Kepada Presiden Kenya, El-Sisi Minta Dukungan Atas Sengketa Bendungan GERD

Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi /Net

Hak Mesir atas air yang mengalir dari Sungai Nil termasuk ke dalam masalah keamanan nasional, sehingga perjanjian mengenai bendungan Nil Biru, Grand Ethiopian Renaissance Dam (GERD), harus segera ditandatangani.

Begitu desakan yang disampaikan oleh Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi saat melakukan pertemuan dengan Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta di Istana Federal, Kairo pada Minggu (4/10).

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry dan direktur Intelijen Umum Mesir, Abbas Kamel.

“Pertemuan tersebut menyinggung perkembangan kawasan terkini yang menjadi kepentingan bersama, khususnya terkait isu Renaissance Dam, karena disepakati untuk mengintensifkan koordinasi antara kedua negara pada periode mendatang mengenai isu sensitif dan vital ini,” juru bicara kata presiden.

“Masalah air yang paling penting bagi rakyat Mesir, karena ini adalah masalah keamanan nasional, berarti Mesir mematuhi hak atas air dengan mencapai kesepakatan hukum yang menjamin aturan yang jelas untuk proses pengisian dan pengoperasian bendungan, dan mencapai kepentingan bersama semua pihak," tambah mereka.

Lebih lanjut, jurubicara El-Sisi mengatakan presiden juga mengungkapkan keinginan Mesir untuk memperkuat hubungan dan mengkonsolidasikan kerja sama strategis dengan Kenya di berbagai bidang.

Ini bukan pertama kalinya El-Sisi menggambarkan masalah air sebagai masalah keamanan nasional. Selama panggilan telepon dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson baru-baru ini dia juga mengulangi pernyataan yang sama.

GERD merupakan mega proyek Ethiopia senilai 4 miliar dolar AS untuk pembangkit listrik tenaga air. Bendungan tersebut dikhawatirkan akan mengangganggu pasokan air ke Mesir dan Sudan. Pasalnya, Nil Biru yang merupakan anak sungai Nil telah memberikan 90 persen pasokan air bersih bagi 100 juta orang Mesir.

Selama satu dekade terakhir, ketiga pihak sudah melakukan negosiasi untuk mencapai perjanjian mengenai aturan perngoperasian GERD.

Kolom Komentar


Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet

Selasa, 13 April 2021
Video

Jendela Usaha • Laris Manis Saat Ramadhan Dengan Olahan Kolang Kaling

Rabu, 14 April 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Apa Kabar Asia Timur?

Rabu, 14 April 2021

Artikel Lainnya

Austria Hingga Finlandia Berlomba-lomba Jadi Tuan Rumah Pertemuan Biden Dan Putin
Dunia

Austria Hingga Finlandia Ber..

14 April 2021 17:47
Soal Proyek KF-X/IF-X, Pengamat: Korsel Paham Kesulitan Indonesia
Dunia

Soal Proyek KF-X/IF-X, Penga..

14 April 2021 17:12
Trudeau: Pandemi Covid-19 Kanada Masih Dalam Level Yang Sangat Serius
Dunia

Trudeau: Pandemi Covid-19 Ka..

14 April 2021 16:29
Kuba Kutuk Serangan Natanz, Menlu Rodriguez: Ini Dilakukan Penentang Pencabutan Sanksi AS
Dunia

Kuba Kutuk Serangan Natanz, ..

14 April 2021 16:02
Pilihan Terbaik Untuk Korea Utara Dan Korea Selatan Adalah Status Quo
Dunia

Pilihan Terbaik Untuk Korea ..

14 April 2021 15:57
Menlu Kuba Ucapkan Selamat Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan Bagi Umat Muslim
Dunia

Menlu Kuba Ucapkan Selamat M..

14 April 2021 15:34
Pengamat: Kanada Sengaja Ciptakan Citra Teror Tentang Xinjiang, Hasil Koordinasi Dengan AS
Dunia

Pengamat: Kanada Sengaja Cip..

14 April 2021 15:27
Utusan PBB Untuk Yaman: Hentikan Pertikaian, Biarkan Penduduk Beribadah Ramadhan Dengan Aman
Dunia

Utusan PBB Untuk Yaman: Hent..

14 April 2021 14:52