Pewaris Kerajaan Minuman Kanada Clare Bronfman Dihukum Enam Tahun Penjara, Terbukti Jadi Donor Sekte Seks Nxivm

Pewaris kerajaan minuman Kanada Seagram, Clare Bronfman, bersama pengacaranya keluar dari Pengadilan New York/Net

Pewaris kerajaan minuman Kanada Seagram, Clare Bronfman, dijatuhi hukuman lebih dari enam tahun penjara oleh Pengadilan New York setelah mengaku bersalah dalam skandal perdagangan seks yang terkait dengan sebuah aliran sesat, Rabu (30/9) waktu setempat.

Hukuman 81 bulan yang dijatuhkan kepada Bronfman (41) dipandang sangat kaku, karena jaksa penuntut sendiri hanya meminta lima tahun penahanan.

Bronfman mengaku bersalah tahun lalu atas penipuan kartu kredit dan menyembunyikan imigran ilegal atas nama kelompok 'swadaya' Nxivm, yang pendirinya Keith Raniere dinyatakan bersalah pada Juni 2019 karena telah menyimpan antara 15 hingga 20 budak seks selama bertahun-tahun.

Jaksa penuntut mengatakan bahwa Bronfman menghabiskan puluhan juta dolar untuk mendukung kelompok tersebut, yang dikenal sebagai Nxivm -dilafalkan 'Nexium'.

"Ada sedikit keraguan bahwa Raniere tidak akan mampu melakukan kejahatan yang dijatuhi hukuman jika bukan karena sekutu kuat seperti Bronfman," kata penuntut, seperti dikutip dari AFP, Kamis (1/10).

Pembelanya berharap kliennya bisa menghindari hukuman penjara dan menyerukan hukuman percobaan tiga tahun.

Pengacaranya mengatakan bahwa meskipun Bronfman mengaku bersalah atas penipuan kartu kredit dan menyembunyikan imigran ilegal untuk kelompok itu, dia tidak tahu tentang pelecehan seksual yang dilakukan oleh Raniere dalam sebuah kelompok yang sejajar dengan Nxivm bernama DOS, yang terdiri dari 'tuan' dan 'budak'.

Mereka mengatakan bahwa dia hanya mengetahui sisi menguntungkan dari organisasi yang berbasis di Albany, New York, yang dimaksudkan untuk mengajar kelas pemberdayaan diri perempuan.

Dari enam orang yang didakwa dalam skandal yang pecah pada 2018 itu, Bronfman adalah orang pertama yang mendapatkan hukumannya.

Jaksa penuntut telah meminta penjara seumur hidup untuk Raniere, yang akan mengetahui hukumannya pada 27 Oktober mendatang.

Empat orang lainnya telah mengaku bersalah, termasuk aktris Allison Mack dari serial 'Smallville', yang mengaku melakukan dua tuduhan pemerasan pada April 2019.

Kisah dramatis ini telah menjadi subjek dari dua adaptasi layar: seri doku 'The Vow' yang baru-baru ini dirilis HBO dan 'Escaping the Nxivm Cult', sebuah film Lisa Robinson 2019 yang berfokus pada kesaksian seorang ibu yang bekerja untuk menyelamatkan putrinya dari organisasi tersebut.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • JK, Buat Kejutan Apa di 2024?

Selasa, 26 Januari 2021
Video

Klarifikasi Ambroncius Nababan

Selasa, 26 Januari 2021

Artikel Lainnya

Dapat Konfirmasi Senat, Antony Blinken Resmi Jadi Menteri Luar Negeri AS
Dunia

Dapat Konfirmasi Senat, Anto..

27 Januari 2021 08:02
Perkuat Sektor Pertahanan, Kenya Borong 118 Kendaraan Militer Canggih Dari Turki
Dunia

Perkuat Sektor Pertahanan, K..

27 Januari 2021 07:52
Inggris Lampaui Angka 100 Ribu Kematian, Boris Johnson Sampaikan Rasa Sedihnya
Dunia

Inggris Lampaui Angka 100 Ri..

27 Januari 2021 07:44
Priti Patel Tangkis Pernyataan Mantan Pejabat Tinggi Soal Aturan Karantina Inggris
Dunia

Priti Patel Tangkis Pernyata..

27 Januari 2021 07:16
Perkuat Hubungan Diplomatik, Sudan Dan Israel Sepakat Bangun Kantor Kedutaan Dalam Waktu Dekat
Dunia

Perkuat Hubungan Diplomatik,..

27 Januari 2021 07:02
Iran Dan Rusia Makin Kompak, Teken Kerja Sama Keamanan Siber
Dunia

Iran Dan Rusia Makin Kompak,..

27 Januari 2021 06:48
Ketua Partai MHP Minta Joe Biden Tak Ulangi Kegagalan Donald Trump Di Turki
Dunia

Ketua Partai MHP Minta Joe B..

27 Januari 2021 06:37
Inggris Berkolaborasi Dengan UE Pastikan Rantai Pasokan Vaksin
Dunia

Inggris Berkolaborasi Dengan..

27 Januari 2021 06:27