Xi Jinping: Kita Perlu Menghormati Alam, Mengikuti Hukumnya Dan Melindunginya

Presiden China Xi JInping/Net

Presiden China Xi Jinping pada hari Rabu (30/9) berpidato di KTT Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Keanekaragaman Hayati. Ketika para pemimpin dunia membahas perusakan alam dan merundingkan serangkaian target untuk dekade berikutnya, semua mata pun tertuju pada China.

Banyak yang berharap dan menduga-duga pemimpin Tiongkok itu akan kembali mengejutkan para pemimpin dunia dengan komitmen lingkungan lainnya selama pidato pembukaan KTT-nya itu, setelah sebelumnya dia memberi kejutan dengan pernyataannya bahwa China akan berupaya mencapai netralitas karbon pada tahun 2060.

"Kita perlu menghormati alam, mengikuti hukumnya dan melindunginya,” ujar Xi.
Ternyata Tidak seperti minggu lalu, kali ini Xi belum membuat pengumuman besar lainnya tentang lingkungan.

“Sedikit demi sedikit, butiran tanah menumpuk menjadi gunung,” katanya.  Seraya mendorong para pemimpin dunia untuk mencapai kesepakatan internasional tentang keanekaragaman hayati pada Konferensi Keanekaragaman Hayati PBB atau COP 15 di Kunming, tahun depan.

Xi  menyoroti kepunahan yang dipercepat dari spesies di seluruh dunia yang menimbulkan risiko bagi kelangsungan hidup dan perkembangan manusia. Dia mengatakan kepada Dewan bahwa umat manusia harus memiliki semangat untuk mengubah planet ini menjadi 'tanah air yang indah'.

"Kita perlu menghormati alam, mengikuti hukumnya, dan melindunginya," lanjut Xi, menyeimbangkan pembangunan sambil menjunjung multilateralisme sebagai 'penumpang di perahu yang sama'.

Sebagai negara tuan rumah COP15 mendatang, Xi  memberi tahu para pemimpin dunia bahwa China siap berbagi pengalamannya dalam melindungi keanekaragaman hayati dan mengatakan tujuan dari perjanjian Kunming adalah untuk mengupayakan modernisasi bersamaan dengan keharmonisan dengan alam.

COP 15 yang direncanakan akan berlangsung pada 17-30 Mei 2021, akan meninjau pencapaian dan target Rencana Strategis CBD untuk Keanekaragaman Hayati 2011-2020.

Diperkirakan juga bahwa keputusan akhir tentang kerangka keanekaragaman hayati global pasca-2020 akan diambil, bersama dengan keputusan tentang topik terkait termasuk peningkatan kapasitas dan mobilisasi sumber daya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Pendemi Covid-19, Ilhami Sari Rogo Wujudkan Agrowisata Unila dan Hortipark Pesawaran

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Kasus Foto Satir Makin Panas, Scott Morrison Menulis Di WEChat Tenangkan Komunitas China Di Australia
Dunia

Kasus Foto Satir Makin Panas..

02 Desember 2020 07:02
Kapal Oruc Reis Kembali Ke Pelabuhan, Turki Siap Berdialog Dengan Yunani
Dunia

Kapal Oruc Reis Kembali Ke P..

02 Desember 2020 06:47
China Tanggapi Laporan NATO Tentang Kebangkitan Militernya: Kami Siap Berdialog!
Dunia

China Tanggapi Laporan NATO ..

02 Desember 2020 06:22
Pakistan Mantap Borong Drone Buatan Turki Setelah Melihat Kemenangan Azerbaijan Di Nagorno-Karabakh
Dunia

Pakistan Mantap Borong Drone..

02 Desember 2020 06:03
Muncul Kluster Baru Di Seoul, 163 Orang Dinyatakan Positif Terinfeksi Covid-19
Dunia

Muncul Kluster Baru Di Seoul..

02 Desember 2020 00:17
Soal Rencana Pembelajaran Tatap Muka, IDAI Tekankan Pentingnya Utamakan Kesehatan Anak
Dunia

Soal Rencana Pembelajaran Ta..

01 Desember 2020 23:05
Bak Romeo Dan Juliet, Pasutri Di Michigan Meninggal Dunia Bersamaan Karena Covid-19
Dunia

Bak Romeo Dan Juliet, Pasutr..

01 Desember 2020 17:31
Taiwan Larang Sementara Pekerja Asal Indonesia Memasuki Negaranya Selama Dua Pekan, Berlaku Mulai 4 Desember
Dunia

Taiwan Larang Sementara Peke..

01 Desember 2020 16:54