Ditinggal Palestina Dan Ditolak Qatar, Siapa Yang Akan Duduki Kursi Presiden Liga Arab?

Liga Arab/Net

Qatar telah menolak mengambil alih kursi kepresidenan Liga Arab setelah Palestina mundur dari posisi tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip MEMO pada Sabtu (26/9), Qatar menyampaikan permintaan maaf karena tidak mengambil kursi yang ditinggalkan Palestina.

"Kami meminta maaf karena telah menyelesaikan sesi tersebut, yang ditinggalkan oleh Negara Palestina, sambil tetap berpegang pada hak Negara Qatar untuk menjadi presiden berikutnya pada sesi ke-155, Maret 2021," demikian pernyataan tersebut.

Sebelumnya, Selasa (22/9), Palestina memutuskan untuk menanggalkan haknya memimpin Dewan Liga Arab sebagai tanggapan atas gelombang normalisasi Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrai dengan Israel.

Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki menekankan, keputusan tersebut diambil setelah sekretariat umum Liga Arab mengambil sikap untuk mendukung normalisasi tersebut yang bertentangan dengan Inisiatif Perdamaian Arab.

"Palestina telah memutuskan hak untuk memimpin dewan liga pada sesi saat ini. Tidak ada kehormatan melihat orang Arab terburu-buru menuju normalisasi selama masa kepresidenan," ujar al-Maliki.

Terbentuk pada 22 Maret 1945, Liga Arab memiliki aturan rotasi presiden berdasarkan abjad.

Sesuai dengan Pasal VI dalam aturan Dewan Liga Arab, jika presiden dewan tidak mengambil posisi tersebut maka akan ditugaskan kepada delegasi yang akan memimpin sesi selanjutnya.

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Dua Kemungkinan Resolusi Konflik Untuk Afghanistan
Dunia

Dua Kemungkinan Resolusi Kon..

19 Oktober 2020 18:20
Di Vietnam, PM Jepang Bahas Laut China Selatan Hingga Kerja Sama Anti-Teror
Dunia

Di Vietnam, PM Jepang Bahas ..

19 Oktober 2020 17:08
Second Track Diplomacy, Menyorot Peran Strategis NU Dalam Proses Perdamaian Di Afghanistan
Dunia

Second Track Diplomacy, Meny..

19 Oktober 2020 16:36
Israel Kirim Surat Ke Bahrain, Ingin Buka Kedutaan Besar Di Manama
Dunia

Israel Kirim Surat Ke Bahrai..

19 Oktober 2020 16:06
Perdamaian Di Afghanistan, Kesempatan Emas Indonesia Lawan Terorisme Di Dalam Negeri
Dunia

Perdamaian Di Afghanistan, K..

19 Oktober 2020 15:53
Menteri Pendidikan Meisch: Angka Kasus Meningkat, Itu Karena Banyak Yang Tidak Menghormati Peraturan
Dunia

Menteri Pendidikan Meisch: A..

19 Oktober 2020 15:48
Indonesia Punya Kapasitas Untuk Bantu Proses Perdamaian Di Afghanistan
Dunia

Indonesia Punya Kapasitas Un..

19 Oktober 2020 15:26
Seberapa Besar Pengaruh Suara Venezuela Pada Pemilihan Presiden AS 2020?
Dunia

Seberapa Besar Pengaruh Suar..

19 Oktober 2020 15:20