Nancy Pelosi: Omong-omong Anda Tidak Berada Di Korea Utara Atau Arab Saudi. Ini Amerika, Tuan Trump!

Ketua DPR AS, Nancy Pelosi/Net

Pernyataan Donald Trump yang menolak komitmen penyerahan kekuasaan secara damai jika ternyata dia kalah dalam pemilihan, dengan cepat mendapat tanggapan dari Ketua DPR AS, Nancy Pelosi.

Pelosi mengatakan dia tidak terkejut mendengar Trump berkata seperti itu tetapi dia menekankan bahwa Trump tidak seharusnya mengabaikan hasil suara dari para pemilih.

Politisi dari Partai Demokrat itu menambahkan bahwa dia percaya pada rakyat Amerika yang akan membuat pilihan yang tepat melalui suara mereka.

“Kami ingin ada pengalihan kekuasaan secara damai,” kata Pelosi, seperti dikutip dari CNN, Kamis (24/9).

“Sangat menyedihkan mendengar Anda mengeluarkan pernyataan itu: bahwa seorang Presiden Amerika Serikat sedang meragukan gagasan penyerahan kekuasaan secara damai. Yah, tidak mengherankan, sekali lagi, karena Presiden telah menghina ilmu pengetahuan dan pemerintahan. Dan Anda melihat 200.000 orang telah meninggal (karena Covid-19). Tapi saya percaya pada orang Amerika."

“Kami tahu siapa yang dia (Trump) kagumi. Dia mengagumi Putin. Dia mengagumi Kim Jong Un. Dia mengagumi Erdogan di Turki. Dia mengagumi orang-orang yang mengabadikan peran mereka dalam pemerintahan. Tapi kami ingatkan dia, Anda tidak berada di Korea Utara, Anda tidak di Turki, Anda tidak di Rusia, Tuan Presiden. Dan omong-omong, Anda tidak berada di Arab Saudi,” kata Pelosi dalam konferensi pers mingguannya.

"Anda berada di Amerika Serikat. Ini adalah negara demokrasi. Jadi, mengapa Anda tidak mencoba sejenak menghormati sumpah jabatan Anda pada Konstitusi Amerika Serikat?” sindir Pelosi.

Ketika ditanya apakah DPR akan mempertimbangkan teguran yang lebih formal kepada Trump untuk pernyataannya itu, Pelosi mengatakan, “Saya tidak berpikir dia sepadan dengan masalah saat ini. Kita punya waktu 40 hari sampai pemilihan.
Yang benar-benar penting dalam hal pengalihan kekuasaan secara damai adalah bahwa rakyat memilih dan suara mereka dihitung sebagai suara,” katanya.

Pelosi pun mengungkapkan, solusi terbaik untuk komentar Trump itu adalah dengan mengeluarkannya dari jabatan pada November.

“Penawar dari hampir setiap penyakit yang saya sebutkan adalah ‘suara’,” kata Pelosi, yang mengarahkan agar rakyat Amerika memberikan suaranya yang tepat pada pemilihan November mendatang.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Izzat al-Douri Si Manusia Es Tangan Kanan Mendiang Saddam Hussein Dan Buronan AS, Meninggal Dunia
Dunia

Izzat al-Douri Si Manusia Es..

27 Oktober 2020 06:59
Dewan Muslim: Islam Tidak Sedang Dianiaya Di Prancis, Mereka Bebas Jalankan Ibadah
Dunia

Dewan Muslim: Islam Tidak Se..

27 Oktober 2020 06:49
Kim Jong Un: Kemenangan Besar Yang Diraih DPRK dan China Adalah Takdir Mereka Sebagai Satu Kesatuan Suka Dan Duka
Dunia

Kim Jong Un: Kemenangan Besa..

27 Oktober 2020 06:39
Serukan Boikot Produk Prancis, Presiden Erdogan Dikeroyok Pemimpin Senior Uni Eropa
Dunia

Serukan Boikot Produk Pranci..

27 Oktober 2020 06:15
Dukung Aksi Pembunuhan Samuel Paty Sebagai Konsekuensi Hina Nabi, Anggota Parlemen Tunisia Dituntut Mundur
Dunia

Dukung Aksi Pembunuhan Samue..

27 Oktober 2020 05:49
Raja Malaysia Tolak Usulan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Gagal Dapat 'Angin Segar' Untuk Anggaran Yang Akan Datang
Dunia

Raja Malaysia Tolak Usulan K..

26 Oktober 2020 22:19
BKSAP DPR: Pemerintah Harus Panggil Duta Besar Prancis Untuk Kecam Sikap Presiden Marcon
Dunia

BKSAP DPR: Pemerintah Harus ..

26 Oktober 2020 22:11
Kremlin Risih Joe Biden Jadikan Rusia Sebagai Ancaman Nomor Satu AS
Dunia

Kremlin Risih Joe Biden Jadi..

26 Oktober 2020 19:02