Prioritas Trump, Wujudkan Perjanjian Washington Untuk Serbia- Kosovo

Richard Genel/Net

Utusan khusus Presiden AS untuk perundingan antara Serbia dan Kosovo, Richard Grenel, menyatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan Washington antara kedua belah pihak merupakan prioritas utama pemerintahan Amerika saat ini.

"Pelaksanaan perjanjian Kosovo-Serbia adalah prioritas pertama pemerintahan (Presiden AS Donald) Trump," ujarmya seraya menyampaikan akan ada pertemuan pada pekan ini antara dua negara, seperti dilaporkan media Beta, Senin (21/9).

"Sampai jumpa di Pristina dan Beograd minggu ini," tulis Grenel dalam akun Twitter, Senin (21/9), sambil me-retweet cuitan  duta besar Kosovo untuk AS, Vlora Citak, yang menuliskan pernyataan dari American Financial Corporation for International Development (DFC),  yang mengumumkan kedatangan delegasi pemerintah AS ke Pristina dan Beograd.

DFC mengumumkan bahwa delegasi pemerintah Amerika yang dipimpin oleh direktur eksekutif bank pembangunan yaitu Adam Boler, akan mengunjungi Yunani, Kosovo, Serbia dan Israel dalam lima hari ke depan, guna meningkatkan kerja sama ekonomi dan pembangunan.

Grenel akan menjadi bagian dari delegasi yang datang untuk mengimplementasikan kesepakatan Washington antara para pemimpin Serbia dan Kosovo tentang normalisasi hubungan ekonomi.

Sebelumnya, para pemimpin Serbia dan Kosovo menandatangani masing-masing salinan dokumen yang disebut "Normalisasi Ekonomi" pada tanggal 4 September di Gedung Putih, yang hanya berbeda pada poin terakhir dari 16 poin.

Salah satu poinnya menyatakan bahwa Kosovo dan Serbia akan bekerjasama dengan DFC dan Bank Ekspor-Impor (EXIM) Amerika Serikat tentang nota kesepahaman untuk realisasi Jalan Raya Perdamaian, hubungan kereta api antara Pristina dan Merdar, hubungan kereta api antara Nis dan Pristina, dan pemberian pembiayaan pinjaman.

Dalam pengumuman hari ini, DFC menyatakan bahwa dalam kunjungan tersebut, pihaknya akan "meletakkan dasar-dasar untuk pembukaan kantor di Beograd guna memfasilitasi pelaksanaan proyek-proyek yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut."
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Dua Kemungkinan Resolusi Konflik Untuk Afghanistan
Dunia

Dua Kemungkinan Resolusi Kon..

19 Oktober 2020 18:20
Di Vietnam, PM Jepang Bahas Laut China Selatan Hingga Kerja Sama Anti-Teror
Dunia

Di Vietnam, PM Jepang Bahas ..

19 Oktober 2020 17:08
Second Track Diplomacy, Menyorot Peran Strategis NU Dalam Proses Perdamaian Di Afghanistan
Dunia

Second Track Diplomacy, Meny..

19 Oktober 2020 16:36
Israel Kirim Surat Ke Bahrain, Ingin Buka Kedutaan Besar Di Manama
Dunia

Israel Kirim Surat Ke Bahrai..

19 Oktober 2020 16:06
Perdamaian Di Afghanistan, Kesempatan Emas Indonesia Lawan Terorisme Di Dalam Negeri
Dunia

Perdamaian Di Afghanistan, K..

19 Oktober 2020 15:53
Menteri Pendidikan Meisch: Angka Kasus Meningkat, Itu Karena Banyak Yang Tidak Menghormati Peraturan
Dunia

Menteri Pendidikan Meisch: A..

19 Oktober 2020 15:48
Indonesia Punya Kapasitas Untuk Bantu Proses Perdamaian Di Afghanistan
Dunia

Indonesia Punya Kapasitas Un..

19 Oktober 2020 15:26
Seberapa Besar Pengaruh Suara Venezuela Pada Pemilihan Presiden AS 2020?
Dunia

Seberapa Besar Pengaruh Suar..

19 Oktober 2020 15:20