se..

30 November 2020 11:20
Kasus Masih Tinggi, New York Bersiap Buka Kembali Sekolah Tatap Muka Pekan Depan
Dunia

Kasus Masih Tinggi, New York..

30 November 2020 11:10