Laporan Komite: Intelijen AS Tidak Siap Hadapi China

Adam Schiff/Net

Amerika Serikat berisiko tidak dapat melindungi kesehatan dan keamanan negara dan bersaing dengan Beijing di panggung dunia. Komite Intelijen DPR memperingatkan pada Rabu bahwa Amerika Serikat akan kesulitan memenuhi tantangan multidimensi China jika tetap dalam pola pikir kontraterorisme.

Komite juga memerinci temuannya dalam ringkasan laporan yang dirilis oleh panel melalui pemungutan suara, untuk menyelidiki kemampuan Komunitas Intelijen (IC) dalam menanggapi ancaman China.

"Komunitas intelijen Amerika Serikat belum cukup beradaptasi dengan perubahan lingkungan geopolitik dan teknologi yang semakin dibentuk oleh kebangkitan China," tulis laporan komite tersebut, seperti dikutip dari The Hill, Kamis (1/10).

Komite menilai IC AS tidak diperlengkapi untuk menangani ancaman yang berkembang dari China di bidang teknologi dan politik.

"Tanpa adanya penyelarasan sumber daya yang signifikan, pemerintah AS dan komunitas intelijen akan gagal mencapai hasil yang diperlukan untuk memungkinkan berlanjutnya persaingan AS dengan China di panggung global."

Tinjauan komite menemukan bahwa badan-badan intelijen belum memberikan perhatian yang cukup pada ancaman "lunak" seperti pandemi, penyakit menular,  perubahan iklim, dan dampak ekonomi yang dapat merusak keamanan nasional A. Jika IC tidak memodernisasi sistem atau melakukan perombakan maka bisa dipastikan AS tidak benar-benar siap berhadapan dengan Tiongkok.

Kesimpulan laporan tersebut didasarkan pada tinjauan staf komite atas ribuan penilaian analitis, ratusan jam wawancara dengan perwira intelijen, dan kunjungan ke fasilitas yang dijalankan oleh lebih dari selusin badan yang membentuk komunitas intelijen AS.

Ketua Komite Adam Schiff (D-Calif) mengakui kekurangan yang diungkapkan oleh laporan tersebut.

"Badan intelijen negara kita memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk sepenuhnya mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh China," katanya dalam sebuah pernyataan.

“Setelah 9/11, kami kembali berorientasi pada misi untuk melindungi tanah air, dan sangat berhasil. Tapi setelah dua dekade, kapasitas IC untuk mengatasi target keras seperti China telah berkurang,” kata Schiff.

“Tanpa reprioritization yang signifikan dan penataan kembali sumber daya, kami akan kurang siap untuk bersaing dengan China, baik secara diplomatis, ekonomi, dan militer, di panggung global selama beberapa dekade mendatang,” katanya.

Badan-badan federal juga memperingatkan mengenai bahaya dari China. FBI dan National Counterintelligence and Security Center (NCSC) meluncurkan film yang merinci penargetan China terhadap mantan pegawai pemerintah AS secara online untuk tujuan perekrutan dan pengumpulan informasi.

“Harapan saya adalah Komunitas Intelijen akan bekerja sama dengan komite pengawas kongres untuk membuat perubahan yang diperlukan ini dengan cepat. Kita semua harus memiliki tujuan yang sama, memastikan AS dan komunitas intelijennya siap untuk secara efektif menghadapi tantangan China,” kata Schiff.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Raja Malaysia Tolak Usulan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Gagal Dapat 'Angin Segar' Untuk Anggaran Yang Akan Datang
Dunia

Raja Malaysia Tolak Usulan K..

26 Oktober 2020 22:19
BKSAP DPR: Pemerintah Harus Panggil Duta Besar Prancis Untuk Kecam Sikap Presiden Marcon
Dunia

BKSAP DPR: Pemerintah Harus ..

26 Oktober 2020 22:11
Kremlin Risih Joe Biden Jadikan Rusia Sebagai Ancaman Nomor Satu AS
Dunia

Kremlin Risih Joe Biden Jadi..

26 Oktober 2020 19:02
Setelah Terjang Filipina, Topan Molave Bergerak Menuju Vietnam Dengan Lebih Kuat
Dunia

Setelah Terjang Filipina, To..

26 Oktober 2020 17:51
Ikuti Jejak Sang Ayah, Donald Trump Jr Siap Nyalon Pilpres AS 2024
Dunia

Ikuti Jejak Sang Ayah, Donal..

26 Oktober 2020 17:24
AS Jual Senjata Ke Taiwan, China Jatuhi Sanksi Untuk Boeing Dkk
Dunia

AS Jual Senjata Ke Taiwan, C..

26 Oktober 2020 16:53
Puluhan Orang Meninggal Di Korea Selatan, Singapura Tangguhkan Penggunaan Dua Vaksin Influenza
Dunia

Puluhan Orang Meninggal Di K..

26 Oktober 2020 15:55
Presiden Lukashenko Ogah Mundur, Protes Nasional Di Seluruh Penjuru Belarusia Digelar
Dunia

Presiden Lukashenko Ogah Mun..

26 Oktober 2020 15:30