Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban/Net

Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban mendesak Wakil Presiden Komisi Eropa, Vera Jourova untuk mengundurkan diri setelah membuat pernyataan publik yang ia gambarkan sebagai penghinaan bagi demokrasi di Hongaria.

Orban sendiri menyoroti pernyataan Jourova yang mengatakan bahwa dia membela hak-hak negara bangsa dan etnis mayoritas dnegan mengorbankan aturan perilaku sipil yang diterima secara umum.

Orban langsung menolak tudingan tersebut dalam wawancaranya dengan Reuters pada pekan lalu. Namun Reuters sendiri tidak dapat memverifikasi komentar Jourova yang dikutip Orban.

"Menurut Wakil Presiden, di Hongaria sedang dibangun 'demokrasi yang sakit'," tulis Orban dalam suratnya kepada Presiden Komisi Eropa, Ursula con der Leyen yang diterbitkan pada Selasa (29/9).

Seruan Orban untuk menyingkirkan Jourova datang saat Hongaria menuju pemulihan yang lebih lambat dari perkiraan dari pandemi virus corona.

Ekonomi Hongaria menyusut sebesar 13,6 persen pada kuartal kedua, penurunan terburuk di Eropa tengah, inflasi 2020 terlihat di level tertinggi delapan tahun.

Prospek lemah Hongaria dapat menjadi ancaman terbesar bagi pemerintahan Orban selama satu dekade saat ia bersiap untuk menghadapi pemilihan parlemen pada paruh pertama 2022.

Orban yang berusia 57 tahun telah berulang kali bentrok dengan para pemimpin Uni Eropa lainnya atas langkahnya untuk menempatkan peradilan, media, dan akademisi di bawah kendali negara.

Jerman, presiden Uni Eropa saat ini, telah mengusulkan skema yang menghubungkan akses ke uang Uni Eropa, termasuk dana pemulihan 750 miliar euro, untuk menghormati supremasi hukum.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Raja Malaysia Tolak Usulan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Gagal Dapat 'Angin Segar' Untuk Anggaran Yang Akan Datang
Dunia

Raja Malaysia Tolak Usulan K..

26 Oktober 2020 22:19
BKSAP DPR: Pemerintah Harus Panggil Duta Besar Prancis Untuk Kecam Sikap Presiden Marcon
Dunia

BKSAP DPR: Pemerintah Harus ..

26 Oktober 2020 22:11
Kremlin Risih Joe Biden Jadikan Rusia Sebagai Ancaman Nomor Satu AS
Dunia

Kremlin Risih Joe Biden Jadi..

26 Oktober 2020 19:02
Setelah Terjang Filipina, Topan Molave Bergerak Menuju Vietnam Dengan Lebih Kuat
Dunia

Setelah Terjang Filipina, To..

26 Oktober 2020 17:51
Ikuti Jejak Sang Ayah, Donald Trump Jr Siap Nyalon Pilpres AS 2024
Dunia

Ikuti Jejak Sang Ayah, Donal..

26 Oktober 2020 17:24
AS Jual Senjata Ke Taiwan, China Jatuhi Sanksi Untuk Boeing Dkk
Dunia

AS Jual Senjata Ke Taiwan, C..

26 Oktober 2020 16:53
Puluhan Orang Meninggal Di Korea Selatan, Singapura Tangguhkan Penggunaan Dua Vaksin Influenza
Dunia

Puluhan Orang Meninggal Di K..

26 Oktober 2020 15:55
Presiden Lukashenko Ogah Mundur, Protes Nasional Di Seluruh Penjuru Belarusia Digelar
Dunia

Presiden Lukashenko Ogah Mun..

26 Oktober 2020 15:30