Resmi, Trump Nominasikan Amy Barrett Ganti Ruth Ginsburg Jadi Hakim Agung AS

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump saat menominasikan Amy Coney Barrett sebagai calon Hakim Agung AS di Gedung Putih, Sabtu, 26 September 2020/Net

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump telah mengumumkan Amy Coney Barrett sebagai nominasi pengganti mendiang Hakim Agung Ruth Bader Ginsburg yang meninggal dunia pekan lalu.

Muncul di Gedung Putih, Barret dan Trump membuat pengumuman yang memicu perselisihan di Senat pada Sabtu (26/9).

"Hari ini adalah kehormatan bagi saya untuk menominasikan salah satu pemikir hukum paling cemerlang dan berbakat di negara kita ke Mahkamah Agung," ujar Trump, seperti dimuat Reuters.

Pengumuman nominasi Barrett dirayakan secara meriah di gedung Putih. Sebuah upacara di Taman Mawar yang dihiasi oleh bendera Amerika diatur sedemikian rupa, mirip dengan hari ketika Presiden Bill Clinton mencalonkan Ginsburg pada 1993.

Tidak sendiri, Barrett juga didampingi oleh suaminya yang merupakan seorang pengacara dan tujuh anak mereka, dua di antaranya diadopsi di Haiti.

Nominasi dari Trump merupakan penunjukkan Barrett untuk Mahkamah Agung yang ketiga kalinya.

Perempuan berusia 48 tahun tersebut ditunjuk oleh Trump ke Pengadilan Banding Sirkuit AS ke-7 yang berbasis di Chicago pada 2017 dan merupakan favorit dari kaum konservatif religius, blok pemilih utama Trump.

Aktivis konservatif memuji pemilihan Trump, yang muncul pada Jumat malam (25/9), sementara kaum liberal telah menyuarakan kekecewaan.

Seperti dua orang yang ditunjuk Trump lainnya, Neil Gorsuch pada 2017 dan Brett Kavanaugh pada 2018, Barrett masih cukup muda sehingga dia bisa melayani selama beberapa dekade.

Barrett adalah calon Mahkamah Agung termuda sejak Clarence Thomas yang konservatif berusia 43 tahun pada 1991.

Jika dipastikan menggantikan ikon liberal Ginsburg yang meninggal pada usia 87 tahun pada 18 September, Barrett akan menjadi wanita kelima yang pernah bertugas di badan peradilan AS teratas dan mendorong mayoritas konservatifnya menjadi 6-3.

"Saya mencintai Amerika Serikat dan saya mencintai Konstitusi Amerika Serikat," ujar Barrett seraya menambahkan bahwa ia sangat tersanjung atas kepercayaan yang ditunjukkan Trump kepadanya.

Dalam pernyataannya pada Sabtu, Pemimpin Mayoritas Senat, Mitch McConnell memuji pencalonan Barrett.

"Hakim Amy Coney Barrett adalah ahli hukum yang sangat mengesankan dan calon yang sangat berkualifikasi di Mahkamah Agung Amerika Serikat," kata McConnell.

Namun, Demokrat sendiri menentang pencalonan Barrett mengingat pemilihan umum yang hanya menghitung hari.

Kandidat Presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden menegaskan, pemenang pemilu pada 3 November lah yang memiliki hak untuk menggantikan Ginsburg.

Meski begitu, Senat sendiri dipegang oleh mayoritas Partai Republik, 53 berbanding 47. Sejauh ini, hanya ada dua Senator Republik yang menentang proses nominasi Trump.

Sumber Gedung Putih mengatakan calon pada Selasa (29/9) akan memulai panggilan kehormatan tradisional pada senator individu di kantor mereka.

Barrett telah mempertaruhkan posisi hukum konservatif dalam tiga tahun di bangku cadangan, memberikan suara mendukung salah satu kebijakan imigrasi garis keras Trump dan menunjukkan dukungan untuk hak kepemilikan senjata yang luas. Dia juga membuat keputusan yang memudahkan mahasiswa yang dituduh melakukan pelecehan seksual di kampus untuk menuntut institusi mereka.

Lahir di New Orleans, Barrett menerima gelar sarjana hukum dari Sekolah Hukum Notre Dame, sebuah lembaga Katolik di Indiana.

Finalis lain yang disebutkan Trump untuk mengisi lowongan itu adalah Barbara Lagoa, seorang hakim pengadilan banding federal Kuba-Amerika dari Florida yang ia tunjuk tahun lalu.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Izzat al-Douri Si Manusia Es Tangan Kanan Mendiang Saddam Hussein Dan Buronan AS, Meninggal Dunia
Dunia

Izzat al-Douri Si Manusia Es..

27 Oktober 2020 06:59
Dewan Muslim: Islam Tidak Sedang Dianiaya Di Prancis, Mereka Bebas Jalankan Ibadah
Dunia

Dewan Muslim: Islam Tidak Se..

27 Oktober 2020 06:49
Kim Jong Un: Kemenangan Besar Yang Diraih DPRK dan China Adalah Takdir Mereka Sebagai Satu Kesatuan Suka Dan Duka
Dunia

Kim Jong Un: Kemenangan Besa..

27 Oktober 2020 06:39
Serukan Boikot Produk Prancis, Presiden Erdogan Dikeroyok Pemimpin Senior Uni Eropa
Dunia

Serukan Boikot Produk Pranci..

27 Oktober 2020 06:15
Dukung Aksi Pembunuhan Samuel Paty Sebagai Konsekuensi Hina Nabi, Anggota Parlemen Tunisia Dituntut Mundur
Dunia

Dukung Aksi Pembunuhan Samue..

27 Oktober 2020 05:49
Raja Malaysia Tolak Usulan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Gagal Dapat 'Angin Segar' Untuk Anggaran Yang Akan Datang
Dunia

Raja Malaysia Tolak Usulan K..

26 Oktober 2020 22:19
BKSAP DPR: Pemerintah Harus Panggil Duta Besar Prancis Untuk Kecam Sikap Presiden Marcon
Dunia

BKSAP DPR: Pemerintah Harus ..

26 Oktober 2020 22:11
Kremlin Risih Joe Biden Jadikan Rusia Sebagai Ancaman Nomor Satu AS
Dunia

Kremlin Risih Joe Biden Jadi..

26 Oktober 2020 19:02