Menuju Perdamaian, Pemerintah Yaman Dan Houthi Sepakati Pertukaran Seribu Tahanan

Para pejuang Houthi/Net

Pemerintah Yaman dan pejuang Houthi yang didukung Iran telah sepakat untuk melakukan pertukaran tahanan guna membangun kepercayaan menuju proses perdamaian.

Dilaporkan Reuters, pertukaran tahanan tersebut meliputi 1.080 tahanan, termasuk 19 di antaranya tentara Arab Saudi.

Pengumuman resmi langkah tersebut akan dilakukan oleh Utusan PBB, Martin Griffiths sekaligus pejabat Komite Internasional Palang Merat (ICRC) dalam konferensi pers pada Minggu malam (27/9) nanti.

Keputusan tersebut diambil dalam pertemuan selama sepakan di Swiss mengenai komite yang mengawasi kesepakatan pertukaran tahanan yang pertama kali disepakati pada pembicaraan damai pada Desember 2018.

Sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut mengatakan bahwa pemerintah Yaman, yang didukung oleh koalisi militer yang dipimpin Saudi, dan kelompok Houthi yang berpihak pada Iran telah menyetujui daftar tahanan yang dipertukarkan.

"Yang penting bagi kami adalah menerapkan (pertukaran) tahanan dan tidak hanya menandatanganinya," kata pejabat politik senior Houthi Mohammed Ali al-Houthi di Twitter pada Minggu pagi.

Berdasarkan kesepakatan pada 2018, pemerintah Yaman dan Houthi menyepakati pembebasan 15 ribu tahanan yang terbagi antara kedua belah pihak secara bertahap.

Tahun lalu, Houthi telah membebaskan 290 tahanan dan Arab Saudi membebaskan 128. Sementara pertukaran yang dimediasi secara lokal di Taiz membuat puluhan orang dibebaskan.

Pada Januari 2020, ICRC memfasilitasi pembebasan enam orang Arab Saudi yang ditahan oleh Houthi.

Yaman telah terperosok dalam konflik berkepanjangan sejak 2015, setelah Houthi merebut Sanaa dan memaksa Presiden Abdrabbuh Mansur Hadi meninggalkan negara itu.

Kekerasan telah berkobar antara separatis Dewan Transisi Selatan dan pasukan pemerintah sejak kelompok yang didukung Uni Emirat Arab mendeklarasikan pemerintahan sendiri di Aden dan provinsi selatan lainnya, sebulan setelahnya.

Konflik secara luas di Yaman dipandang sebagai perang proksi antara Arab Saudi dan Iran.

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Presiden Armenia Minta Rakyat Bisa Saling Bergandengan Tangan Hadapi Situasi Pasca Perang
Dunia

Presiden Armenia Minta Rakya..

05 Desember 2020 17:27
Beri Contoh Pada Rakyatnya, Erdogan Siap Disuntik Vaksin Covid-19
Dunia

Beri Contoh Pada Rakyatnya, ..

05 Desember 2020 17:05
Ajudan Senator Republik Georgia Tewas Dalam Kecelakaan Mobil Beruntun, Mike Pence Berduka: Dia Pemuda Yang Luar Biasa
Dunia

Ajudan Senator Republik Geor..

05 Desember 2020 16:47
Undang Aktivis Pro-Demokrasi, Politisi Denmark Kena Amukan China: Jangan Ikut Campur Urusan Hong Kong!
Dunia

Undang Aktivis Pro-Demokrasi..

05 Desember 2020 16:34
Badan Keamanan Lebanon Ungkap Rencana Pembunuhan Sejumlah Tokoh Masyarakat
Dunia

Badan Keamanan Lebanon Ungka..

05 Desember 2020 15:37
Penemuan Luar Biasa Dari Penggalian Kota Pompeii: Harta Karun Orang Romawi Terkaya Bernama Quintus Poppaeus
Dunia

Penemuan Luar Biasa Dari Pen..

05 Desember 2020 15:16
Perang Telah Berakhir, Namun Perjuangan Melawan Stres Pasca-Trauma Baru Saja Dimulai
Dunia

Perang Telah Berakhir, Namun..

05 Desember 2020 14:46
Belasan Penambang Terjebak Tanah Longsor Di Tambang Emas Ilegal Nikaragua
Dunia

Belasan Penambang Terjebak T..

05 Desember 2020 13:48