Puluhan Warga Bahrain Memprotes Kesepakatan Normalisasi Dengan Israel

Menlu UEA Abdullah bin Zayed Al-Nahyan, Menlu Bahrain Abdullatif al-Zayani, PM Israel Benjamin Netanyahu, dan Presiden AS Donald Trump, melambai di Halaman Selatan Gedung Putih setelah mereka berpartisipasi dalam penandatanganan Abraham Accords di mana negara-negara Bahrain dan Uni Emirat Arab mengakui Israel, di Washington, DC, 15 September 2020/Net

Puluhan orang Bahrain berkumpul memprotes normalisasi hubungan pemerintah dengan Israel. Para demonstran mengibarkan bendera Bahrain dan Palestina di desa berpenduduk Syiah Abu-Saiba, dekat ibu kota Manama, sambil berterak "Normalisasi adalah pengkhianatan", seperti dilaporkan laman Aruts Sheva, Jumat (18/9).

Teriakkan itu dikumandangkan di sepanjang jalan-jalan seusai sholat Jumat, suatu hal yang jarang terjadi di negara kecil yang kaya akan minyak itu.

Bahrain dan Uni Emirat Arab pada Selasa menandatangani kesepakatan normalisasi yang didukung AS dengan Israel di Gedung Putih, melanggar konsensus Arab selama puluhan tahun bahwa tidak akan ada hubungan dengan negara Yahudi itu sampai negara itu berdamai dengan Palestina.

Bahrain mungkin mendapat pujian internasional karena mengikuti jejak Uni Emirat Arab dan menjalin hubungan dengan Israel, tetapi langkah dramatis sekutu dekat AS itu bisa memicu gelombang baru oposisi di dalam negeri.

Sebelumnya, menteri dalam negeri Bahrain mengatakan bahwa normalisasi hubungan dengan Israel akan melindungi kepentingan Bahrain dan memperkuat kemitraan strategisnya dengan Amerika Serikat.

"Ini bukan pengabaian perjuangan Palestina, itu untuk memperkuat keamanan Bahrain dan stabilitas ekonomi mereka," kata Rashid bin Abdullah Al Khalifa dalam sebuah pernyataan.

"Iran telah memilih untuk berperilaku dengan cara yang mendominasi dalam beberapa bentuk dan telah menjadi bahaya terus-menerus yang membahayakan keamanan dalam negeri kami," lanjut Khalifa, menambahkan bahwa bijaksana untuk mencegah bahaya.

Sebelum Bahrain dan UEA, satu-satunya negara Arab yang menjalin hubungan dengan Israel adalah Mesir pada 1979 dan Yordania pada 1994.

Manama dan Dubai berbagi dengan Israel sikap kebijakan luar negeri yang sangat anti-Iran.

Teheran sendiri telah mengecam langkah normalisasi tersebut.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Raja Malaysia Tolak Usulan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Gagal Dapat 'Angin Segar' Untuk Anggaran Yang Akan Datang
Dunia

Raja Malaysia Tolak Usulan K..

26 Oktober 2020 22:19
BKSAP DPR: Pemerintah Harus Panggil Duta Besar Prancis Untuk Kecam Sikap Presiden Marcon
Dunia

BKSAP DPR: Pemerintah Harus ..

26 Oktober 2020 22:11
Kremlin Risih Joe Biden Jadikan Rusia Sebagai Ancaman Nomor Satu AS
Dunia

Kremlin Risih Joe Biden Jadi..

26 Oktober 2020 19:02
Setelah Terjang Filipina, Topan Molave Bergerak Menuju Vietnam Dengan Lebih Kuat
Dunia

Setelah Terjang Filipina, To..

26 Oktober 2020 17:51
Ikuti Jejak Sang Ayah, Donald Trump Jr Siap Nyalon Pilpres AS 2024
Dunia

Ikuti Jejak Sang Ayah, Donal..

26 Oktober 2020 17:24
AS Jual Senjata Ke Taiwan, China Jatuhi Sanksi Untuk Boeing Dkk
Dunia

AS Jual Senjata Ke Taiwan, C..

26 Oktober 2020 16:53
Puluhan Orang Meninggal Di Korea Selatan, Singapura Tangguhkan Penggunaan Dua Vaksin Influenza
Dunia

Puluhan Orang Meninggal Di K..

26 Oktober 2020 15:55
Presiden Lukashenko Ogah Mundur, Protes Nasional Di Seluruh Penjuru Belarusia Digelar
Dunia

Presiden Lukashenko Ogah Mun..

26 Oktober 2020 15:30