Mengintip 'A Promised Land', Memoar Perdana Barack Obama Yang Siap Rilis Usai Pilpres AS 2020

Sampul memoar Barack Obama yang siap rilis November mendatang/Net

Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama siap merilis memoar yang telah lama ditunggu-tunggu banyak pihak.

Namun, para pembaca yang penasaran masih harus menunggu hingga usai pemilu presiden Amerika Serikat digelar. Paslanya, memoar tersebut baru akan dirilis kepada publik pada tanggal 17 November mendatang, atau dua minggu setelah pemilu presiden di negeri Paman Sam digelar.

Obama diketahui merupakan presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat yang memenangkan dua kali pemilihan umum dan menjabat sebagai presiden selama dua periode antara 2009 dan 2017.

Selama masa itu pula, dia menjalankan tugasnya dengan didampingi oleh Joe Biden sebagai wakil presiden. Kini, Biden maju sebagai calon presiden dari Partai Demokrat untuk menantang petahana, Donald Trump dalam pemilu 3 November mendatang.

Melalui cuitannya di Twitter baru-baru ini, Obama memberikan bocoran mengenai memoarnya yang berjudul "A Promised Land" itu.

"Tidak ada perasaan ingin menyelesaikan sebuah buku, dan saya bangga dengan yang ini," tulis Obama di Twitter.

Dia pun menjelaskan bahwa apa yang dia tuangkan dalam memoarnya merupakan penjelasan yang jujur mengenai kepresidenannya.

"Di 'A Promised Land', saya mencoba memberikan penjelasan yang jujur ‚Äč‚Äčtentang kepresidenan saya, kekuatan yang kami hadapi sebagai sebuah bangsa, dan bagaimana kami dapat menyembuhkan perpecahan kami dan membuat demokrasi berhasil untuk semua orang," sambung Obama.

Buku setebal 768 halaman itu rencananya akan diterbitkan secara serentak dalam 25 bahasa di pasar di seluruh dunia.

Edisi bersampul Amerika Serikat sendiri akan dijual dengan harga 45 dolar AS atau setara dengan sekitar Rp 670 ribu.

Sedangkan edisi digital akan dijual dengan harga sekitar 17,99 dolar AS dan versi audio akan dijual dengan harga 40 dolar AS untuk diunduh dan 65 dolar AS untuk bentuk CD.

Buku ini diterbitkan oleh Crown, sebuah percetakan dari Penguin Random House.

Dikabarkan CNN, buku ini adalah yang pertama dari dua jilid memoar Obama. Buku ini mencakup periode yang dimulai dengan karir politik awal hingga pemilihan pertama dan tahun-tahun awal Obama ketika mengemban jabatan di Kantor Oval.

Sementara itu, dikabarkan BBC, dalam memoarnya ini, Obama menulis tentang tanggapannya terhadap krisis keuangan global, undang-undang reformasi perawatan kesehatannya yang terkenal yang dikenal sebagai Undang-Undang Perawatan Terjangkau atau "Obamacare", dan serangan AS tahun 2011 di Pakistan yang menewaskan pemimpin al-Qaeda Osama Bin Laden.

Sebelum memoar ini, Obama sebenarnya telah menulis tiga buku sebelumnya, yakni "Dreams From My Father", "The Audacity of Hope", serta buku anak-anak "Of Thee I Sing".

Namun ini adalah memoar pertama yang ditulis oleh Obama.

Istri Obama, yakni Michelle Obama telah lebih dulu merilis memoar berjudul "Becoming". Buku ini diterbitkan pada tahun 2018 lalu dan menjadi buku terlaris di dunia karena berhasil terjual hingga 1,4 juta eksemplar pada minggu pertama. Buku ini bertahan di nomor satu dalam daftar terlaris Amazon selama lebih dari dua bulan.

Hingga saat ini, "Becoming" telah terjual lebih dari 10 juta eksemplar di seluruh dunia.

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Dua Kemungkinan Resolusi Konflik Untuk Afghanistan
Dunia

Dua Kemungkinan Resolusi Kon..

19 Oktober 2020 18:20
Di Vietnam, PM Jepang Bahas Laut China Selatan Hingga Kerja Sama Anti-Teror
Dunia

Di Vietnam, PM Jepang Bahas ..

19 Oktober 2020 17:08
Second Track Diplomacy, Menyorot Peran Strategis NU Dalam Proses Perdamaian Di Afghanistan
Dunia

Second Track Diplomacy, Meny..

19 Oktober 2020 16:36
Israel Kirim Surat Ke Bahrain, Ingin Buka Kedutaan Besar Di Manama
Dunia

Israel Kirim Surat Ke Bahrai..

19 Oktober 2020 16:06
Perdamaian Di Afghanistan, Kesempatan Emas Indonesia Lawan Terorisme Di Dalam Negeri
Dunia

Perdamaian Di Afghanistan, K..

19 Oktober 2020 15:53
Menteri Pendidikan Meisch: Angka Kasus Meningkat, Itu Karena Banyak Yang Tidak Menghormati Peraturan
Dunia

Menteri Pendidikan Meisch: A..

19 Oktober 2020 15:48
Indonesia Punya Kapasitas Untuk Bantu Proses Perdamaian Di Afghanistan
Dunia

Indonesia Punya Kapasitas Un..

19 Oktober 2020 15:26
Seberapa Besar Pengaruh Suara Venezuela Pada Pemilihan Presiden AS 2020?
Dunia

Seberapa Besar Pengaruh Suar..

19 Oktober 2020 15:20