Menteri Kesehatan Victoria Mengundurkan Diri Setelah PM Andrews Menuduhnya Terlibat Dalam Program Karantina Hotel

Menteri Kesehatan Victoria Jenny Mikakos/Net

Menteri Kesehatan Victoria, Jenny Mikakos, mengundurkan diri setelah Perdana Menteri Daniel Andrews mengeluarkan pernyataan bahwa dia harus bertanggung jawab atas penyelidikan program karantina hotel.

Perdana Menteri Daniel Andrews kemarin mengatakan kepada penyelidikan bahwa Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (DHHS) adalah badan pengawas yang ditunjuk yang terutama bertanggung jawab atas program tersebut, di mana Mikakos adalah pemimpinnya.

Dalam pernyataan yang diposting ke media sosial, Mikakos mengatakan dia telah menulis surat kepada Gubernur Victoria untuk mengundurkan diri sebagai menteri, dan juga akan mengundurkan diri dari Parlemen.

Namun, dia menegaskan ketidaksetujuannya atas pernyataan Andrews.

"Sesungguhnya saya tidak pernah ingin meninggalkan pekerjaan yang belum selesai," katanya, mengutip ABC, Sabtu (26/9).

"Tapi mengingat pernyataan Perdana Menteri kepada dewan penyelidikan dan fakta bahwa ada elemen di dalamnya yang sangat tidak saya setujui, saya yakin saya tidak dapat terus bertugas di Kabinet ini."

Andrews mengatakan dalam pemeriksaan pada hari Jumat bahwa Mikakos bertanggung jawab terhadap program karantina hotel yang kacau, yang mengiring Victoria kepada gelombang kedua wabah Covid-19, sehingga lebih dari 750 orang meninggal, dan lockdown ketat yang di Melbourne sudah enam bulan.

Mikakos mengatakan dia bertanggung jawab atas departemennya, program karantina hotel bukan tanggung jawabnya sendiri.

"Saya sangat menyesal atas situasi yang dihadapi warga Victoria," katanya.

"Dalam hati nurani yang baik, saya tidak percaya bahwa tindakan saya mengarah pada mereka."

Dalam pernyataan pengunduran dirinya itu, Mikakos juga mengatakan, "Dengan melihat ke belakang, ada masalah yang harus diberitahukan departemen kepada saya. Apakah mereka akan mengubah jalannya peristiwa, hanya dewan [penyelidikan karantina hotel] dan sejarah yang dapat menentukan," katanya.

Mikakos Menyampaikan dia tidak pernah diajak berkonsultasi tentang pembentukan program, dan mengatakan dia hanya mengetahui penjaga keamanan swasta digunakan dalam program tersebut pada akhir Mei.

Andrews mengatakan menteri kesehatan bertanggung jawab atas program yang bernama Operasi Soteria, meskipun kesaksian Mikakos sehari sebelumnya mengatakan ada "pembagian tanggung jawab" antara departemennya dengan Departemen Tenaga Kerja, Wilayan dan Regional yang mengontrak hotel dan perusahaan keamanan.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Izzat al-Douri Si Manusia Es Tangan Kanan Mendiang Saddam Hussein Dan Buronan AS, Meninggal Dunia
Dunia

Izzat al-Douri Si Manusia Es..

27 Oktober 2020 06:59
Dewan Muslim: Islam Tidak Sedang Dianiaya Di Prancis, Mereka Bebas Jalankan Ibadah
Dunia

Dewan Muslim: Islam Tidak Se..

27 Oktober 2020 06:49
Kim Jong Un: Kemenangan Besar Yang Diraih DPRK dan China Adalah Takdir Mereka Sebagai Satu Kesatuan Suka Dan Duka
Dunia

Kim Jong Un: Kemenangan Besa..

27 Oktober 2020 06:39
Serukan Boikot Produk Prancis, Presiden Erdogan Dikeroyok Pemimpin Senior Uni Eropa
Dunia

Serukan Boikot Produk Pranci..

27 Oktober 2020 06:15
Dukung Aksi Pembunuhan Samuel Paty Sebagai Konsekuensi Hina Nabi, Anggota Parlemen Tunisia Dituntut Mundur
Dunia

Dukung Aksi Pembunuhan Samue..

27 Oktober 2020 05:49
Raja Malaysia Tolak Usulan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Gagal Dapat 'Angin Segar' Untuk Anggaran Yang Akan Datang
Dunia

Raja Malaysia Tolak Usulan K..

26 Oktober 2020 22:19
BKSAP DPR: Pemerintah Harus Panggil Duta Besar Prancis Untuk Kecam Sikap Presiden Marcon
Dunia

BKSAP DPR: Pemerintah Harus ..

26 Oktober 2020 22:11
Kremlin Risih Joe Biden Jadikan Rusia Sebagai Ancaman Nomor Satu AS
Dunia

Kremlin Risih Joe Biden Jadi..

26 Oktober 2020 19:02