Sempat Tertunda Covid-19, Israel Siap Sambut Kapal Rudal Canggih Buatan Jerman

Kapal rudal INS Magen buatan Jerman saat diuji coba pada Maret 2020/Net

Sempat tertunda karena pandemi Covid-19, Israel akhirnya akan segera menerima kapal rudal pertamanya, INS Magen, sebagai bagian dari Project Magen, pada awal Desember.

Dimuat The National pada Minggu (4/10), Angkatan Laut Israel saat ini tengah mempersiapkan kedatangan kapal rudal yang ditunggu-tunggu untuk memperkuat pertahanannya dari kelompok Hizbullah yang didukung Iran.

Selain kapal rudal, Israel juga akan menerima tiga korvet buatan Jerman yang akan tiba selama dua tahun ke depan.

Kapal-kapal tersebut merupakan pembelian dalam kesepakatan pada 2015 senilai 480 juta dolar AS atau setara dengan Rp 7,1 triliun (Rp 14.800/dolar AS), dengan pemerintah Jerman menanggung sekitar seperempatnya.

"Ini lebih besar. Ini lebih baru. Lebih cepat. Lebih baik," kata kepala operasi Angkatan Laut Israel, Laksamana Muda Eyal Harel, selama tur di ladang gas lepas pantai Leviathan Israel.

Kapal-kapal tersebut, umumnya dikenal sebagai "Saar 6," akan berada di garis depan upaya Israel untuk melindungi zona ekonomi eksklusif (ZEE) Industri gas bumi yang dipandang sebagai aset nasional menjadi jantung dari upaya tersebut.

Lebih dari satu dekade setelah menemukan cadangan yang cukup besar di lepas pantai Mediterania, Israel sekarang menghasilkan sekitar 60 persen listriknya dari gas alam. Israel juga telah mengekspor gasnya ke Yordania dan Mesir.

Saat ini, Israel tengah mengejar proyek menciptakan pipa gas dari Mediterania Timur ke Eropa dengan Yunani dan Siprus.

Besarnya cadangan gas dan pentingnya proyek tersebut membuat Israel semakin waspada. Hizbullah sendiri diketahui telah mengidentifikasi instalasi gas Israel sebagai target prioritas tinggi.

Dalam pidatonya pada 2018, pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, mengatakan dia dapat menghancurkan aset gas Israel dalam beberapa jam jika ada perintah untuk melakukannya.

Israel menanggapi ancaman semacam itu dengan serius. Selama sebulan perang pada 2006, serangan rudal jelajah Hizbullah di kapal perang Israel "Saar 5" menewaskan empat tentara.

Insiden tersebut membuat Israel memperkuat pertahanan lautnya.

Adapun kapal-kapal baru Israel akan dilengkapi dengan radar yang lebih baru dan lebih kuat serta sistem elektronik lainnya.

Kapal sepanjang 90 meter itu dilengkapi dengan sistem pertahanan roket dan rudal, rudal anti-pesawat dan anti-kapal, torpedo, dan landasan peluncuran yang ditingkatkan untuk helikopter serang terbaru Israel.

“Secara fisik tidak jauh lebih besar dari Saar 5. Tapi itu menambahkan semua sistem ini," ujar Harel.

Harel mengatakan kapal pertama, INS Magen yang berarti "Perisai," seharusnya tiba pada Agustus, tetapi pengiriman ditunda karena virus corona.

Harel mengaku, kekhawatiran utama angkatan laut Israel adalah rudal C-802 buatan China, seperti yang menghantam kapal Israel pada 2006, dan rudal anti-kapal "Yakhont" buatan Rusia yang dimiliki oleh sekutu Hizbullah.

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Presiden Armenia Minta Rakyat Bisa Saling Bergandengan Tangan Hadapi Situasi Pasca Perang
Dunia

Presiden Armenia Minta Rakya..

05 Desember 2020 17:27
Beri Contoh Pada Rakyatnya, Erdogan Siap Disuntik Vaksin Covid-19
Dunia

Beri Contoh Pada Rakyatnya, ..

05 Desember 2020 17:05
Ajudan Senator Republik Georgia Tewas Dalam Kecelakaan Mobil Beruntun, Mike Pence Berduka: Dia Pemuda Yang Luar Biasa
Dunia

Ajudan Senator Republik Geor..

05 Desember 2020 16:47
Undang Aktivis Pro-Demokrasi, Politisi Denmark Kena Amukan China: Jangan Ikut Campur Urusan Hong Kong!
Dunia

Undang Aktivis Pro-Demokrasi..

05 Desember 2020 16:34
Badan Keamanan Lebanon Ungkap Rencana Pembunuhan Sejumlah Tokoh Masyarakat
Dunia

Badan Keamanan Lebanon Ungka..

05 Desember 2020 15:37
Penemuan Luar Biasa Dari Penggalian Kota Pompeii: Harta Karun Orang Romawi Terkaya Bernama Quintus Poppaeus
Dunia

Penemuan Luar Biasa Dari Pen..

05 Desember 2020 15:16
Perang Telah Berakhir, Namun Perjuangan Melawan Stres Pasca-Trauma Baru Saja Dimulai
Dunia

Perang Telah Berakhir, Namun..

05 Desember 2020 14:46
Belasan Penambang Terjebak Tanah Longsor Di Tambang Emas Ilegal Nikaragua
Dunia

Belasan Penambang Terjebak T..

05 Desember 2020 13:48