Dukung Oposisi Sam Rainsy, Tujuh Aktivis Kamboja Divonis Penjara

Pemimpin oposisi Kamboja, Sam Rainsy/Net

Tujuh aktivis Kamboja divonis hukumen penjara karena memberikan dukungan bagi tokoh oposisi yang diasingkan, Sam Rainsy.

Para aktivis tersebut didakwa karena mengunggah pesan dukungan atas kembalinya Rainsy pada pekan lalu. Alhasil, mereka dianggap bersalah atas tuduhan pengkhianatan di pengadilan provinsi Tboung Khmum timur pada pekan ini.

Mengutip pengacara Sam Sokong pada Kamis (24/9), AFP melaporkan, empat orang yang dalam persembunyian dijatuhi hukuman tujuh tahun inabsentia, dengan surat perintah penangkapan.
Seorang aktivis lain yang sudah di dalam penjara juga mendapat hukuman yang sama.

Sementara dua lainnya mendapat hukumen percobaan lima tahun dan tidak harus menjalani hukuman penjara, mengingat mereka saat ini telah membelot ke partai berkuasa.

"Ini sangat tidak adil untuk klien saya," ujar Sokong, seraya mengatakan pihaknya akan mengajukan banding.

Selama ini, Kamboja telah dikritisi karena dianggap melanggar hak asasi manusia (HAM). PBB bahkan menyebut, sejak akhir Juli, pemerintah Kamboja telah menangkap 24 aktivis HAM.

Mereka yang ditangkap termasuk aktivis oposisi, aktivis lingkungan, dan seorang rapper yang lagunya membahas masalah sosial.

Jurubicara pemerintah, Phay Siphan mengatakan, penangkapan tersebut diperlukan untuk mencegah kekacauan dan memastikan ketertiban serta keteraturan kehidupan masyarakat.

Namun, Wakil Direktur Kelompok HAM Licardho menyebut hal itu mengkhawatirkan.

"Kita bisa melihat situasi politik semakin tegang. Intoleransi pemerintah yang semakin dalam terhadap perbedaan pendapat dan penindasan hak atas kebebasan berekspresi," ujarnya.

Tahun lalu, Rainsy yang meninggalkan Kamboja dan tinggal di Prancis sejak 2015 dilaporkan akan pulang ke tanah airnya.

Dalam sebuah video, ia mengatakan akan kembali pada Hari Kemerdekaan Kamboja pada 9 November untuk menggulingkan Perdana Menteri Hun Sen yang telah berkuasa sejak 1985.

Namun upaya Rainsy untuk pulang digagalkan oleh Hun Sen dengan menyebutnya sebagai upaya kudeta dan mengirim surat perintah penangkapan ke negara-negara tetangga.

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Dua Kemungkinan Resolusi Konflik Untuk Afghanistan
Dunia

Dua Kemungkinan Resolusi Kon..

19 Oktober 2020 18:20
Di Vietnam, PM Jepang Bahas Laut China Selatan Hingga Kerja Sama Anti-Teror
Dunia

Di Vietnam, PM Jepang Bahas ..

19 Oktober 2020 17:08
Second Track Diplomacy, Menyorot Peran Strategis NU Dalam Proses Perdamaian Di Afghanistan
Dunia

Second Track Diplomacy, Meny..

19 Oktober 2020 16:36
Israel Kirim Surat Ke Bahrain, Ingin Buka Kedutaan Besar Di Manama
Dunia

Israel Kirim Surat Ke Bahrai..

19 Oktober 2020 16:06
Perdamaian Di Afghanistan, Kesempatan Emas Indonesia Lawan Terorisme Di Dalam Negeri
Dunia

Perdamaian Di Afghanistan, K..

19 Oktober 2020 15:53
Menteri Pendidikan Meisch: Angka Kasus Meningkat, Itu Karena Banyak Yang Tidak Menghormati Peraturan
Dunia

Menteri Pendidikan Meisch: A..

19 Oktober 2020 15:48
Indonesia Punya Kapasitas Untuk Bantu Proses Perdamaian Di Afghanistan
Dunia

Indonesia Punya Kapasitas Un..

19 Oktober 2020 15:26
Seberapa Besar Pengaruh Suara Venezuela Pada Pemilihan Presiden AS 2020?
Dunia

Seberapa Besar Pengaruh Suar..

19 Oktober 2020 15:20