Semua Bisa Jadi Pilot, Mobil Terbang Buatan Turki Siap Mengudara

Mobil terbang Turki/Net

Tidak lama lagi Turki akan memiliki sebuah mobil terbang yang diproduksi oleh perusahaan pembuat drone dalam negeri.

Setidaknya, mobil terbang pertama buatan Turki, yang dirancang oleh produsen kendaraan udara tak berawak Turki (UAV) Baykar itu dapat terbang dalam waktu lima hingga 15 tahun, demikian dikatakan kepala bagian teknologi perusahaan Selcuk Bayraktar, Kamis (24/9).

Bayraktar mengatakan bahwa kendaraan masa depan itu akan menjadikan setiap pengguna sebagai pilot. Namun demikian, sebelum itu tercapai kendaraan tersebut dipastikan harus memiliki fitur keamanan yang ketat, katanya selama acara kedirgantaraan dan teknologi terbesar Turki Teknofest, yang berlangsung di provinsi Gaziantep.

"Salah satu dari dua revolusi besar dalam industri otomotif adalah mobil listrik dan yang lainnya adalah kendaraan pintar, saya telah mencatat," katanya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (25/9).

"Target kami selanjutnya adalah mobil terbang pintar. Kami membayangkan mobil pintar yang digunakan sebagai komputer pribadi," lanjut Bayraktar.

Bayraktar mengatakan bahwa di masa lalu, komputer hanya digunakan oleh perusahaan besar, tetapi pada 1980-an, komputer pribadi ditemukan dan semua orang mulai menggunakannya.

Demikian pula pesawat. Saat ini, orang hanya bepergian dengan pesawat yang diterbangkan oleh pilot terlatih, katanya, tetapi dengan kendaraan pintar terbang, semua orang akan menjadi pilot.

Mobil teebang itu dinamai Cezeri, sesuai dengan nama insinyur dan polymath Muslim abad ke-12 yang terkenal Ismail al-Jazari. Kendaraan itu pertama kali diperkenalkan di Teknofest 2019 di Istanbul.

Awal bulan ini kendaraan itu berhasil diuji terbang dan naik setinggi 10 meter (32,8 kaki).

Bayraktar mengatakan Cezeri telah menarik banyak perhatian di seluruh dunia dan Baykar terus mengerjakan kendaraan tersebut.

Menyinggung infrastruktur teknis Cezeri, dia mengatakan teknologi yang ada yang dikembangkan oleh Baykar untuk UAV akan digunakan juga di Cezeri.

"Kesalahan orang harus dikendalikan. Ini hanya mungkin dengan komputer pintar. Jika tidak, uji coba adalah masalah yang sangat sulit," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama dia juga mengatakan ada kompetisi desain mobil terbang di Teknofest. Teknofest telah dimulai di Gaziantep pada hari Kamis (24/9) dan menurut rencana akan berlangsung selama empat hari.

Tahun lalu, Bayraktar mengatakan Cezeri mungkin siap dalam 15 tahun. Tetapi tahun ini, saya mencatat bahwa itu bisa siap lebih awal, dalam 5-15 tahun.

Menyebutkan penggunaan UAV di Turki, Bayraktar mencatat bahwa pada tahun 2005, Turki hanya memiliki drone kecil seberat 5 kilogram (11 pon), namun sekarang Turki memiliki UAV 5,5 ton yang modern dan inovatif.

"Hanya beberapa negara di dunia yang dapat membuat kendaraan udara tak berawak dengan kelas dan kapasitas ini," katanya.

Kendaraan ini telah berhasil digunakan oleh Angkatan Bersenjata Turki dalam beberapa operasi, katanya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Izzat al-Douri Si Manusia Es Tangan Kanan Mendiang Saddam Hussein Dan Buronan AS, Meninggal Dunia
Dunia

Izzat al-Douri Si Manusia Es..

27 Oktober 2020 06:59
Dewan Muslim: Islam Tidak Sedang Dianiaya Di Prancis, Mereka Bebas Jalankan Ibadah
Dunia

Dewan Muslim: Islam Tidak Se..

27 Oktober 2020 06:49
Kim Jong Un: Kemenangan Besar Yang Diraih DPRK dan China Adalah Takdir Mereka Sebagai Satu Kesatuan Suka Dan Duka
Dunia

Kim Jong Un: Kemenangan Besa..

27 Oktober 2020 06:39
Serukan Boikot Produk Prancis, Presiden Erdogan Dikeroyok Pemimpin Senior Uni Eropa
Dunia

Serukan Boikot Produk Pranci..

27 Oktober 2020 06:15
Dukung Aksi Pembunuhan Samuel Paty Sebagai Konsekuensi Hina Nabi, Anggota Parlemen Tunisia Dituntut Mundur
Dunia

Dukung Aksi Pembunuhan Samue..

27 Oktober 2020 05:49
Raja Malaysia Tolak Usulan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Gagal Dapat 'Angin Segar' Untuk Anggaran Yang Akan Datang
Dunia

Raja Malaysia Tolak Usulan K..

26 Oktober 2020 22:19
BKSAP DPR: Pemerintah Harus Panggil Duta Besar Prancis Untuk Kecam Sikap Presiden Marcon
Dunia

BKSAP DPR: Pemerintah Harus ..

26 Oktober 2020 22:11
Kremlin Risih Joe Biden Jadikan Rusia Sebagai Ancaman Nomor Satu AS
Dunia

Kremlin Risih Joe Biden Jadi..

26 Oktober 2020 19:02