Hindari Perang Dingin Baru, Macron Ingatkan Pemimpin Dunia Tdak Boleh Terpengaruh Dominasi China - AS

Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Presiden Prancis dalam pidatonya di Sidang Umum virtual PBB ke-75 Selasa (22/9), mengingatkan bahwa para pemimpin dunia tidak boleh membiarkan diri mereka di dominasi oleh perebutan kekuasaan geopolitik antara AS dan China.

"Dunia saat ini tidak dapat direduksi menjadi persaingan antara China dan Amerika Serikat, terlepas dari bobot global kekuatan-kekuatan besar ini," ujar Emmanuel Macron, seperti dikutip dari AFP, Rabu (23/9).

Dalam sidang yang digelar secara virtual itu, para pemimpin dunia telah diundang untuk memberikan pesan yang telah direkam sebelumnya, di mana delegasi diwakili secara langsung oleh seorang diplomat.

Seperti telah diduga sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menggunakan kesempatan itu untuk menyerang penanganan China terhadap pandemik virus corona, dengan mengatakan pihaknya harus bertanggung jawab karena telah 'melepaskan wabah ini ke dunia'.

Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Majelis Umum PBB bahwa China harus dimintai pertanggungjawaban oleh dunia atas tindakannya atas pandemik Covid-19.

Dalam pesan yang terekam, Trump menuduh Beijing mengizinkan virus corona 'meninggalkan China dan menginfeksi dunia'.

Sebaliknya, Presiden China Xi Jinping memberikan nada damai dalam pidato yang telah direkam sebelumnya, menyerukan peningkatan kerja sama atas pandemi dan menekankan bahwa China tidak berniat untuk berperang baik Perang Dingin atau perang panas dengan negara mana pun.

"Kami akan terus mempersempit perbedaan dan menyelesaikan perselisihan dengan pihak lain melalui dialog dan negosiasi," kata Xi dalam pernyataan yang direkam sebelumnya.

"Kami tidak akan berusaha untuk hanya mengembangkan diri kami sendiri atau terlibat dalam permainan zero sum."

Sementara itu Sekretaris Jenderal Antonio Guterres memperingatkan bahwa saat ini dunia sedang menghadapi krisis kesehatan penting, bencana ekonomi terbesar sejak Depresi Hebat dan kekhawatiran akan Perang Dingin baru antara AS dan China.

Dalam pidatonya di tengah situasi suram dunia, ketua PBB menyerukan persatuan global, terutama untuk memerangi pandemik virus corona, dan dengan tajam mengkritik populisme dan nasionalisme karena gagal menahan virus, dan sering memperburuk keadaan.

Guterres menyerukan gencatan senjata global pada tanggal 23 Maret untuk mengatasi pandemi, dan ia meminta dorongan 100 hari oleh komunitas internasional, yang dipimpin oleh Dewan Keamanan, "untuk mewujudkannya pada akhir tahun".

"Hanya ada satu pemenang konflik selama pandemi: virus itu sendiri," tegasnya, mengulangi peringatan yang dia buat kepada para pemimpin dunia setahun lalu tentang meningkatnya persaingan AS-China.

“Dunia kita tidak mampu memiliki masa depan di mana dua ekonomi terbesar membelah dunia dalam Fraktur Besar - masing-masing dengan aturan perdagangan dan keuangannya sendiri serta kapasitas internet dan kecerdasan buatan,” kata Guterres.

“Kita harus melakukan segalanya untuk menghindari Perang Dingin baru," lanjutnya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Izzat al-Douri Si Manusia Es Tangan Kanan Mendiang Saddam Hussein Dan Buronan AS, Meninggal Dunia
Dunia

Izzat al-Douri Si Manusia Es..

27 Oktober 2020 06:59
Dewan Muslim: Islam Tidak Sedang Dianiaya Di Prancis, Mereka Bebas Jalankan Ibadah
Dunia

Dewan Muslim: Islam Tidak Se..

27 Oktober 2020 06:49
Kim Jong Un: Kemenangan Besar Yang Diraih DPRK dan China Adalah Takdir Mereka Sebagai Satu Kesatuan Suka Dan Duka
Dunia

Kim Jong Un: Kemenangan Besa..

27 Oktober 2020 06:39
Serukan Boikot Produk Prancis, Presiden Erdogan Dikeroyok Pemimpin Senior Uni Eropa
Dunia

Serukan Boikot Produk Pranci..

27 Oktober 2020 06:15
Dukung Aksi Pembunuhan Samuel Paty Sebagai Konsekuensi Hina Nabi, Anggota Parlemen Tunisia Dituntut Mundur
Dunia

Dukung Aksi Pembunuhan Samue..

27 Oktober 2020 05:49
Raja Malaysia Tolak Usulan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Gagal Dapat 'Angin Segar' Untuk Anggaran Yang Akan Datang
Dunia

Raja Malaysia Tolak Usulan K..

26 Oktober 2020 22:19
BKSAP DPR: Pemerintah Harus Panggil Duta Besar Prancis Untuk Kecam Sikap Presiden Marcon
Dunia

BKSAP DPR: Pemerintah Harus ..

26 Oktober 2020 22:11
Kremlin Risih Joe Biden Jadikan Rusia Sebagai Ancaman Nomor Satu AS
Dunia

Kremlin Risih Joe Biden Jadi..

26 Oktober 2020 19:02