Jubir Khatibzadeh: Tidak Pernah Ada Negosiasi Iran-AS, Ribuan Kali Pertanyaan Itu Akan Tetap Sama Jawabannya!

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh/Net

Iran menyangkal laporan yang mengatakan bahwa negara itu diam-diam telah bernegosiasi dengan pejabat Amerika Serikat di Oman. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, pada Senin menegaskan bahwa Iran tidak akan bernegosiasi dengan AS kecuali menerima kondisi Republik Islam.

"Belum ada negosiasi, dan tidak ada, dan tidak akan ada negosiasi," tegas Khatibzadeh, membantah bahwa Teheran dan Washington telah duduk untuk pembicaraan di Oman seperti laporan media Kuwait Al-Jaridah.

Khatibzadeh juga menanggapi pertanyaan Presiden AS Donald Trump yang mengatakan bahwa AS berusaha membuat kesepakatan dengan Iran tetapi Iran ingin menunggu sampai setelah pemilihan.

"Baru-baru ini, saya ditanyai pertanyaan yang sama dengan yang Trump katakan: 'setelah pemilu, saya akan membuat kesepakatan dengan Iran dalam setengah hari'," keluh Khatibzadeh, dalam konferensi pers mingguan, seperti dikutip dari Iran Press, Senin (28/9).

"Dia (Trump) perlu menjelaskan apakah dia akan membuat kesepakatan dengan Iran dalam setengah hari atau pada dasarnya dia akan lebih keras." lanjutnya.

Khatibzadeh menilai, Trump tidak memiliki pemahaman yang tepat tentang sifat hubungan internasional dari hubungan Iran-AS. Tampaknya penasihatnya juga tidak seharusnya memahami apa yang telah terjadi.

“Setelah dia melalui semua tahapan ini, mungkin dia akan menemukan tempat untuk dirinya sendiri di sudut ruang JCPOA. Untuk saat ini, kami tidak memiliki hal lain untuk dikatakan, dan biarkan mereka mengatakan apa pun yang menurut mereka dapat membantu mereka dalam pemilihan,” ujar Khatibzadeh, telak.

“Sikap Republik Islam Iran tegas, tegas, dan jelas. Kami telah berulang kali mengungkapkannya. Kalau ditanya ribuan kali lebih banyak, jawaban kita akan sama,” kata Khatibzadeh.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Raja Malaysia Tolak Usulan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Gagal Dapat 'Angin Segar' Untuk Anggaran Yang Akan Datang
Dunia

Raja Malaysia Tolak Usulan K..

26 Oktober 2020 22:19
BKSAP DPR: Pemerintah Harus Panggil Duta Besar Prancis Untuk Kecam Sikap Presiden Marcon
Dunia

BKSAP DPR: Pemerintah Harus ..

26 Oktober 2020 22:11
Kremlin Risih Joe Biden Jadikan Rusia Sebagai Ancaman Nomor Satu AS
Dunia

Kremlin Risih Joe Biden Jadi..

26 Oktober 2020 19:02
Setelah Terjang Filipina, Topan Molave Bergerak Menuju Vietnam Dengan Lebih Kuat
Dunia

Setelah Terjang Filipina, To..

26 Oktober 2020 17:51
Ikuti Jejak Sang Ayah, Donald Trump Jr Siap Nyalon Pilpres AS 2024
Dunia

Ikuti Jejak Sang Ayah, Donal..

26 Oktober 2020 17:24
AS Jual Senjata Ke Taiwan, China Jatuhi Sanksi Untuk Boeing Dkk
Dunia

AS Jual Senjata Ke Taiwan, C..

26 Oktober 2020 16:53
Puluhan Orang Meninggal Di Korea Selatan, Singapura Tangguhkan Penggunaan Dua Vaksin Influenza
Dunia

Puluhan Orang Meninggal Di K..

26 Oktober 2020 15:55
Presiden Lukashenko Ogah Mundur, Protes Nasional Di Seluruh Penjuru Belarusia Digelar
Dunia

Presiden Lukashenko Ogah Mun..

26 Oktober 2020 15:30