Qatar Ajukan Permintaan Beli F-35 Ke AS, Siap Normalisasi Hubungan Dengan Israel?

Jet tempur F-35/Net

Qatar telah mengajukan permintaan resmi untuk membeli jet tempur siluman F-35 ke Amerika Serikat (AS). Langkah tersebut diperkirakan akan menjadi dorongan bagi Qatar untuk melakukan normalisasi hubungan dengan Israel.

Menurut beberapa sumber, Qatar sudah mengajukan permintaan jet Lockheed Martin Co dalam beberapa pekan terakhir.

Meski begitu, jurubicara Departemen Luar Negeri AS sendiri mengaku enggan mengonfirmasi atau mengomentari hal tersebut.

"Sebagai masalah kebijakan, AS tidak mengonfirmasi atau mengomentari penjualan atau transfer pertahanan yang diusulkan sampai mereka secara resmi diberitahukan kepada Kongres," ujar jurubicara tersebut, seperti dimuat Reuters, Kamis (8/10).

Sejauh ini, Kedutaan Qatar di Washington juga belum memberikan tanggapan.

AS sendiri sebenarnya sudah membantu mempersenjatai Qatar, sebagai bagian dari upayanya untuk melawan Iran di kawasan. Sebanyak 8.000 anggota layanan dan pegawai sipil Departemen Pertahanan AS bertempatkan di Qatar yang menjadi fasilitas militer Washington terbesar di Timur Tengah.

Meski begitu, permintaan F-35 dari Qatar tampaknya akan dimanfaatkan oleh Washington untuk mendorong kembali normalisasi hubungan negara-negara Arab dengan Israel.

Pasalnya, situasi yang sama pun terjadi pada Uni Emirat Arab (UEA) yang ingin membeli F-35 dengan syarat melakukan normalisasi hubungan dengan Israel.

Israel sendiri mengisyaratkan penentangannya atas penjualan F-35 ke negara-negara Teluk yang berarti akan melemahkan keunggulan militernya.

Namun berdasarkan satu orang sumber, surat permintaan resmi Qatar tidak terkait langsung dengan adopsi Abraham Accord yang telah dilakukan oleh UEA dan Bahrain pada 15 September. Qatar juga tidak menunjukkan tanda-tanda akan menormalkan hubungan dengan Israel.

Jet tempur siluman generasi lima, F-35A saat ini dibanderol dengan harga 80 juta dolar AS. Setiap penjualan F-35 bisa memakan waktu bertahun-tahun untuk dinegosiasikan dan dikirimkan. Setiap penjualan juga memerlukan persetujuan Kongres.

Kolom Komentar


Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021
Video

RMOL World View • Diplomasi Halal Saat Pandemi

Senin, 08 Maret 2021

Artikel Lainnya

Enggan Mundur Usai Terjerat Kasus Pelecehan Seksual, Gubernur Andrew Cuomo Terancam Dimakzulkan
Dunia

Enggan Mundur Usai Terjerat ..

09 Maret 2021 11:48
AS Buka Lagi Pengajuan Aplikasi Visa Dari 13 Negara Muslim Dan Afrika
Dunia

AS Buka Lagi Pengajuan Aplik..

09 Maret 2021 10:52
Tolak Gagasan Paspor Vaksin, WHO: Akan Menimbulkan Ketidakadilan Dalam Sistem
Dunia

Tolak Gagasan Paspor Vaksin,..

09 Maret 2021 10:34
Wawancara Harry Dan Meghan Penuh Kontroversi, Istana Buckingham Diam Seribu Bahasa
Dunia

Wawancara Harry Dan Meghan P..

09 Maret 2021 10:21
Ledakan Di Jembatan Al Aimmah Irak, Seorang Perempuan Tewas
Dunia

Ledakan Di Jembatan Al Aimma..

09 Maret 2021 09:46
Buat Cuitan Misoginis Saat Hari Perempuan Internasional, Burger King Diserang Warga Net
Dunia

Buat Cuitan Misoginis Saat H..

09 Maret 2021 09:32
Belajar Dari RRD Korea, Kesehatan Masyarakat Yang Gratis Tanpa Diskriminasi
Dunia

Belajar Dari RRD Korea, Kese..

09 Maret 2021 08:56
Aparat Blokir Jalan, Ratusan Pengunjuk Rasa Myanmar Terperangkap
Dunia

Aparat Blokir Jalan, Ratusan..

09 Maret 2021 08:05