AS Melampaui 200 Ribu Kematian Karena Covid-19, Trump Katakan Itu Memalukan Tapi Klaim Dirinya Layak Mendapat A+

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

RMOL.  Angka kematian karena Covid-19 di Amerika Serikat kini telah melewati lebih dari 200 ribu jiwa. Menanggapi pertanyaan wartawan mengenai angka kematian yang sangat tinggi ini, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa jumlah itu sangat memalukan. Namun, selayaknya seorang Trump, dia tetap memiliki gudang 'pembelaan'.

Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih, Trump mengatakan bahwa semua ini karena China yang tidak segera melakukan pembatasan di wilayah negaranya pada saat virus pertama kali terdeteksi. 

"Iya, benar. Ini memalukan. Saya pikir jika kita tidak melakukannya (pencegahan penularan virus corona) dengan benar, Anda akan memiliki 2,5 juta kematian, bahkan lebih!" kata Trump. Dia menambahkan bahwa Amerika Serikat saat ini masih 'baik-baik saja' dan 'pasar saham naik', seperti dilaporkan US Today, Rabu (23/9).

"Angka itu memang mengerikan, ini seharusnya tidak pernah terjadi. China membiarkan ini terjadi, dan ingatlah itu. Anda melihat pidato PBB saya? China seharusnya menghentikannya di perbatasan mereka. Mereka seharusnya tidak pernah membiarkan ini menyebar ke seluruh dunia, dan itu adalah hal yang mengerikan. Kita menutup negara kita, kita telah melakukannya dengan baik, dan sekarang kita membuka kembali, membuat pasar saham naik," ujar Trump menggebu-gebu.

Trump pada pekan kemarin terus mencoba meredakan kepanikan masyarakat dengan meminimalkan keparahan pandemi virus corona.

Trump juga telah menentang peringatan para pakar kesehatan masyarakat tentang virus corona.

Selama wawancara hari Selasa dengan stasiun televisi Fox, Trump terang-terangan menyebut tanggapannya terhadap pandemi ini 'luar biasa'. Bahkan dia telah menganugerahi dirinya sendiri dengan nilai "A +" untuk penanganannya terhadap pandemi virus corona, tetapi mengakui dia pantas mendapatkan "D" untuk apa yang dia sebut sebagai 'hubungan masyarakat'. 
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Dua Kemungkinan Resolusi Konflik Untuk Afghanistan
Dunia

Dua Kemungkinan Resolusi Kon..

19 Oktober 2020 18:20
Di Vietnam, PM Jepang Bahas Laut China Selatan Hingga Kerja Sama Anti-Teror
Dunia

Di Vietnam, PM Jepang Bahas ..

19 Oktober 2020 17:08
Second Track Diplomacy, Menyorot Peran Strategis NU Dalam Proses Perdamaian Di Afghanistan
Dunia

Second Track Diplomacy, Meny..

19 Oktober 2020 16:36
Israel Kirim Surat Ke Bahrain, Ingin Buka Kedutaan Besar Di Manama
Dunia

Israel Kirim Surat Ke Bahrai..

19 Oktober 2020 16:06
Perdamaian Di Afghanistan, Kesempatan Emas Indonesia Lawan Terorisme Di Dalam Negeri
Dunia

Perdamaian Di Afghanistan, K..

19 Oktober 2020 15:53
Menteri Pendidikan Meisch: Angka Kasus Meningkat, Itu Karena Banyak Yang Tidak Menghormati Peraturan
Dunia

Menteri Pendidikan Meisch: A..

19 Oktober 2020 15:48
Indonesia Punya Kapasitas Untuk Bantu Proses Perdamaian Di Afghanistan
Dunia

Indonesia Punya Kapasitas Un..

19 Oktober 2020 15:26
Seberapa Besar Pengaruh Suara Venezuela Pada Pemilihan Presiden AS 2020?
Dunia

Seberapa Besar Pengaruh Suar..

19 Oktober 2020 15:20